Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gaji UMR Bikin Insecure? 7 Red Flag Finansial Ini Tanda Anda di Tepi Jurang Kelas Bawah

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Senin, 11 Agustus 2025 | 17:10 WIB
Gaji UMR Bikin Insecure? 7 Red Flag Finansial Ini Tanda Anda di Tepi Jurang Kelas Bawah
Ilustrasi angka kemiskinan. Ini tanda bahaya peringatan finansial, gaji UMR bisa waspada. [Istimewa]

Suara.com - Biaya hidup di kota-kota besar yang makin mencekik, sementara pendapatan terasa jalan di tempat, menjadi keluhan umum bagi generasi muda usia 18-45 tahun.

Banyak yang merasa terjebak dalam siklus kerja keras hanya untuk bertahan hidup, tanpa bisa membangun fondasi finansial yang kokoh.

Fenomena kelas menengah yang semakin tergerus dan turun kelas menjadi bukti nyata tekanan ekonomi ini. Tanda bahaya finansial pun perlu diketahui. 

Bukan lagi sekadar pertanyaan "apakah Anda termasuk kelas bawah?", tetapi lebih kepada mengenali tanda-tanda peringatan atau red flag finansial yang menunjukkan Anda berada dalam posisi ekonomi yang rentan.

Mengidentifikasi sinyal ini adalah langkah awal untuk tidak terjerumus lebih dalam.

Penentuan kelas ekonomi seringkali didasarkan pada besaran pengeluaran.

Badan Pusat Statistik (BPS) menetapkan Garis Kemiskinan (GK) per September 2024 sebesar Rp595.242 per kapita per bulan.

Jika pengeluaran rata-rata per bulan di bawah angka itu, seseorang masuk kategori miskin.

Namun, di luar angka statistik tersebut, ada beberapa kondisi riil yang menjadi sinyal bahaya.

Berikut adalah tujuh red flag finansial yang perlu Anda waspadai, diadaptasi dari berbagai indikator ekonomi.

1. Karier Mentok di Gaji UMR

Pekerjaan adalah tolok ukur utama. Jika Anda bertahun-tahun terjebak dalam pekerjaan dengan upah minimum, minim jenjang karier, atau berstatus sementara, ini adalah tanda bahaya besar.

"Anda dianggap berada di kelas menengah jika bekerja dalam posisi manajerial atau pekerjaan spesialis," kata Nathan Brunner, CEO Salarship.

Pekerjaan kerah biru seperti pelayan restoran, pegawai ritel, atau pekerja manufaktur seringkali menempatkan seseorang di tingkat ekonomi yang lebih rendah.

2. Dilema Pendidikan dan Biaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paradoks Era Digital: Akses Finansial Mudah tapi Literasi Keuangan Rendah

Paradoks Era Digital: Akses Finansial Mudah tapi Literasi Keuangan Rendah

Your Say | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:50 WIB

Gen Z Geser Prioritas Hidup: Menikah Muda Bukan Tujuan Utama Lagi

Gen Z Geser Prioritas Hidup: Menikah Muda Bukan Tujuan Utama Lagi

Your Say | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:42 WIB

Gen Z Gugat Tapera: Gaji Sudah Tipis, Jangan Dipotong Lagi!

Gen Z Gugat Tapera: Gaji Sudah Tipis, Jangan Dipotong Lagi!

Video | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:05 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB