Beras Murah Masih Minim Disalurkan, Pedagang Pasar Tak Bisa Pakai Aplikasi Jadi Biang Kerok?

Achmad Fauzi Suara.Com
Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:37 WIB
Beras Murah Masih Minim Disalurkan, Pedagang Pasar Tak Bisa Pakai Aplikasi Jadi Biang Kerok?
Kantor Perum Bulog. (Dok: Perum Bulog)

Suara.com - Perum Bulog tidak menampik penyaluran beras murah atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih sedikit. Pasalnya, Bulog baru menggolontorkan beras murah sebesar 16.741 ton, padahal pasokannya mencapai 1,3 juta ton.

Direktur Utama, Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan masalah utama dalam penyaluran yaitu aplikasi Klik SPHP.

Menurutnya, banyak pedagang yang masih gagap teknologi atau gaptek dengan menggunakan handphone jadul, sehingga tidak terjangkau aplikasi Klik SPHP tersebut.

"Memang satu karena semua ini menggunakan aplikasi (Klik SPHP), namanya ini mohon maaf kan perlu sosialisasi, teman-teman pengecer-pengecer di pasar kan sudah sepuh-sepuh, handphonenya masih jadul, sehingga nggak ada handphone adroid dan sebagainya," ujarnya saat ditemui di Kementerian Koodinator Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (13/8/2025).

tok beras SPHP di Kota Tangerang, Banten. [Dok Pemkot Tangerang].
Stok beras SPHP di Kota Tangerang, Banten. [Dok Pemkot Tangerang].

Ahmad Rizal menyebut, Bulog juga telah menjal beras SPHP di gudang-gudangnya untuk mempercepat penyaluran ke masyarakat. Selain itu, Bulog juga menggunakan truk-truknya untuk juga menggelar operasi pangan.

"Namanya kita jualan terbatas ini kan, sampai kita nih jualnya gudang-gudang Bulog yang ada di wilayah itu juga jualan, operasi pasar, bawa truk sampai ke pasar-pasar," imbuhnya.

Untuk diketahui, beras SPHP adalah program pemerintah yang bertujuan menstabilkan harga beras saat tinggi. Adapun, harga SPHP dijual seharga Rp 12.500 per kg atau Rp 62.500 perr 5 kg.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau beras murah masih sedikit. Hal ini yang membuat harga beras di pasaran masih tinggi.

Maka dari itu, Zulhas meminta Perum Bulog untuk segera menggelontorkan beras murah ke pasar ritel maupun tradisional.

Baca Juga: Pemerintah Percepat Penyaluran Beras Murah, Harganya Bisa Turun?

Berdasarkan data panel harga Bapanas, harga beras jenis premium sebesar Rp 15.500 per kg atau masih tinggi dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 14.900 per kg. Sedangkan, harga beras medium juga masih diatas HET sebesar Rp 13.925 per kg, di mana HET sebesar Rp 12.500 per kg.

"Kita meminta agar Bulog mempercepat operasi pasarnya, yang SPHP. Sudah diputuskan kan 1,3 juta ton, memang bertahap , sekarang sudah 2.500 ton. Kalau 2.500 masih sedikit sampai kita menunggu panen gadu," ujarnya di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI