Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Danantara Gaet Perusahaan China Garap Proyek Smelter Nikel Milik INCO Senilai Rp23 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:09 WIB
Danantara Gaet Perusahaan China Garap Proyek Smelter Nikel Milik INCO Senilai Rp23 Triliun
Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, melalui divisi investasinya, Danantara Investment Management, secara resmi menggandeng raksasa metalurgi asal China, GEM Co Ltd. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, melalui divisi investasinya, Danantara Investment Management, secara resmi menggandeng raksasa metalurgi asal China, GEM Co Ltd. Kemitraan ini bertujuan untuk menyuntikkan investasi pada proyek smelter nikel berteknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) yang tengah digarap oleh PT Vale Indonesia Tbk. (INCO).

Tak tanggung-tanggung, taksiran nilai investasi proyek ini mencapai US$1,42 miliar, setara dengan Rp23,21 triliun. Kerja sama monumental ini diresmikan dengan penandatanganan Pokok Perjanjian (HoA) pada Rabu (27/8/2025).

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa kemitraan dengan GEM ini adalah tonggak sejarah baru dalam misi Danantara untuk mengkatalisasi investasi strategis yang mempercepat transformasi sosial-ekonomi Indonesia.

"Dengan bekerja sama dengan pelopor global dalam metalurgi hijau, kami memajukan agenda hilirisasi negara ini sambil memastikan keberlanjutan dan inovasi tetap menjadi yang terdepan," ungkap Rosan dalam keterangannya.

Ia menegaskan, kolaborasi dengan korporasi global seperti GEM ini tidak hanya tentang modal, tetapi juga tentang transfer teknologi dan inovasi. Proyek ini akan mengintegrasikan penelitian dan pengembangan, energi hijau, serta daur ulang siklus tertutup. Menurut Rosan, inilah jenis proyek berdampak tinggi yang akan menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia.

Komitmen GEM pada Indonesia tak main-main. Perusahaan yang didirikan di Shenzhen ini telah menginvestasikan US$30 juta (sekitar Rp480 miliar) untuk mendirikan laboratorium penelitian metalurgi mutakhir bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Selain fokus pada pemrosesan nikel, proyek ini juga akan merambah ke material katoda, sel baterai, pelat nikel berkualitas tinggi, dan manufaktur alat berat. Dalam lima tahun ke depan, inisiatif di Kawasan Industri Hijau Indonesia (IGIP) ini ditargetkan mampu menciptakan hingga 80.000 lapangan kerja baru, memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat.

GEM, yang merupakan pemain global dalam pertambangan dan daur ulang perkotaan, mengklaim memproses lebih dari 10% baterai kendaraan listrik (EV) dan limbah elektronik di China setiap tahunnya. Dengan rekam jejak yang kuat, kerja sama ini diharapkan mampu membawa Indonesia selangkah lebih maju dalam agenda hilirisasi, sekaligus menempatkan Tanah Air sebagai pemain kunci dalam rantai pasok baterai global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Premanisme di Sektor Investasi "Disikat" Habis? Wamen Todotua Pasaribu Klaim Kondisi Kondusif!

Premanisme di Sektor Investasi "Disikat" Habis? Wamen Todotua Pasaribu Klaim Kondisi Kondusif!

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:54 WIB

Gaya Hidup Baru: Patungan Investasi untuk Program Makan Bergizi Gratis

Gaya Hidup Baru: Patungan Investasi untuk Program Makan Bergizi Gratis

Health | Rabu, 27 Agustus 2025 | 11:07 WIB

Danantara Tawarkan Patriot Bonds, Jadi Sumber Pembiayaan Negara untuk Jangka Panjang

Danantara Tawarkan Patriot Bonds, Jadi Sumber Pembiayaan Negara untuk Jangka Panjang

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:48 WIB

Terkini

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:49 WIB

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:24 WIB

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:15 WIB

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB