Fenomena Rohana dan Rojali Sampai Kuping Bos OJK

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 04 Agustus 2025 | 19:32 WIB
Fenomena Rohana dan Rojali Sampai Kuping Bos OJK
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menilai fenomena rohana dan rojali ini bukan semata-mata karena daya beli melemah, melainkan dipicu oleh ketidakpastian ekonomi.

Suara.com - Istilah unik 'Rombongan Hanya Nanya' (Rohana) dan 'Rombongan Jarang Beli' (Rojali) kini sedang viral di media sosial. Fenomena ini, yang sering terlihat di pusat perbelanjaan, dikaitkan oleh sebagian pihak sebagai sinyal pelemahan daya beli masyarakat Indonesia. Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) punya pandangan lain.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menilai fenomena rohana dan rojali ini bukan semata-mata karena daya beli melemah, melainkan dipicu oleh ketidakpastian ekonomi. Kondisi ini, kata Mahendra, membuat konsumen cenderung lebih banyak menimbang-nimbang dan menahan diri sebelum berbelanja.

"Pada saat terjadi kondisi yang lebih tidak pasti, di waktu beberapa bulan terakhir ini, tentu banyak pihak yang lebih mengambil posisi menimbang-nimbang sebelum mengambil keputusan," ujar Mahendra dalam konferensi pers virtual OJK, Senin (4/8/2025).

Menurut Mahendra, wajar saja bila konsumen mengambil sikap hati-hati. Masyarakat saat ini sedang dalam posisi menanti kepastian di tengah situasi ekonomi yang penuh gonjang-ganjing.

"Tapi dengan kepastian yang sudah lebih jelas, dengan hasil yang telah dicapai, maka tentu ekspektasi kita juga sama dengan pihak produsen dan investor. Konsumen pun akan memperoleh kepastian lebih baik terhadap keputusan yang dapat mereka ambil untuk menentukan belanja lebih lanjut ke depan," jelasnya.

Artinya, begitu kondisi ekonomi stabil dan kepastian politik serta kebijakan lebih jelas, Mahendra optimistis masyarakat akan kembali berbelanja seperti biasa, dan fenomena rohana-rojali pun akan berkurang.

Untuk mengatasi ketidakpastian ini, Mahendra menyebut pemerintah terus berupaya menggenjot perekonomian nasional. Salah satu jurus utamanya adalah dengan mempercepat realisasi belanja negara.

"Beberapa hal yang sudah dilaksanakan dan akan terus dilaksanakan, termasuk juga mempercepat dan akselerasi belanja pemerintah tentu akan membawa dampak positif kepada pergerakan perekonomian dengan belanja yang lebih besar," kata Mahendra.

Langkah ini diyakini akan menjadi stimulus yang efektif untuk menggerakkan roda ekonomi, memberikan kepastian bagi produsen dan investor, serta pada akhirnya, meningkatkan kepercayaan konsumen untuk kembali berbelanja.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Indonesia Doyan Utang: Paylater Bank Naik 30 Persen, Tembus Rp22,99 Triliun!

Orang Indonesia Doyan Utang: Paylater Bank Naik 30 Persen, Tembus Rp22,99 Triliun!

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 18:00 WIB

Dasar-dasar Forex Dijelaskan dalam Bahasa yang Jelas untuk Investor Indonesia Pemula

Dasar-dasar Forex Dijelaskan dalam Bahasa yang Jelas untuk Investor Indonesia Pemula

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 17:25 WIB

Konsumen Wuling Khawatir Harga Mobil Listrik Bekas Terjun Bebas Akibat Pemangkasan Harga

Konsumen Wuling Khawatir Harga Mobil Listrik Bekas Terjun Bebas Akibat Pemangkasan Harga

Otomotif | Senin, 04 Agustus 2025 | 16:33 WIB

Terkini

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:30 WIB

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

Rupiah Loyo, Industri Petrokimia Diversifikasi Bahan Baku dan Kurangi Impor

Rupiah Loyo, Industri Petrokimia Diversifikasi Bahan Baku dan Kurangi Impor

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:15 WIB

Moisturizer Sudah Mengandung SPF, Perlukah Apply Sunscreen Lagi? Ini Penjelasannya

Moisturizer Sudah Mengandung SPF, Perlukah Apply Sunscreen Lagi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 10:15 WIB

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:03 WIB

Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4

Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:00 WIB

Tampung 20.300 Meter Kubik Air, Embung Batu Bangkong Jadi Andalan Cegah Banjir

Tampung 20.300 Meter Kubik Air, Embung Batu Bangkong Jadi Andalan Cegah Banjir

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 10:00 WIB

Asosiasi Industri Makanan dan Minuman: Rupiah Mengkhawatirkan

Asosiasi Industri Makanan dan Minuman: Rupiah Mengkhawatirkan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:56 WIB

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 09:55 WIB

×