Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indonesia Kerja Sama Dagang dengan Peru, Apa Saja Keuntungannya?

Achmad Fauzi

Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:27 WIB
Indonesia Kerja Sama Dagang dengan Peru, Apa Saja Keuntungannya?
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Republik Peru Dina Ercilia Boluarte Zegarra saat kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/8/2025). Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Peru di Istana Kepresidenan Jakarta tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto melawat ke Peru dalam rangka KTT APEC. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/sgd/rwa. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Suara.com - Indonesia dan Peru resmi menandatangani Indonesia–Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP–CEPA), menandai babak baru hubungan bilateral kedua negara.

Penandatanganan dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/8/2025), oleh Menteri Perdagangan RI Budi Santoso dan Menteri Perdagangan Luar Negeri serta Pariwisata Peru Ursula Desilu Leon Chempen, disaksikan langsung Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Peru Dina Boluarte.

"Senin, (11/8), merupakan momen bersejarah bagi kita semua. IP–CEPA sebagai perjanjian kedua Indonesia dengan negara di kawasan Amerika Latin akan menjadi babak baru hubungan bilateral Indonesia–Peru. Perjanjian ini berhasil diselesaikan dalam waktu singkat, hanya empat putaran negosiasi dalam waktu kurang dari 1,5 tahun berkat arahan langsung dari kedua presiden," ujar Mendag Budi Santoso dalam keterangan tertulis, Selasa (12/8/2025).

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Peru Dina Ercilia Boluarte Zegarra di Istana Kepresidenan Jakarta sebagai kunjungan balasan yang dilakukan beberapa waktu lalu. [BPMI Setpres]
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Peru Dina Ercilia Boluarte Zegarra di Istana Kepresidenan Jakarta sebagai kunjungan balasan yang dilakukan beberapa waktu lalu. [BPMI Setpres]

IP–CEPA mencakup berbagai pengaturan, mulai dari perdagangan barang, ketentuan asal barang, prosedur kepabeanan, fasilitasi perdagangan, kerja sama ekonomi, sanitasi dan fitosanitasi, hambatan teknis perdagangan, hingga ketentuan hukum dan kelembagaan. Pada tahap awal, fokus perundingan ada di sektor perdagangan barang.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono menjelaskan, perjanjian ini membuka akses pasar Indonesia ke Peru melalui penghapusan dan penurunan tarif bea masuk yang mencakup sekitar 90 persen dari total pos tarif Peru.

Produk prioritas yang berpeluang masuk antara lain kendaraan bermotor, alas kaki, tekstil, kelapa sawit, dan peralatan pendingin.

"Peru memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk perdagangan ke kawasan Amerika Latin sekaligus menjadi negara mitra yang saling melengkapi dengan Indonesia, baik dari sisi komoditas maupun potensi pasar. Melalui IP–CEPA, Indonesia akan memperoleh keunggulan tarif yang kompetitif sekaligus memperluas peluang ekspor produk bernilai tambah ke Peru," kata Djatmiko.

Ia menambahkan, implementasi IP–CEPA diproyeksikan mampu mendorong diversifikasi ekspor Indonesia ke Peru hingga USD 5 miliar.

Sektor berprospek besar meliputi tekstil dan alas kaki, otomotif dan suku cadang, biodiesel dan kelapa sawit, produk perikanan dan olahan makanan, karet, serta mesin khusus.

baca juga

Dalam lima tahun terakhir (2020–2024), perdagangan Indonesia–Peru tumbuh rata-rata 15 persen. Pada paruh pertama 2025, total perdagangan naik 34,3 persen menjadi USD 264,8 juta, terdiri dari ekspor Indonesia senilai USD 206,4 juta dan impor dari Peru sebesar USD 58,4 juta.

Tahun 2024, perdagangan kedua negara mencapai USD 480,7 juta, dengan ekspor unggulan Indonesia ke Peru antara lain kendaraan bermotor (USD 120,8 juta), alas kaki berbahan tekstil (USD 21,8 juta), minyak sawit dan turunannya (USD 21,2 juta), peralatan pendingin (USD 16,5 juta), dan alas kaki berbahan kulit (USD 15,7 juta).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini Berlaku, Mendag Mau Tetap Berjuang Agar RI Raih Tarif Trump 0 Persen

Hari Ini Berlaku, Mendag Mau Tetap Berjuang Agar RI Raih Tarif Trump 0 Persen

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 14:16 WIB

Mendag Pede Ekspor ke AS Tetap Meroket Meski Dapat Tarif Trump 19 Persen

Mendag Pede Ekspor ke AS Tetap Meroket Meski Dapat Tarif Trump 19 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 14:40 WIB

Negara Rugi Rp 26,4 Miliar dari Barang-barang Impor Ilegal Selama 6 Bulan

Negara Rugi Rp 26,4 Miliar dari Barang-barang Impor Ilegal Selama 6 Bulan

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:45 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×