Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Padahal Negara Teknologi Tinggi, Tapi Diplomat Jepang Beri Jempol Buat QRIS RI: Kami Kalah Jauh!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 18 Agustus 2025 | 11:31 WIB
Padahal Negara Teknologi Tinggi, Tapi Diplomat Jepang Beri Jempol Buat QRIS RI: Kami Kalah Jauh!
Peluncuran QRIS TAP di Indonesia Tengah. [Ist]

Suara.com - Sebuah pengakuan mengejutkan sekaligus membanggakan datang dari diplomat senior Jepang, Eriko Nakano. Ia secara terang-terangan mengakui bahwa sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) jauh lebih maju dibandingkan dengan sistem di negaranya sendiri.

Pengakuan ini disampaikan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), Denpasar, Bali, Minggu (17/8/2025).

“Indonesia lebih maju, QR-nya semua rakyat bisa menggunakan QRIS. Kalau di Jepang belum semua,” kata Eriko Nakano, yang menjabat sebagai Wakil Konsul Jenderal Jepang dikutip Antara, Senin (18/8/2025).

Pengakuan ini bukan isapan jempol. Menurutnya, QRIS sudah merambah hingga lintas negara, termasuk menjangkau negeri Matahari Terbit. Ia mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang telah memajukan sistem pembayaran digital sedemikian rupa, sehingga kini menjadi solusi praktis untuk transaksi masyarakat lintas negara.

Eriko Nakano menyoroti perbedaan signifikan antara QRIS di Indonesia dan sistem serupa di Jepang. Di Indonesia, QRIS mudah dijumpai di mana-mana, mulai dari usaha besar hingga gerai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebaliknya, di Jepang, transaksi berbasis kode QR masih terbatas di pasar swalayan hingga toko-toko modern. Ini menunjukkan penetrasi QRIS di Indonesia yang jauh lebih luas dan merata.

Keunggulan lain dari transaksi QRIS lintas negara, kata Nakano, adalah kemudahannya dalam hal nilai mata uang. Pengguna tidak dikenai biaya tambahan, yang membuat transaksi menjadi lebih efisien.

Saat ini, QRIS baru bisa digunakan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang berwisata di Jepang (outbound). Eriko Nakano berharap, kemudahan ini akan mendorong semakin banyak turis Indonesia yang berkunjung ke Jepang. Berdasarkan catatan Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar, rata-rata ada sekitar 500 ribu WNI yang berwisata ke Jepang setiap tahunnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menambahkan bahwa transaksi QRIS untuk wisatawan Jepang yang datang ke Indonesia (inbound) sedang dalam tahap penjajakan. "Kami sedang jajaki dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa juga untuk yang inbound-nya," ucap Erwin penuh optimisme.

Saat ini, QRIS lintas negara telah berhasil diimplementasikan di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Setelah sukses di Jepang, QRIS juga sedang dalam tahap inisiasi untuk masuk ke Tiongkok. Ini menunjukkan bahwa QRIS tidak hanya menjadi kebanggaan domestik, tetapi juga alat diplomasi ekonomi yang efektif di kancah global.

Asal tahu saja, sebelum QRIS hadir bak "malaikat penolong", lanskap pembayaran digital di Indonesia diwarnai oleh fragmentasi yang cukup signifikan.

Berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) memiliki kode QR mereka masing-masing, menciptakan ketidakpraktisan dan inefisiensi bagi konsumen maupun pedagang.

Bayangkan saja, seorang pedagang harus memiliki berbagai macam stiker kode QR dari berbagai aplikasi pembayaran, sementara konsumen pun dipaksa memiliki banyak aplikasi hanya untuk bertransaksi di tempat yang berbeda.

Melihat kerumitan ini, Bank Indonesia (BI) bersama dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) mengambil inisiatif untuk menyatukan berbagai format QR tersebut menjadi satu standar nasional.

Langkah visioner ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pembayaran digital yang lebih efisien, mudah, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Setelah melalui serangkaian uji coba yang intensif, QRIS akhirnya resmi diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2019, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

QRIS Sudah Bisa Dipakai di Jepang, Liburan Makin Praktis!

QRIS Sudah Bisa Dipakai di Jepang, Liburan Makin Praktis!

Bisnis | Senin, 18 Agustus 2025 | 09:55 WIB

Libur Panjang, Aliran Modal Asing Masuk Cukup Deras Tembus Rp15,31 Triliun

Libur Panjang, Aliran Modal Asing Masuk Cukup Deras Tembus Rp15,31 Triliun

Bisnis | Senin, 18 Agustus 2025 | 09:36 WIB

Perjalanan UMKM Susu Mbok Darmi dan Ayam Bang Dava Mengangkat Cita Rasa Indonesia Lewat ShopeeFood

Perjalanan UMKM Susu Mbok Darmi dan Ayam Bang Dava Mengangkat Cita Rasa Indonesia Lewat ShopeeFood

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Apa Itu Danantara Sumber Daya Indonesia? 'Senjata' Baru Prabowo Sikat Mafia

Apa Itu Danantara Sumber Daya Indonesia? 'Senjata' Baru Prabowo Sikat Mafia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:15 WIB

Hitung-hitungan Kasar Skema Baru Gojek: Angin Segar Buat Uang Belanja Istri Driver Ojol di Rumah

Hitung-hitungan Kasar Skema Baru Gojek: Angin Segar Buat Uang Belanja Istri Driver Ojol di Rumah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:08 WIB

BI Rate Melonjak 5,25 Persen! Ekonomi RI Dipaksa Tarik Rem Darurat

BI Rate Melonjak 5,25 Persen! Ekonomi RI Dipaksa Tarik Rem Darurat

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:58 WIB

BI Mulai Kehabisan Cadev? Prabowo Wajibkan Eksportir Parkir Dolar di RI Mulai 1 Juni 2026

BI Mulai Kehabisan Cadev? Prabowo Wajibkan Eksportir Parkir Dolar di RI Mulai 1 Juni 2026

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:42 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 50 Bps Jadi 5,25 Persen

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 50 Bps Jadi 5,25 Persen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:37 WIB

Bos Bursa Masih Optimistis Meski IHSG Anjlok Usai Pidato Prabowo

Bos Bursa Masih Optimistis Meski IHSG Anjlok Usai Pidato Prabowo

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:19 WIB

Prabowo Sebut Sawit-Batu Bara Bikin Cuan RI

Prabowo Sebut Sawit-Batu Bara Bikin Cuan RI

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:16 WIB

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:03 WIB

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:31 WIB

Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini

Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:20 WIB