Sulawesi Hingga Jakarta jadi Jawara Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:31 WIB
Sulawesi Hingga Jakarta jadi Jawara Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Suasana gedung-gedung bertingkat di Jakarta, Kamis (31/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,12 persen di kuartal II 2025 secara yoy. Yang paling mencuri perhatian, Sulawesi dan Jawa muncul sebagai dua wilayah dengan pertumbuhan tertinggi, memimpin laju ekonomi nasional.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (5/8/2025). "Secara spasial dua wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah Sulawesi dan Jawa," kata Edy.

Pertumbuhan ekonomi di Sulawesi tercatat mencapai 5,83 persen, sementara Jawa berada sedikit di bawahnya dengan 5,24 persen. Angka-angka ini menunjukkan bagaimana dua pulau ini menjadi lokomotif utama yang menggerakkan roda perekonomian Indonesia.

Edy Mahmud menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di Sulawesi dan Jawa paling besar ditopang oleh industri pengolahan.

Di Jawa, sumber pertumbuhan utama berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan infokom. Kontributor terbesarnya datang dari DKI Jakarta dan Jawa Timur yang menjadi pusat industri dan perdagangan.

Di Sumatera, sumber pertumbuhan utama juga tak jauh dari industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan, dengan Sumatera Utara dan Riau sebagai motor penggerak utamanya.

Di Kalimantan, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 4,95% didukung oleh industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan, yang dimotori oleh Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.

Pulau Bali dan Nusa Tenggara mencatat pertumbuhan sebesar 3,73 persen. Sumber pertumbuhannya didominasi oleh sektor pariwisata, yaitu akomodasi dan makan minum, disusul industri pengolahan dan perdagangan.

Pulau Maluku dan Papua tumbuh sebesar 3,33 persen. Wilayah ini mengandalkan industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian sebagai sumber pertumbuhan utamanya.

baca juga

Sebelumnya, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 mencapai 5,12 persen secara tahunan (year-on-year) di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

Angka pertumbuhan ini melampaui ekspektasi banyak pihak dan menjadi sinyal kuat bahwa fondasi ekonomi Indonesia masih sangat kokoh.

"Ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada triwulan II 2025 atas dasar harga berlaku sebesar Rp5.947 triliun. Atas dasar harga konstan sebesar Rp3.396,3 triliun, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2025 bila dibandingkan dengan triwulan II 2024 atau secara year-on-year tumbuh sebesar 5,12%," kata Edy.

Tak hanya itu, kinerja ekonomi Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Edy Mahmud mencatat, jika dibandingkan kuartal I 2025 (quarter-to-quarter), pertumbuhan ekonomi melonjak sebesar 4,04 persen.

Angka ini mengindikasikan adanya momentum akselerasi ekonomi yang sangat positif. Setelah sempat melambat di beberapa kuartal sebelumnya, pertumbuhan 5,12% ini bisa jadi menjadi yang tertinggi dalam setahun terakhir. Hal ini menunjukkan efektivitas kebijakan pemerintah dalam menstimulus perekonomian, serta ketahanan sektor-sektor kunci dari guncangan eksternal.

Meskipun BPS belum merilis data perinci mengenai sektor-sektor mana saja yang menjadi pendorong utama pertumbuhan ini, dapat diprediksi bahwa sektor konsumsi domestik dan investasi memiliki peran krusial.

Momentum libur Lebaran dan berbagai program pemerintah yang berfokus pada peningkatan daya beli masyarakat kemungkinan besar menjadi salah satu faktor penentu. Selain itu, investasi, baik dari dalam maupun luar negeri, juga diyakini terus mengalir, seiring dengan sentimen positif terhadap stabilitas politik dan ekonomi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulu Mata Kiri Jatuh Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasan Menurut Primbon dan Medis

Bulu Mata Kiri Jatuh Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasan Menurut Primbon dan Medis

Lifestyle | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:50 WIB

Geger Ibu dan Bayinya jadi 'Tahanan' Kasus Perdata, Polisi Ungkap Alasan Jebloskan Rini ke Penjara

Geger Ibu dan Bayinya jadi 'Tahanan' Kasus Perdata, Polisi Ungkap Alasan Jebloskan Rini ke Penjara

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:08 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,12 Persen, Pemerintah Jadi Mesin Utama Pendorong Pertumbuhan

Ekonomi RI Tumbuh 5,12 Persen, Pemerintah Jadi Mesin Utama Pendorong Pertumbuhan

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 11:49 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×