Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pos Indonesia Pastikan Kemudahan Akses dan Tepat Sasaran: Percepatan Penyaluran BSU 2025 Wilayah 3T

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:37 WIB
Pos Indonesia Pastikan Kemudahan Akses dan Tepat Sasaran: Percepatan Penyaluran BSU 2025 Wilayah 3T
Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Haris menyatakan kehadiran Wapres Gibran menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir tidak hanya di pusat kota, namun juga mengutamakan wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih (Dok: Pos Indonesia)

“Berbicara daerah 3T, ada lokasi-lokasi blind spot. Tentunya harus ada treatment khusus. Aplikasi kami ini disiapkan juga untuk daerah yang belum terjangkau internet. Kami menggunakan mode offline. Istilahnya dilakukan proses perekaman data penerima dan sebagainya. Nanti petugas yang sudah selesai, kalau dia masuk ke daerah yang ada sinyal internet, maka secara otomatis akan meng-update. Jadi sudah kami siapkan aplikasi mode offline di daerah-daerah yang tidak ada sinyal,” tutur Haris.

Selain menyiapkan dashboard yang dapat memantau proses penyaluran BSU secara real-time, Pos Indonesia juga menyiapkan strategi penyaluran melalui tiga metode, yaitu disalurkan di Kantorpos, di perusahaan tempat penerima bekerja, dan diantarkan langsung ke rumah (door to door) bagi pekerja yang sedang sakit.

“Kami memastikan bantuan ini sampai benar-benar kepada yang berhak dan kita secara sistem sudah menyiapkan itu. Petugas kami ada yang datang ke kantor, kami antar ke perusahaan-perusahaan. Kemudian kami juga melakukan antaran door to door untuk penerima yang sakit dan sebagainya,” kata Haris. 

Pos Indonesia memastikan bahwa tidak ada potongan apapun dalam penyaluran BSU.

"Walaupun kami melakukan pengantaran door to door, bantuan sampai ke tangan penerima tanpa potongan apapun. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga transparansi," ucapnya tegas.

Strategi Edukasi dan Sosialisasi kepada Penerima BSU

Tidak hanya soal distribusi, Pos Indonesia juga memiliki strategi khusus untuk mengedukasi penerima yang belum mencairkan BSU. Beberapa metode digunakan, mulai dari pengingat melalui WhatsApp blast, telepon, hingga pengumuman di media sosial dan media massa.

“Kami secara nasional mengingatkan batas akhir. Kami beri kesempatan sampai tanggal 6 Agustus 2025. Masyarakat yang menerima BSU bisa mengecek bahwa dia penerima atau tidak,” kata Haris.

Demi memastikan semua penerima BSU mendapatkan haknya, petugas Pos mengupayakan menghubungi penerima yang belum mencairkan dana BSU. Bahkan, Haris sendiri pun mencoba menghubungi penerima BSU melalui telepon.

“Khusus untuk yang punya nomor telepon hp, kami kirimkan WA, termasuk juga kami telepon. Kami ingin memastikan semaksimal mungkin. Saya kemarin di Kantorpos Padang melakukan uji coba untuk menelepon beberapa nomor yang tercantum. Saya ulang beberapa kali, sampai lima kali, memang ada yang enggak nyambung, ada yang enggak bisa dihubungi dan sebagainya. Jadi kami upayakan terus supaya betul-betul orang yang memang berhak ini bisa menerima,” ucapnya.

Untuk memperluas jangkauan informasi, Pos Indonesia memasang juga spanduk di sejumlah lokasi seluruh daerah mengenai pencairan dana BSU 2025.

“Kami juga campaign di beberapa tempat disiapkan spanduk dan sebagainya tentang pembayaran BSU. Kami tekankan tidak ada potongan macam-macam dalam rangka transparansi. Termasuk juga kami menyiapkan dashboard untuk pemangku kepentingan agar bisa melihat secara real-time progress penyaluran BSU ini ," ujar Haris.

Pihak PosIND, lanjut Haris, benar-benar menyiapkan dan menggerakan semua akntorpos di seluruh daerah sehingga penyaluran BSU ini bisa dilihat dan diawasi. PosiND pun menerima masukkan atau bisa untuk diingatkan, terutama terkait capaian dan hal-hal lain terkait BSU. Semua upaya yang dilakukan PosIND ini terus dikebut agar bisa terealisasi 100% hingga batas akhir pada 6 Agustus 2025.

Penerima BSU: Pencairan di Kantorpos Cepat dan Mudah

Salah satu penerima BSU 2025, Madalia Sartiana Ningsi, pegawai PT Ekosistem Digital Nusantara, mengungkapkan pengalamannya dalam mencairkan BSU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Jaring Pengaman Sosial, BRI Salurkan BSU 2025 pada 3,76 Juta Penerima hingga Rp2,25 Triliun

Perkuat Jaring Pengaman Sosial, BRI Salurkan BSU 2025 pada 3,76 Juta Penerima hingga Rp2,25 Triliun

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 16:27 WIB

UMK Digital Fest 2025 Resmi Dibuka, Telkom Pacu Semangat Go Digital untuk UMKM

UMK Digital Fest 2025 Resmi Dibuka, Telkom Pacu Semangat Go Digital untuk UMKM

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 14:46 WIB

Pertamina Sabet Juara 1 Transaksi Tertinggi PaDi UMKM 2024, Perkuat Ekosistem UMKM Lokal

Pertamina Sabet Juara 1 Transaksi Tertinggi PaDi UMKM 2024, Perkuat Ekosistem UMKM Lokal

Bisnis | Minggu, 03 Agustus 2025 | 11:22 WIB

BRI Cairkan Bantuan Subsidi Upah Rp 2,25 Triliun ke 3,7 Juta Rekening

BRI Cairkan Bantuan Subsidi Upah Rp 2,25 Triliun ke 3,7 Juta Rekening

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 12:48 WIB

Percepat Penyaluran BSU, PosIND Terapkan Metode Jemput Bola dan Optimalkan Pospay

Percepat Penyaluran BSU, PosIND Terapkan Metode Jemput Bola dan Optimalkan Pospay

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 13:40 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,22 Juta AgenBRILink di Seluruh Indonesia

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,22 Juta AgenBRILink di Seluruh Indonesia

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 20:50 WIB

Terkini

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB