Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

SIG Cetak Laba Rp40 Miliar di Tengah Lesunya Industri Semen

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 15:58 WIB
SIG Cetak Laba Rp40 Miliar di Tengah Lesunya Industri Semen
SIG juga berhasil menjaga ketahanan keuangan dengan baik, terbukti dari biaya keuangan bersih yang tercatat lebih rendah 33,7% yoy menjadi Rp344 miliar.

Suara.com - Di tengah lesunya industri semen domestik, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membuktikan diri sebagai raksasa yang tangguh. Emiten BUMN ini berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang paruh pertama tahun 2025, membukukan laba meskipun pasar dalam negeri sedang terkontraksi.

Dikutip dari laporan kinerja konsolidasi (tidak diaudit) semester I tahun 2025, emiten berkode SMGR sukses mencatatkan beberapa capaian impresif, volume penjualan mencapai 17,30 juta ton, pendapatan sebesar Rp15,61 triliun, EBITDA sebesar Rp2,10 triliun dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp40 miliar.

Vita Mahreyni, Corporate Secretary SIG, mengakui bahwa industri semen domestik belum menunjukkan perbaikan, dengan permintaan yang masih melemah sebesar 2,5% pada semester I tahun 2025. Namun, di tengah tantangan itu, SIG justru berhasil mencatatkan peningkatan signifikan pada penjualan ekspor sebesar 24,9%.

Untuk menjaga kinerja tetap positif, SIG menerapkan strategi ganda yang jitu: efisiensi ketat dan peningkatan operational excellence secara berkelanjutan. Hasilnya, beban pokok pendapatan turun 0,6% year-on-year (yoy) menjadi Rp12,47 triliun, dan beban operasional juga turun sebesar 3,0% yoy.

Tak hanya itu, SIG juga berhasil menjaga ketahanan keuangan dengan baik, terbukti dari biaya keuangan bersih yang tercatat lebih rendah 33,7% yoy menjadi Rp344 miliar.

“Program efisiensi dan tata kelola keuangan yang baik telah membantu SIG tetap mampu mempertahankan profitabilitas pada semester 1 tahun 2025. Capaian profitabilitas ini membuktikan resiliensi Perusahaan di tengah kondisi pasar yang terkontraksi karena menurunnya daya beli masyarakat dan proyek infrastruktur yang melambat,” kata Vita Mahreyni.

Menatap sisa tahun 2025, SIG tak mau berdiam diri. Perusahaan akan memperkuat fokus pada pengelolaan pasar dan harga untuk memacu pertumbuhan penjualan, baik di segmen retail maupun curah. Lebih dari itu, SIG akan terus mendorong penggunaan semen hijau dan produk turunannya.

Semen hijau SIG, yang diklaim memiliki kualitas tinggi dan rendah emisi karbon, menjadi faktor pembeda dari semen konvensional. Vita Mahreyni menegaskan bahwa keunggulan keberlanjutan dan kualitas ini menjadi competitive advantage SIG untuk mempertahankan kepemimpinan di industri bahan bangunan.

“SIG siap mengedukasi masyarakat dan merangkul para pemangku kepentingan di sektor konstruksi untuk beralih ke semen hijau sebagai solusi konkret untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang rendah karbon, di tengah tantangan krisis iklim akibat peningkatan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK),” ujar Vita.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Kinerja UNVR Semester I 2025 Tunjukkan Kemajuan, Proyeksi Tumbuh di Kuartal III

Hasil Kinerja UNVR Semester I 2025 Tunjukkan Kemajuan, Proyeksi Tumbuh di Kuartal III

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:49 WIB

Laporan Keuangan Telkom Kuartal II 2025: Pendapatan Konsolidasi Rp73 Triliun, Percepat Transformasi

Laporan Keuangan Telkom Kuartal II 2025: Pendapatan Konsolidasi Rp73 Triliun, Percepat Transformasi

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 12:15 WIB

Cetak Laba Rp26,53 Triliun, BRI Perkuat Peran UMKM dalam Ekonomi Nasional

Cetak Laba Rp26,53 Triliun, BRI Perkuat Peran UMKM dalam Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 17:47 WIB

Terkini

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB