SIG Cetak Laba Rp40 Miliar di Tengah Lesunya Industri Semen

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 15:58 WIB
SIG Cetak Laba Rp40 Miliar di Tengah Lesunya Industri Semen
SIG juga berhasil menjaga ketahanan keuangan dengan baik, terbukti dari biaya keuangan bersih yang tercatat lebih rendah 33,7% yoy menjadi Rp344 miliar.

Suara.com - Di tengah lesunya industri semen domestik, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membuktikan diri sebagai raksasa yang tangguh. Emiten BUMN ini berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang paruh pertama tahun 2025, membukukan laba meskipun pasar dalam negeri sedang terkontraksi.

Dikutip dari laporan kinerja konsolidasi (tidak diaudit) semester I tahun 2025, emiten berkode SMGR sukses mencatatkan beberapa capaian impresif, volume penjualan mencapai 17,30 juta ton, pendapatan sebesar Rp15,61 triliun, EBITDA sebesar Rp2,10 triliun dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp40 miliar.

Vita Mahreyni, Corporate Secretary SIG, mengakui bahwa industri semen domestik belum menunjukkan perbaikan, dengan permintaan yang masih melemah sebesar 2,5% pada semester I tahun 2025. Namun, di tengah tantangan itu, SIG justru berhasil mencatatkan peningkatan signifikan pada penjualan ekspor sebesar 24,9%.

Untuk menjaga kinerja tetap positif, SIG menerapkan strategi ganda yang jitu: efisiensi ketat dan peningkatan operational excellence secara berkelanjutan. Hasilnya, beban pokok pendapatan turun 0,6% year-on-year (yoy) menjadi Rp12,47 triliun, dan beban operasional juga turun sebesar 3,0% yoy.

Tak hanya itu, SIG juga berhasil menjaga ketahanan keuangan dengan baik, terbukti dari biaya keuangan bersih yang tercatat lebih rendah 33,7% yoy menjadi Rp344 miliar.

“Program efisiensi dan tata kelola keuangan yang baik telah membantu SIG tetap mampu mempertahankan profitabilitas pada semester 1 tahun 2025. Capaian profitabilitas ini membuktikan resiliensi Perusahaan di tengah kondisi pasar yang terkontraksi karena menurunnya daya beli masyarakat dan proyek infrastruktur yang melambat,” kata Vita Mahreyni.

Menatap sisa tahun 2025, SIG tak mau berdiam diri. Perusahaan akan memperkuat fokus pada pengelolaan pasar dan harga untuk memacu pertumbuhan penjualan, baik di segmen retail maupun curah. Lebih dari itu, SIG akan terus mendorong penggunaan semen hijau dan produk turunannya.

Semen hijau SIG, yang diklaim memiliki kualitas tinggi dan rendah emisi karbon, menjadi faktor pembeda dari semen konvensional. Vita Mahreyni menegaskan bahwa keunggulan keberlanjutan dan kualitas ini menjadi competitive advantage SIG untuk mempertahankan kepemimpinan di industri bahan bangunan.

“SIG siap mengedukasi masyarakat dan merangkul para pemangku kepentingan di sektor konstruksi untuk beralih ke semen hijau sebagai solusi konkret untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang rendah karbon, di tengah tantangan krisis iklim akibat peningkatan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK),” ujar Vita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Kinerja UNVR Semester I 2025 Tunjukkan Kemajuan, Proyeksi Tumbuh di Kuartal III

Hasil Kinerja UNVR Semester I 2025 Tunjukkan Kemajuan, Proyeksi Tumbuh di Kuartal III

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:49 WIB

Laporan Keuangan Telkom Kuartal II 2025: Pendapatan Konsolidasi Rp73 Triliun, Percepat Transformasi

Laporan Keuangan Telkom Kuartal II 2025: Pendapatan Konsolidasi Rp73 Triliun, Percepat Transformasi

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 12:15 WIB

Cetak Laba Rp26,53 Triliun, BRI Perkuat Peran UMKM dalam Ekonomi Nasional

Cetak Laba Rp26,53 Triliun, BRI Perkuat Peran UMKM dalam Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 17:47 WIB

Terkini

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB