Mendag Pede Ekspor ke AS Tetap Meroket Meski Dapat Tarif Trump 19 Persen

Achmad Fauzi

Rabu, 06 Agustus 2025 | 14:40 WIB
Mendag Pede Ekspor ke AS Tetap Meroket Meski Dapat Tarif Trump 19 Persen
Menteri Perdagangan, Budi Susanto. [Suara.com/Achmad Fauzi.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Susanto, merasa yakin ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) justru meroket, meski mendapatkan tarif Trump 19 persen. Apalagi, sampai saat ini, perdagangan Indonesia dengan AS masih surplus.

Menurutnya, dengan adanya tarif ini menjadi kesempata para pelaku usaha untuk menampilkan produk unggulan yang bisa bersaing dengan negara-negara lain.

"Seharusnya lebih meningkat, ya artinya hitung-hitungannya lebih meningkat. Makanya kita bagaimana memanfaatkan utilisasi itu secara optimal ya. Kita mendorong bersama-sama pelak usaha supaya memanfaatkan kesempatan ini," ujarnya di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Mendag menyebut, nilai ekspor Indonesia juga mengalami kenaikan pada periode Januari-Juni 2025 sebesar 7,7 persen. Raihan ini, bilangnya, membuktikan bahwa produk Indonesia sangat diminati oleh negara lain termasuk AS.

Aktivitas bongkar muat kontainer di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (10/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Aktivitas bongkar muat kontainer di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (10/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Tujuan utama ekspor kita itu pertama ke China, kedua ke Amerika, artinya produk kita bisa bersaing di Amerika," ucapnya.

Terkait dengan Tarif Trump 19 persen, Mendag menilai, semua pihak harus bersyukur bahwa tarif itu sama dengan negara Asia Tenggara lainnya. Sebab, dengan tarif yang sama, maka pelaku usaha bisa membuktikan daya saing produknya.

"Ya kita optimis ya. Kalau pasar Amerika terus tetap bergairah, berarti kita semakin mudah masuk ke sana. Karena kita, kita bersaingnya, start-nya itu tidak mulai dari nol," bebernya.

Mendag juga memandang, Indonesia memiliki keunggulan lebih dibandingn negara lain, karena sebagai negara yang paling disukai dalam perdagangan atau Most Favored Nation (MFN).

"Kita selangkah lebih maju dibanding negara yang lain. Kalau dulu kita bersaing dengan negara lain, kita bersaing masuk ke Amerika itu kan sama ya, pakai MFN. Nah sekarang kan, kalau MFN kan hampir sama tarifnya," imbuhnya.

baca juga

"Nah sekarang kan, resiprokal kan tarifnya  Kita lebih dapat yang rendah sehingga ya harapan kita semakin mudah. Sebenernya itu kesempatan yang besar masuk ke Amerika itu," sambung Mendag.

Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selama enam bulan pertama tahun ini, total nilai perdagangan Indonesia–AS tercatat mencapai USD 17,8 miliar, terdiri dari ekspor Indonesia ke AS sebesar USD 11,3 miliar, sementara impor dari AS ke Indonesia mencapai USD 6,5 miliar.

Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia dengan AS mencatatkan surplus sebesar USD 4,8 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Rugi Rp 26,4 Miliar dari Barang-barang Impor Ilegal Selama 6 Bulan

Negara Rugi Rp 26,4 Miliar dari Barang-barang Impor Ilegal Selama 6 Bulan

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:45 WIB

Kolaborasi BI, Malaysia, dan Thailand Kurangi Penggunaan Dolar AS, Begini Strateginya

Kolaborasi BI, Malaysia, dan Thailand Kurangi Penggunaan Dolar AS, Begini Strateginya

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 08:19 WIB

Nampan Makanan untuk MBG Rata-rata Berasal dari Impor

Nampan Makanan untuk MBG Rata-rata Berasal dari Impor

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 18:32 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×