PGN Perluas CNG untuk Lawan Impor Elpiji yang Terus Bebani Keuangan Negara

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 06 Agustus 2025 | 08:52 WIB
PGN Perluas CNG untuk Lawan Impor Elpiji yang Terus Bebani Keuangan Negara
Ilustrasi. PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina konsisten memainkan peran strategis sebagai agregator gas bumi untuk memanfaatkan gas bumi dari lapangan-lapangan gas baru.

Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) tak tinggal diam melihat ketergantungan Indonesia pada impor elpiji yang membebani keuangan negara.

Melalui sebuah langkah strategis, PGN kini gencar mendorong perluasan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG), sebagai solusi andalan untuk mengoptimalkan gas dalam negeri.

Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, mengungkapkan bahwa CNG adalah alternatif vital di tengah dominasi elpiji, di mana 80% kebutuhannya dipenuhi dari impor. "Maka ada devisa keluar," ungkapnya saat menghadiri CNG Market Day dan peletakan batu pertama infrastruktur LNG Hub PGN di Kebonwaru, Bandung, Selasa (5/8/2025).

Yang lebih mengkhawatirkan, sekitar 90% dari total elpiji impor adalah elpiji bersubsidi dalam tabung 3 kg. "Maka beban keuangan negara untuk subsidi elpiji itu luar biasa besarnya," imbuhnya, menyoroti betapa besarnya beban APBN yang harus ditanggung negara.

Arief menegaskan, penggunaan CNG yang bersumber dari gas dalam negeri memiliki dua manfaat besar. Pertama, secara langsung akan membantu mengurangi beban keuangan negara akibat impor elpiji. "CNG ini penting. Jadi kita tentunya berharap membantu pemerintah, bekerjasama dengan pelanggan mengurangi devisa pembelian elpiji dari luar. Artinya, saving devisa negara,” jelasnya.

Kedua, di saat yang sama, kehadiran CNG membantu memenuhi kebutuhan energi para pelanggan dari sektor usaha seperti Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka). Selain unggul dalam aspek keamanan, kualitas produk ini juga akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis para pelaku usaha.

"Seandainya ada dari sektor ini yang menggunakan produk elpiji bersubsidi maka penggunaan produk CNG akan mengurangi beban subsidi dari pemerintah yang artinya kita juga membantu menguatkan struktur APBN kita dan menjadi bagian dari penguatan ketahanan energi nasional,” ucap Arief.

Pemilihan Bandung sebagai lokasi pengembangan CNG bukan tanpa alasan. Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), Santiaji Gunawan, menyebut Bandung sebagai kota wisata yang sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan energi sektor Horeka, rumah sakit, dan lainnya.

"Jadi kenapa kita masuk Bandung? Bandung itu kota wisata. Jadi kami mengharapkan bahwa Bandung itu sebagai kota wisata yang punya Smart City. Smart City artinya green, ya green city. Kita tahu, gas bumi merupakan energi bersih dan strategis dalam menuju Net Zero Emission,” ujarnya.

Selain itu, CNG juga terbukti memiliki tingkat efisiensi yang lebih tinggi, mencapai 15% hingga 20% dibandingkan elpiji. Kesadaran akan keunggulan ini diharapkan dapat memacu para pelaku usaha, terutama di sektor Horeka, untuk beralih ke CNG.

Santiaji menambahkan, untuk kebutuhan energi yang lebih besar, PGN juga tengah membangun infrastruktur LNG. "Untuk kebutuhan yang lebih besar tentu tidak mencukupi jika dari CNG. Maka kita punya LNG dan untuk itu lah kita membangun LNG Hub di Bandung,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Cecar Eks Bos PGN soal Perjanjian dengan IAE, Rugikan Negara 15 Juta Dolar AS

KPK Cecar Eks Bos PGN soal Perjanjian dengan IAE, Rugikan Negara 15 Juta Dolar AS

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 09:20 WIB

CEK FAKTA: Sri Mulyani Permalukan DPR Soal Keuangan Negara

CEK FAKTA: Sri Mulyani Permalukan DPR Soal Keuangan Negara

News | Senin, 28 Juli 2025 | 16:46 WIB

Tom Lembong Terbukti Korupsi Impor Gula, Kerugian Negara Rp194 Miliar Lebih

Tom Lembong Terbukti Korupsi Impor Gula, Kerugian Negara Rp194 Miliar Lebih

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 21:27 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB