- BRI komitmen dukung pendidikan layak di Indonesia
- BRI Peduli salurkan beasiswa dan renovasi untuk sekolah
- Bantu masyarakat dapatkan pendidikan lebih baik
Suara.com - Dalam upaya nyata untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, BRI Peduli melalui inisiatif “Ini Sekolahku” terus berfokus pada penyaluran bantuan beasiswa dan renovasi infrastruktur pendidikan.
Terkini, BRI Peduli Ini sekolahku membantu siswa di 10 Sekolah Dasar (SD) di berbagai wilayah Indonesia.
Inisiatif ini menunjukkan komitmen BRI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Agustya Hendy Bernadi, Corporate Secretary BRI, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud nyata dari peran BRI dalam mendorong kemajuan pendidikan, yang menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sosial bangsa.
“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dan BRI akan terus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan SDM unggul serta generasi penerus bangsa yang berdaya saing,” ujar Hendy.
Program “Ini Sekolahku” dirancang untuk memberikan dukungan menyeluruh, yang tidak hanya mencakup beasiswa, tetapi juga pembangunan dan renovasi infrastruktur sekolah.
Sejak diluncurkan pada tahun 2021, program ini telah menjangkau 47 sekolah, terutama di daerah pelosok dan terluar.
Salah satu sekolah penerima manfaat adalah SDN 7 Kota Kulon di Garut, Jawa Barat. Kondisi bangunan sekolah yang awalnya memprihatinkan, kini berdiri lebih kokoh dan aman setelah mendapatkan bantuan renovasi.
Selain itu, para siswanya juga menerima beasiswa, yang menurut Kepala Sekolah, Sri Asdianwati, akan memotivasi para siswa dan meningkatkan mutu pendidikan.
Baca Juga: Imbas Hura Hara, Laga Persita vs Semen Padang Dipindah dan Tanpa Penonton
Hal yang sama datang dari SDN 010 Bengkong di Batam, Kepulauan Riau. Sekolah ini juga menerima bantuan renovasi dan beasiswa.
Kepala Sekolah Ahmad Sudianto menuturkan, bantuan beasiswa ini sangat bermanfaat dalam meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung orang tua, sehingga lebih banyak siswa yang bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Hendy menegaskan bahwa kombinasi dukungan ini, baik berupa perbaikan infrastruktur maupun ketersediaan beasiswa, saling melengkapi untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas tinggi.
Ia berharap, bantuan ini dapat menjadi “pemantik semangat” bagi para pelajar untuk terus belajar dan berprestasi, sehingga melahirkan generasi penerus yang kompetitif.