Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Deretan Saham-saham Indeks MSCI yang Berpotensi Diguyur Dana Investor Asing

Achmad Fauzi

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 20:04 WIB
Deretan Saham-saham Indeks MSCI yang Berpotensi Diguyur Dana Investor Asing
Ilustrasi Saham. (Pixabay)

Suara.com - Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluirkan hasil tinjauan berkala (index review) untuk edisi Agustus 2025. Perubahan ini mencakup daftar saham yang masuk dan keluar dari dua indeks penting: MSCI Global Standard Indexes dan MSCI Small Cap Indexes.

Pengumuman dilakukan pada 7 Agustus 2025, dan seluruh perubahan akan berlaku efektif setelah penutupan perdagangan tanggal 26 Agustus 2025.

Seperti dikutip dalam laporannya, Jumat (8/8/2025), tinjauan terbaru MSCI Global Standard Index, terdapat dua saham yang masuk dan satu saham yang keluar.

Morgan Stanley Capital International (MSCI)
Morgan Stanley Capital International (MSCI)

Saham-saham yang bergabung ke dalam indeks utama ini adalah:

  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) – emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu
  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) – entitas usaha dari grup Sinarmas

Sementara itu, satu saham yang harus keluar dari MSCI Global Standard Index adalah:

  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - emiten milik Garibaldi Thohir atau Boy Thohir.

Saham ADRO akan berpindah ke MSCI Small Cap Indexes, bergabung bersama lima saham lainnya yang masuk ke daftar small cap untuk edisi kali ini, yaitu:

  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
  • PT MNC Land Tbk (KPIG)
  • PT Petrosea Tbk (PTRO)
  • PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)
  • PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)

Adapun dua saham yang dikeluarkan dari MSCI Small Cap Indexes adalah:

  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
  • PT Panin Financial Tbk (PNLF)

Untuk diketahui, Indeks MSCI menjadi acuan penting bagi investor institusi global, baik yang mengelola dana pasif maupun aktif. Indeks seperti MSCI Emerging Markets, MSCI Asia ex-Japan, atau MSCI Indonesia, berfungsi sebagai tolok ukur dalam mengalokasikan dana ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Setiap kali rebalancing MSCI diumumkan, pergerakan harga saham yang masuk atau keluar dari daftar tersebut kerap menunjukkan lonjakan atau tekanan tajam dikenal sebagai fenomena MSCI effect.

baca juga

Saham yang masuk biasanya mendapat aliran dana besar karena diburu investor institusi, sementara saham yang didepak cenderung mengalami tekanan jual.

Tak hanya investor ritel, bahkan fund manager aktif menjadikan momen rebalancing MSCI sebagai waktu krusial untuk mengevaluasi portofolio dan strategi alokasi aset mereka.

Menukil Snips Stockbit, Emiten–emiten yang masuk ke indeks di atas akan diguyur oleh dana asing, sehingga berpotensi menjadi katalis positif bagi pergerakan harga sahamnya.

Hal ini sudah terlihat dari pergerakan saham pada hari ini, Jumat (8/8), di mana saham DSSA melonjak 20 persen menjadi Rp 78.600 per lembar saham, CUAN naik 7,2 persen jadi Rp 1.565 per lembar saham, AADI juga naik 2,8 persen jadi Rp 7.325 per lembar saha,, PTRO 9 persen jadi Rp 3.750, RATU 4 persen jadi Rp 7.275, dan TAPG 2,4 persen jadi Rp 1,485

Sementara KPIG melemah -1,9 persen jadi Rp 202, ADRO -4,3 persen jadi Rp 1.790, MBMA -7,3 persen jadi Rp 430, dan PNLF -1,6 persen jadi Rp 250.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggal 18 Agustus 2025 Perdagangan Saham Libur? Ini Kata BEI

Tanggal 18 Agustus 2025 Perdagangan Saham Libur? Ini Kata BEI

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:25 WIB

IHSG Perkasa Jelang Akhir Pekan Ini, Saham Sektor Teknologi Pendorongnya

IHSG Perkasa Jelang Akhir Pekan Ini, Saham Sektor Teknologi Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:15 WIB

IHSG Pagi Ini Bangkit ke Level 7.649, Simak Saham-saham Pendorongnya

IHSG Pagi Ini Bangkit ke Level 7.649, Simak Saham-saham Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:18 WIB

Terkini

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:02 WIB

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

×