Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Modernisasi Bisnis Kawan Lama, Implementasi SAP Cloud Permudah Ribuan Outlet

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 30 Juli 2025 | 18:43 WIB
Modernisasi Bisnis Kawan Lama, Implementasi SAP Cloud Permudah Ribuan Outlet
Ilustrasi Cloud.

Suara.com - Dalam ajang utama SAP NOW AI Tour Southeast Asia, SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan bahwa Kawan Lama Group—konglomerasi multisektor resmi memulai transformasi besar dengan mengimplementasikan RISE with SAP.

Program transformasi menyeluruh ini dirancang untuk membantu perusahaan beralih ke sistem ERP berbasis cloud serta solusi inti SAP lainnya guna memodernisasi operasi bisnis ritel dan manufaktur yang terus berkembang.

Dengan jaringan lebih dari 1.200 toko dan 30 lebih merek, termasuk AZKO, INFORMA, Toy’s Kingdom, Pet Kingdom, Krisbow, dan Chatime, Kawan Lama Group melayani jutaan pelanggan di seluruh Indonesia.

Pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir—yang ditandai oleh ekspansi ritel yang agresif, masuk ke sektor makanan dan minuman, serta strategi rebranding—membawa tantangan operasional yang makin kompleks, termasuk terjadinya fragmentasi data yang menghambat visibilitas dan kelincahan bisnis.

Sistem ERP lama yang telah digunakan selama lebih dari satu dekade dinilai tidak lagi memadai untuk menjawab kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Setiap kali membuka outlet baru, perusahaan perlu melakukan konfigurasi sistem yang memakan waktu dan bergantung pada proses manual yang panjang.

Untuk mewujudkan ambisinya—termasuk memproduksi secara in-house, mengurangi ketergantungan impor, serta menghadirkan layanan yang lebih cepat dan personal di berbagai kanal—Kawan Lama membutuhkan fondasi digital yang lebih skalabel.

Dengan mengaplikasikan RISE with SAP, Kawan Lama kini membangun sistem digital terpadu, yang menghubungkan seluruh fungsi bisnis dan menghapus sekat-sekat data yang selama ini menghambat kolaborasi.

Platform ERP berbasis cloud ini menyederhanakan proses operasional, memusatkan data antar unit bisnis, dan memperkuat strategi pertumbuhan omnichannel di seluruh Indonesia.

“Kami tumbuh dengan sangat cepat dan menyadari bahwa sistem kami harus mampu mengikuti laju tersebut. SAP memberi kami solusi untuk beroperasi secara lebih efisien, berkembang lebih cepat, dan melayani pelanggan dengan lebih baik,” ujar Renaldi Tjahaya, Chief Information Officer, Kawan Lama Group ditulis Rabu (30/7/2025).

Implementasi ini telah memungkinkan tim di lapangan untuk mengakses inventaris secara real-time antar outlet—sehingga staf dapat memenuhi permintaan pelanggan dengan lebih cepat, bahkan untuk produk yang tidak terlihat di rak.

Sebelumnya, banyak pelanggan harus menunggu berhari-hari karena minimnya visibilitas stok di sistem backend—padahal barang tersedia di gudang.

Kawan Lama juga tengah mempersiapkan langkah strategis berikutnya, yakni memperkuat rantai pasok dan lini manufaktur.

Dengan mendigitalkan proses utama di sektor ritel dan produksi, grup ini menargetkan peningkatan akurasi peramalan, pengurangan risiko kekosongan stok, serta peluncuran strategi promosi yang lebih cerdas untuk membangun loyalitas dan mendorong kunjungan ulang pelanggan.

“Transformasi Kawan Lama lewat RISE with SAP adalah langkah penting dalam perjalanan mereka menjadi perusahaan yang cerdas dan siap menghadapi masa depan,” ujar Andreas Diantoro, Managing Director, SAP Indonesia.

“Dengan mengadopsi solusi ini, Kawan Lama dapat menyederhanakan operasional, meningkatkan kelincahan, serta mendapatkan wawasan yang dibutuhkan untuk berinovasi dan tetap fokus pada pelanggan. Langkah strategis ini memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin di industri ritel yang dinamis.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diperiksa KPK 8 Jam Soal Pengadaan Google Cloud, Eks Stafsus Nadiem Malah Minta Maaf, Kenapa?

Diperiksa KPK 8 Jam Soal Pengadaan Google Cloud, Eks Stafsus Nadiem Malah Minta Maaf, Kenapa?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 18:40 WIB

Penyelidikan Korupsi pada Pengadaan Google Cloud, KPK Periksa Eks Stafsus Nadiem Makarim

Penyelidikan Korupsi pada Pengadaan Google Cloud, KPK Periksa Eks Stafsus Nadiem Makarim

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:58 WIB

Review Film Cloud: Dunia Digital yang Menelan Kemanusiaan

Review Film Cloud: Dunia Digital yang Menelan Kemanusiaan

Your Say | Rabu, 30 Juli 2025 | 10:09 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB