Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Literasi Finansial Digital, Kunci Hadapi Hoaks dan Misinformasi Aplikasi Keuangan

Iwan Supriyatna

Senin, 04 Agustus 2025 | 07:53 WIB
Literasi Finansial Digital, Kunci Hadapi Hoaks dan Misinformasi Aplikasi Keuangan
Ilustrasi literasi finansial digital. [shutterstock]

Suara.com - Di tengah maraknya penggunaan aplikasi keuangan digital, tingkat literasi finansial masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2022 mencatat indeks literasi keuangan nasional baru mencapai 49,68 persen.

Artinya, lebih dari separuh penduduk Indonesia belum memiliki pemahaman yang cukup tentang pengelolaan keuangan pribadi, risiko, maupun legalitas suatu platform keuangan.

Kemudahan akses terhadap berbagai aplikasi keuangan sering kali tidak dibarengi dengan pengetahuan dasar yang memadai. Banyak pengguna tergiur oleh iming-iming keuntungan cepat tanpa mengetahui bagaimana sistem itu berjalan. Informasi yang beredar di media sosial pun kerap mengandung hoaks atau klaim sepihak, tanpa dasar yang jelas.

Pola yang sama terlihat dalam fenomena meningkatnya tuduhan terhadap platform digital, mulai dari label "ponzi", "money game", hingga "binary option", yang sering kali dilemparkan tanpa analisis menyeluruh.

Tuduhan tersebut bisa berasal dari kesalahpahaman pengguna, atau sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu. Sayangnya, publik sering kali tidak dibekali dengan kemampuan untuk memilah antara argumen rasional dan opini emosional. Padahal, edukasi menjadi kunci untuk memahami konteks dan risiko di balik layanan digital.

Menjawab tantangan ini, GS Community Indonesia hadir sebagai gerakan edukatif berbasis komunitas. Komunitas ini membekali anggotanya dengan pemahaman dasar seputar dunia keuangan digital.

“Kami ingin semua pengguna punya daya kritis, bukan hanya ikut-ikutan atau percaya karena ramai dibicarakan,” kata Sharly, salah satu penggerak GS Community, Senin (4/8/2025).

Komunitas ini menekankan bahwa edukasi finansial harus mencakup cara mengenali platform legal, membedakan mana edukasi dan mana money game, hingga mengenal risiko dari kontrak digital.

Lewat kelas daring, forum diskusi, dan konten edukatif, GS Community mencoba merespons keraguan publik bukan dengan bantahan emosional, tapi dengan pendekatan data.

baca juga

“Banyak orang bingung karena tidak tahu harus bertanya ke siapa. Di komunitas ini, kami belajar bareng dan saling bantu untuk pahami risikonya,” ujar Sharly.

Tak hanya bergerak di ruang digital, GS Community juga aktif secara sosial. Mereka rutin mengadakan program donasi alat tulis, dukungan pendidikan, dan kegiatan sosial lain seperti bakti sosial untuk lansia.

Kegiatan offline ini menjadi perpanjangan dari semangat komunitas, bahwa literasi bukan hanya untuk keuntungan pribadi, tapi juga kontribusi sosial yang nyata.

Salah satu inisiatif penting GS Community adalah misi mereka mencetak 1.000 edukator finansial dari masyarakat umum. Tujuannya agar informasi yang sehat dan rasional bisa menyebar lebih luas ke lingkungan masing-masing.

“Satu-satunya cara menjawab tuduhan dan keraguan adalah lewat data, akal sehat, dan edukasi berkelanjutan. Bukan dengan promosi, bukan juga dengan serangan balik,” tambah Sharly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Hoaks Ada Bom, Lion Air Terpaksa Ganti Pesawat dan Periksa Ulang 184 Orang Penumpang

Gegara Hoaks Ada Bom, Lion Air Terpaksa Ganti Pesawat dan Periksa Ulang 184 Orang Penumpang

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 17:42 WIB

Viral Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025 Bikin Bumi Gelap, BMKG Tegaskan Hoaks! Ini Faktanya

Viral Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025 Bikin Bumi Gelap, BMKG Tegaskan Hoaks! Ini Faktanya

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:41 WIB

CEK FAKTA: Viral PM Thailand Sebut Indonesia Negara Miskin dan Dihuni Maling, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral PM Thailand Sebut Indonesia Negara Miskin dan Dihuni Maling, Benarkah?

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 15:20 WIB

Terkini

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×