Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Ekonomi Lesu, INDEF Sebut Pemerintah Beri Stimulus yang Aneh-aneh

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:22 WIB
Ekonomi Lesu, INDEF Sebut Pemerintah Beri Stimulus yang Aneh-aneh
Pengunjung berbelanja di salah satu ritel di Jakarta, Selasa (12/9/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Rencana pemerintah meluncurkan berbagai stimulus untuk Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 justru menuai kritik tajam. Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai kebijakan ini 'aneh' dan tidak akan efektif mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

INDEF bahkan pesimistis pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun bisa menembus angka 5%.

Direktur Pengembangan Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal III diperkirakan masih di bawah 5% karena minimnya momentum. Sementara di kuartal IV, pertumbuhan bisa mencapai 5% dengan satu syarat: stimulus harus dikeluarkan jauh-jauh hari, bahkan mulai sekarang.

"Artinya jangan kemudian baru mau Natal, baru kemudian melakukan banyak stimulus. Stimulusnya harus dimulai dari, bahkan kalau perlu dari sekarang untuk nanti begitu triwulan IV itu biasanya lebih tinggi, bagaimana orang bisa memanfaatkan Natal dan libur Tahun Baru itu secara lebih optimal. Jadi mereka tidak hanya pulang, tapi juga belanja," ungkap Eko kepada wartawan di Menara Danareksa, Jakarta, Kamis (14/8/2025).

INDEF meramalkan pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun akan tetap berada di bawah 5%. Hal ini karena pemerintah sering kali menggelontorkan anggaran untuk stimulus yang disebar ke banyak aspek, alih-alih fokus pada sektor-sektor kunci.

Eko Listiyanto berpendapat, idealnya stimulus pemerintah mestinya diberikan untuk tiga aspek utama saja seperti memperbaiki daya beli masyarakat, menciptakan lapangan kerja dan menjaga stabilitas harga.

Namun, menurutnya, sejauh ini stimulus yang diberikan pemerintah masih belum tepat sasaran.

"Kadang-kadang stimulusnya ke aneh-aneh, liburan dikasih stimulus, ya, memang bisa meningkatkan ekonomi, tapi tidak berkelanjutan. Tapi kalau yang bisa menciptakan lapangan kerja langsung, misalkan industri yang dikasih stimulus, akan berdampak berbeda. Ekonomi akan beda. Terus kemudian stabilitas harga," kritik Eko.

Asal tahu saja pemerintah tengah menyiapkan stimulus ekonomi menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Dia berharap kebijakan tersebut bisa diumumkan lebih awal agar masyarakat memiliki waktu cukup untuk merencanakan perjalanan akhir tahun.

baca juga

"Kami semuanya sedang menggodok untuk stimulus di sekitar liburan Nataru. Ini akan dilakukan juga nanti semoga bisa diumumkan lebih cepat sehingga masyarakat bisa melakukan planning," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers, Selasa (5/8/2025).

Sri Mulyani menjelaskan pemerintah sebelumnya telah menyalurkan stimulus pada masa libur sekolah dan hari besar keagamaan. Dukungan itu diberikan melalui berbagai insentif, seperti diskon tarif transportasi dan penurunan PPN.

langkah tersebut terbukti mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat, yang tercermin dari pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebesar 4,97 persen dan inflasi yang tetap terkendali di 2,18 persen pada kuartal II-2025.

"Pada masa libur sekolah dan hari besar keagamaan telah mampu untuk menstimulus perekonomian melalui insentif maupun signaling dari pemerintah dan support dari APBN," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Namamu Adit, Ayu, atau Rizky? Siap-Siap Dapat Diskon Spesial HUT RI di Restoran-Restoran Ini

Namamu Adit, Ayu, atau Rizky? Siap-Siap Dapat Diskon Spesial HUT RI di Restoran-Restoran Ini

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 14:55 WIB

Jangan Kelewatan Diskon Kemerdekaan Sport Station 2025: Sepatu Lari Impian Mulai 100 Ribuan

Jangan Kelewatan Diskon Kemerdekaan Sport Station 2025: Sepatu Lari Impian Mulai 100 Ribuan

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:37 WIB

Promo Point Coffee Spesial Agustus 2025: Ada Diskon Dobel dan Kopi 1 Liter!

Promo Point Coffee Spesial Agustus 2025: Ada Diskon Dobel dan Kopi 1 Liter!

Your Say | Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:56 WIB

Terkini

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:37 WIB

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:30 WIB

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:19 WIB

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

×