Garuk-garuk Kepala! Purbaya Sudah Buat APBN 2026 Defisit 0,53 Persen

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:59 WIB
Garuk-garuk Kepala! Purbaya Sudah Buat APBN 2026 Defisit 0,53 Persen
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (23/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Defisit APBN Feb 2026 Rp135,7 T (0,53% PDB), melonjak tajam dibanding periode tahun lalu.
  • Belanja negara meledak 41,9% (Rp493,8 T), jauh melampaui pertumbuhan penerimaan pajak.
  • Keseimbangan primer defisit Rp35,9 T, sinyal pemerintah mulai tarik utang untuk bayar bunga.

Suara.com - Belum genap satu kuartal berjalan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sudah menunjukkan tekanan yang cukup signifikan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, defisit anggaran hingga akhir Februari 2026 telah menyentuh angka Rp135,7 triliun.

Angka ini setara dengan 0,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, lonjakan defisit ini terbilang drastis. Sebagai catatan, pada Februari 2025, defisit hanya berada di level Rp30,7 triliun atau 0,13 persen dari PDB.

Melonjaknya defisit ini dipicu oleh akselerasi belanja negara yang sangat agresif di awal tahun. Total belanja pemerintah tercatat mencapai Rp493,8 triliun, alias tumbuh meroket 41,9 persen secara year-on-year (yoy).

"Penerimaan pajak Januari dan Februari memang tumbuh 30 persen," ujar Purbaya dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (6/3/2026).

Namun, pertumbuhan setoran pajak sebesar Rp245,1 triliun tersebut rupanya belum mampu mengimbangi derasnya arus belanja yang dikeluarkan pemerintah.

Kondisi ini membuat indikator keseimbangan primer ikut memerah. Tercatat, keseimbangan primer per Februari 2026 mengalami defisit sebesar Rp35,9 triliun.

Secara sederhana, defisit keseimbangan primer menunjukkan bahwa total pendapatan negara bahkan tidak cukup untuk membiayai belanja di luar pembayaran bunga utang. Alhasil, pemerintah harus menarik utang baru untuk membayar bunga utang lama sebuah kondisi yang akrab dengan istilah "gali lubang tutup lubang".

Hingga 28 Februari 2026, realisasi pembiayaan telah mencapai Rp164,2 triliun, atau tumbuh 33,2 persen dibandingkan tahun lalu. Meski defisit melebar, pemerintah optimistis angka ini masih terkendali di bawah target batas atas defisit APBN 2026 yang dipatok sebesar 2,68 persen terhadap PDB.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah THR Kena Pajak? Begini Aturan Resmi dan Mekanisme Perhitungannya

Apakah THR Kena Pajak? Begini Aturan Resmi dan Mekanisme Perhitungannya

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:05 WIB

Purbaya Buka Opsi Potong Anggaran MBG demi Cegah Kenaikan Harga BBM

Purbaya Buka Opsi Potong Anggaran MBG demi Cegah Kenaikan Harga BBM

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 23:38 WIB

Jika Ini Terjadi, Purbaya Akui Harga BBM Subsidi Bisa Naik

Jika Ini Terjadi, Purbaya Akui Harga BBM Subsidi Bisa Naik

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 23:26 WIB

Terkini

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Health | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:21 WIB

5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten

5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

×