Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Garuk-garuk Kepala! Purbaya Sudah Buat APBN 2026 Defisit 0,53 Persen

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:59 WIB
Garuk-garuk Kepala! Purbaya Sudah Buat APBN 2026 Defisit 0,53 Persen
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (23/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Defisit APBN Feb 2026 Rp135,7 T (0,53% PDB), melonjak tajam dibanding periode tahun lalu.
  • Belanja negara meledak 41,9% (Rp493,8 T), jauh melampaui pertumbuhan penerimaan pajak.
  • Keseimbangan primer defisit Rp35,9 T, sinyal pemerintah mulai tarik utang untuk bayar bunga.

Suara.com - Belum genap satu kuartal berjalan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sudah menunjukkan tekanan yang cukup signifikan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, defisit anggaran hingga akhir Februari 2026 telah menyentuh angka Rp135,7 triliun.

Angka ini setara dengan 0,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, lonjakan defisit ini terbilang drastis. Sebagai catatan, pada Februari 2025, defisit hanya berada di level Rp30,7 triliun atau 0,13 persen dari PDB.

Melonjaknya defisit ini dipicu oleh akselerasi belanja negara yang sangat agresif di awal tahun. Total belanja pemerintah tercatat mencapai Rp493,8 triliun, alias tumbuh meroket 41,9 persen secara year-on-year (yoy).

"Penerimaan pajak Januari dan Februari memang tumbuh 30 persen," ujar Purbaya dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (6/3/2026).

Namun, pertumbuhan setoran pajak sebesar Rp245,1 triliun tersebut rupanya belum mampu mengimbangi derasnya arus belanja yang dikeluarkan pemerintah.

Kondisi ini membuat indikator keseimbangan primer ikut memerah. Tercatat, keseimbangan primer per Februari 2026 mengalami defisit sebesar Rp35,9 triliun.

Secara sederhana, defisit keseimbangan primer menunjukkan bahwa total pendapatan negara bahkan tidak cukup untuk membiayai belanja di luar pembayaran bunga utang. Alhasil, pemerintah harus menarik utang baru untuk membayar bunga utang lama sebuah kondisi yang akrab dengan istilah "gali lubang tutup lubang".

Hingga 28 Februari 2026, realisasi pembiayaan telah mencapai Rp164,2 triliun, atau tumbuh 33,2 persen dibandingkan tahun lalu. Meski defisit melebar, pemerintah optimistis angka ini masih terkendali di bawah target batas atas defisit APBN 2026 yang dipatok sebesar 2,68 persen terhadap PDB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah THR Kena Pajak? Begini Aturan Resmi dan Mekanisme Perhitungannya

Apakah THR Kena Pajak? Begini Aturan Resmi dan Mekanisme Perhitungannya

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:05 WIB

Purbaya Buka Opsi Potong Anggaran MBG demi Cegah Kenaikan Harga BBM

Purbaya Buka Opsi Potong Anggaran MBG demi Cegah Kenaikan Harga BBM

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 23:38 WIB

Jika Ini Terjadi, Purbaya Akui Harga BBM Subsidi Bisa Naik

Jika Ini Terjadi, Purbaya Akui Harga BBM Subsidi Bisa Naik

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 23:26 WIB

Terkini

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:09 WIB