Kemendag Bantah Fenomena Rojali-Rohana Bukan Karena Masyarakat Nggak Punya Uang

Achmad Fauzi

Rabu, 06 Agustus 2025 | 16:58 WIB
Kemendag Bantah Fenomena Rojali-Rohana Bukan Karena Masyarakat Nggak Punya Uang
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri (tengah). [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Kalangan ritel di dalam negeri di tengah hadapkan dengan fenomena masyarakat yang hanya berkunjung ke pusat perbelanjan tanpa membeli atau rombongan jarang beli (Rojali), serta masyarakat yang hanya nanya suatu barang tapi tidak membeli atau rombongan hanya nanya (Rohana).

Fenomena rojali dan rohana ini dikaitkan dengan daya beli yang turun, imbas masyarakat yang berhati-hati untuk berbelanja.

Namun, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, membantah fenomena Rojali dan Rohana, karena memang masyarakat tidak mampu untuk berbelanja. Sebab, berdasarkan data perekonomian konsumsi rumah tangga tumbuh 4,97 persen pada kuartal II tahun 2025.

Menurutnya, pergerakan pola konsumsi masyarakat yang membuat adanya dua fenomena tersebut.

Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kalau kita berkunjung ke mall itu tendensinya antara itu nonton bioskop, ataupun makan, kumpul dengan keluarga atau teman-teman. Jadi memang tempat untuk, bahkan to get rid of boredom. Kalau kita lagi bosan, kita ke mall. kan kayak begitu. memang ada keberpihakan seperti itu," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Roro menegaskan, tak semua masyarakat datang ke mal itu untuk berbelanja. Ia bilang, karakter masyarakat berkunjung ke mal berbeda-beda, ada yang berbelanja, tapi adapula yang hanya berkunjung untuk mencari makanan.

"Tapi ada juga di mana masyarakat memilih untuk berbelanja online. Secara online, platformnya sekarang juga sudah banyak sekali," bebernya.  

Roro menuturkan, pemerintah memang tengah mempelajari gaya hidup masyarakat terkini. Sehingga, bisa mengeluarkan kebijakan yang terarah dan sesuai gaya hidup masyarakat.

" di samping itu, kita juga menyadari bahwa ada beberapa hari-hari besar. Jadi misalnya kemarin menjelang Idul Fitri, ataupun Nataru, akhir tahun ini kita juga akan ada skema diskon Hingga kemudian sekarang kita menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-80," ucapnya.

baca juga

Roro menambahkan, dengan adanya diskon-diskon yang besar juga bisa memantik masyarakat untuk berbelanja kembali. Apalagi, produk yang dipotong harganya merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

"Bahwasannya kalau misalnya mau belanja, kita berikan diskon sekian persen, 80 persen hingga 80 persen, kan tadi seperti itu. Jadi memberikan opsi ini mudah-mudahan bisa meningkatkan daya beli masyarakat itu tadi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Cari-cari Rojali dan Rohana di Tengah Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen: Hanya Isu!

Menko Airlangga Cari-cari Rojali dan Rohana di Tengah Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen: Hanya Isu!

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 18:54 WIB

Bukan Karena Ditarik, Pemerintah Ungkap Penyebab Stok Beras Kosong di Ritel

Bukan Karena Ditarik, Pemerintah Ungkap Penyebab Stok Beras Kosong di Ritel

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 08:27 WIB

Fenomena Rohana dan Rojali Sampai Kuping Bos OJK

Fenomena Rohana dan Rojali Sampai Kuping Bos OJK

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 19:32 WIB

Terkini

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

×