Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Jurus Hadapi Krisis Ekonomi 2030, 10 Aset Ini Wajib Dimiliki

Iwan Supriyatna

Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:38 WIB
Jurus Hadapi Krisis Ekonomi 2030, 10 Aset Ini Wajib Dimiliki
Ilustrasi krisis ekonomi. (Shutterstock)

Suara.com - Krisis ekonomi bukanlah hal baru dalam sejarah keuangan global. Banyak ekonom dan pengamat makro memperkirakan bahwa tahun 2030 akan menjadi titik krisis besar berikutnya, sebuah siklus yang perlu dihadapi secara rasional dan strategis.

Dalam video terbaru yang diunggah kanal YouTube Jejolok pada Selasa (5/8/2025), dibahas secara mendalam tentang pentingnya diversifikasi portofolio ke dalam aset riil yang terbukti tahan banting terhadap gejolak pasar maupun tekanan ekonomi sistemik.

“Krisis adalah siklus yang tak terhindarkan. Pemenangnya adalah mereka yang paling siap, bukan dari sisi mental, melainkan dari struktur aset yang mereka miliki,” ujar narasi dalam video tersebut.

Berbeda dengan pendekatan manajemen risiko konvensional, strategi ke depan lebih menekankan pada pembangunan fondasi kekayaan melalui aset yang berwujud, produktif, dan memiliki likuiditas tinggi.

Tanah Produktif di Lokasi Strategis

Tanah masih menjadi salah satu instrumen investasi paling stabil secara jangka panjang. Kenaikan nilainya memang tidak instan, namun konsisten, terutama di wilayah yang sedang berkembang menjadi kawasan industri, pemukiman baru, atau pusat transportasi.

Tanah di pinggiran kota besar yang mulai berkembang menjadi kota mandiri juga dianggap sangat potensial.

Emas Batangan Bersertifikat

Emas tetap menjadi pelindung nilai utama terhadap inflasi dan depresiasi mata uang. Tidak seperti uang kertas yang bisa dicetak tanpa batas, emas memiliki keterbatasan pasokan, sehingga nilainya cenderung naik saat krisis moneter terjadi.

baca juga

Saham Sektor Konsumsi Primer

Pasar saham memang rawan goyah saat krisis, tapi sektor konsumsi primer justru sering bertahan. Ini termasuk saham perusahaan yang menjual kebutuhan pokok seperti makanan, obat-obatan, hingga produk kebersihan.

Permintaan terhadap barang-barang ini tetap tinggi karena sifatnya yang tidak bisa ditunda.

Surat Utang Negara (SBN)

Surat Berharga Negara (SBN), seperti ORI dan Sukuk Ritel (SR), dinilai sebagai pilihan konservatif namun aman.

Aset ini cocok untuk menjaga likuiditas sambil tetap mendapatkan imbal hasil tetap. Selama pemerintah tetap stabil secara fiskal, risiko dari SBN sangat rendah.

Properti Sewa Produktif

Properti seperti rumah kontrakan, ruko, atau unit apartemen yang disewakan dapat menjadi sumber pendapatan pasif yang konsisten.

Di masa krisis, permintaan rumah sewa justru bisa meningkat karena banyak orang beralih ke tempat tinggal yang lebih terjangkau.

Komoditas Strategis Non-Energi

Logam industri seperti nikel, tembaga, dan aluminium semakin relevan di era transisi energi. Berbeda dengan emas, logam ini memiliki peran penting dalam rantai pasok industri, termasuk kendaraan listrik dan teknologi ramah lingkungan.

Mata Uang Asing Kuat

Menjaga sebagian dana dalam bentuk mata uang asing kuat seperti Dolar AS (USD) atau Dolar Singapura (SGD) bisa menjadi langkah antisipatif. Saat rupiah terdepresiasi akibat tekanan global, mata uang asing tersebut dapat menjadi bantalan nilai aset.

Alat Produksi Mandiri

Memiliki alat produksi seperti mesin kecil, alat pertanian, atau bahkan printer 3D, bisa menjadi penopang ekonomi mikro di masa sulit. Aset ini bisa digunakan untuk menciptakan barang yang dibutuhkan sendiri atau bahkan dijual kembali ke pasar.

Infrastruktur Digital yang Menghasilkan

Di era digital, platform seperti channel YouTube, aplikasi, atau website monetisasi mulai dilirik sebagai aset riil modern. Jika dikelola dengan baik, aset ini mampu menciptakan pendapatan berulang meskipun kondisi ekonomi sedang lemah.

Bisnis Waralaba Kebutuhan Pokok

Bisnis franchise yang menjual kebutuhan dasar seperti makanan pokok, air minum isi ulang, atau sembako, termasuk dalam kategori bisnis yang tetap bisa bertahan bahkan saat daya beli masyarakat menurun. Bisnis model ini juga biasanya memiliki SOP yang jelas dan brand yang sudah dikenal.

Dalam kanal YouTube Jejolok, keseimbangan antara aset riil, penghasil arus kas, dan aset digital merupakan pendekatan yang ideal untuk menghadapi dekade penuh ketidakpastian ini. Tujuannya bukan hanya melindungi daya beli, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan bahkan di tengah badai ekonomi global.

Maylaffayza Adinda Hollaoena

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Krisis Ekonomi, Anak Muda Ini Terjebak Utang Judi Online

Alami Krisis Ekonomi, Anak Muda Ini Terjebak Utang Judi Online

Bisnis | Rabu, 23 Juli 2025 | 11:22 WIB

3 Negara Ini Sepakat Gunakan Pinjaman Baru untuk Hadapi Krisis Ekonomi

3 Negara Ini Sepakat Gunakan Pinjaman Baru untuk Hadapi Krisis Ekonomi

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 13:43 WIB

4 Rekomendasi Film tentang Krisis Ekonomi yang Seru, Wajib Nonton!

4 Rekomendasi Film tentang Krisis Ekonomi yang Seru, Wajib Nonton!

Your Say | Selasa, 15 April 2025 | 14:39 WIB

Terkini

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:29 WIB

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:05 WIB

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:28 WIB

Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto

Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:25 WIB

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

×