Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ubah Biaya Sewa Jadi Aset, Begini Cara Investasi Properti Jangka Panjang yang Bikin Cuan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 10:33 WIB
Ubah Biaya Sewa Jadi Aset, Begini Cara Investasi Properti Jangka Panjang yang Bikin Cuan
Ilustrasi. Memiliki hunian tak lagi hanya sebatas tempat tinggal, melainkan juga bagian dari strategi investasi jangka panjang yang menguntungkan. Foto ist.

Suara.com - Memiliki hunian tak lagi hanya sebatas tempat tinggal, melainkan juga bagian dari strategi investasi jangka panjang yang menguntungkan. 

Mengubah biaya sewa menjadi kepemilikan aset menjadi salah satu langkah cerdas untuk membangun kekayaan. Hal ini ditegaskan oleh Miranda DWK, Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group.

Menurut Miranda, rata-rata biaya sewa rumah dua kamar di Jakarta Barat mencapai Rp3 juta per bulan. Jumlah ini setara dengan cicilan bulanan untuk unit dua kamar di Green Royal, properti milik Agung Sedayu Group.

"Selama menyewa, uang yang keluar tidak akan kembali. Tapi kalau membeli, unit menjadi milik Anda sepenuhnya dan bisa diwariskan ke anak cucu," jelas Miranda, dikutip Sabtu (23/8/2025).

Miranda memaparkan tiga faktor utama yang membuat properti menjadi investasi menarik.

Pertama, kepemilikan aset, properti yang dilengkapi fasilitas premium dapat meningkatkan nilai jualnya di masa depan. Sebagai contoh, Green Royal menawarkan gym, clubhouse, dan kolam renang tanpa biaya tambahan.

"Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga secara signifikan menaikkan nilai properti di masa depan," imbuhnya.

Kedua, potensi keuntungan investasi juga sangat bergantung pada lokasi. Pilih lokasi kawasan komersial yang sedang berkembang pesat, hal ini dianggap sebagai prospektif. "Lokasi ini bukan hanya nyaman untuk ditinggali, tetapi juga prospektif untuk investasi," ujar Miranda.

Ketiga, untuk memudahkan para investor muda, cari pengembang yang menawarkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berjenjang. Program ini sangat relevan dengan tren saat ini di mana kaum muda ingin mulai berinvestasi sejak dini. Ditambah lagi, hingga akhir Desember 2025, pemerintah masih memberikan subsidi PPN 100%.

"Dengan adanya subsidi ini, biaya awal untuk membeli unit menjadi jauh lebih ringan. Kesempatan seperti ini jarang datang dua kali," pungkas Miranda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Agustus 2025 Naik Lagi, Ini Rincian dan Faktor Pemicunya

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Agustus 2025 Naik Lagi, Ini Rincian dan Faktor Pemicunya

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 11:31 WIB

Ulasan Buku Passive Income Strategy, Tips Investasi Biar Tetap Cuan

Ulasan Buku Passive Income Strategy, Tips Investasi Biar Tetap Cuan

Your Say | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Mengenal ORI, SBR, dan Sukuk, Investasi yang Diklaim Paling Aman

Mengenal ORI, SBR, dan Sukuk, Investasi yang Diklaim Paling Aman

Bisnis | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 09:09 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB