Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Awas! Penyakit Kritis Bisa 'Gerus' Keuangan Keluarga

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 27 Agustus 2025 | 10:22 WIB
Awas! Penyakit Kritis Bisa 'Gerus' Keuangan Keluarga
Ilustrasi biaya mahal rumah sakit [shutterstock]

Suara.com - Ancaman penyakit kritis tak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga bisa menjadi "perusak" stabilitas keuangan rumah tangga.

Biaya pengobatan yang melambung tinggi seringkali menggerus habis tabungan dan aset yang telah dibangun bertahun-tahun. Kondisi ini membuat PT Asuransi Takaful Keluarga memperkenalkan produk terbarunya, Takaful Perlindungan Kritis, sebagai solusi untuk menghadapi situasi darurat kesehatan.

Inisiatif tersebut dihadirkan guna membantu memberikan perlindungan finansial saat menghadapi risiko penyakit kritis. Risiko ini dipandang mampu mengganggu stabilitas keuangan rumah tangga, sehingga kehadiran produk perlindungan menjadi relevan untuk mendukung masyarakat menghadapi situasi darurat kesehatan.

“Perjalanan 31 tahun Takaful Keluarga merupakan bukti nyata bahwa prinsip syariah dapat menjadi solusi perlindungan yang berkelanjutan,” ujar Direktur Operasional PT Asuransi Takaful Keluarga, Penny Hikmahwati, dalam keterangannya dikutip Rabu (27/8/2025).

Dia bilang, manfaat yang diberikan produk baru itu berupa santunan tunai bagi peserta yang terdiagnosis penyakit kritis yang dijamin. Santunan tersebut dapat digunakan untuk membiayai pengobatan maupun kebutuhan sehari-hari, sehingga peserta bisa fokus pada proses pemulihan tanpa terbebani masalah keuangan.

Peluncuran Takaful Perlindungan Kritis diposisikan sebagai upaya menghadirkan ketenangan bagi masyarakat, mengingat penyakit kritis tidak hanya memengaruhi kesehatan, tetapi juga kondisi finansial keluarga.

Sejak berdiri pada 1994 sebagai perusahaan asuransi jiwa syariah pertama di Indonesia, PT Asuransi Takaful Keluarga menegaskan konsistensinya dalam mengusung semangat saling tolong-menolong. Produk baru ini disebut sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan yang amanah, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Takaful Keluarga terus berkomitmen menghadirkan inovasi perlindungan berbasis prinsip syariah. Hal ini sejalan dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan finansial di Indonesia di tengah tantangan kesehatan yang kian besar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap Biaya Asuransi Mobil Listrik Ternyata Lebih Mahal dari Mobil Bensin

Terungkap Biaya Asuransi Mobil Listrik Ternyata Lebih Mahal dari Mobil Bensin

Otomotif | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:15 WIB

LPS Targetkan Penjaminan Polis Berjalan Penuh pada 2028

LPS Targetkan Penjaminan Polis Berjalan Penuh pada 2028

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:07 WIB

Awas! 6 Industri Asuaransi Ini Punya Modal Minus dan Terawasi OJK!

Awas! 6 Industri Asuaransi Ini Punya Modal Minus dan Terawasi OJK!

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 15:08 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB