90 Juta Orang Lalu Lalang, Airlangga Ungkap Bandara Dubai-Doha Sangat Berpengaruh

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:10 WIB
90 Juta Orang Lalu Lalang, Airlangga Ungkap Bandara Dubai-Doha Sangat Berpengaruh
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, blak-blakan menyebut bahwa kondisi global saat ini semakin tidak menentu. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Konflik Timur Tengah ancam lumpuhkan transit 90 juta penumpang di hub Dubai dan Doha.
  • Gangguan penerbangan dan logistik laut global memicu ketidakpastian ekonomi internasional.
  • Presiden Prabowo instruksikan penguatan pasar domestik 287 juta jiwa hadapi krisis global.

Suara.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel kini berada dalam radar serius pemerintah Indonesia. Bukan sekadar urusan politik, konflik ini mengancam akan melumpuhkan urat nadi mobilitas internasional, mulai dari penerbangan hingga jalur logistik laut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, blak-blakan menyebut bahwa kondisi global saat ini semakin tidak menentu. Pemerintah kini dalam posisi siaga mengantisipasi dampak domino dari krisis tersebut terhadap arus pergerakan manusia dan barang di level global.

"Walaupun kita melihat ketidakpastian begitu tinggi. Kita belum tahu berapa lama perang terjadi, dan berapa lama transportasi terganggu terutama dari Timur Tengah," ujar Airlangga dalam peluncuran program BINA Lebaran 2026 di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Timur Tengah bukan sekadar kawasan konflik ia adalah jantung transit dunia. Airlangga menyoroti bagaimana maskapai besar dan bandara internasional di wilayah tersebut, seperti Dubai dan Doha, kini terhimpit situasi sulit.

Laporan menyebutkan ribuan penerbangan dibatalkan dan wilayah udara ditutup, memaksa maskapai memutar otak mencari rute alternatif yang lebih jauh dan mahal.

"Bayangkan di Timur Tengah, Dubai, Qatar, Doha tidak terbang. Padahal satu tahun mereka 90 juta orang yang transit. Jadi sangat berpengaruh," tegas Airlangga.

Tak hanya di udara, ancaman juga nyata di permukaan laut. Jalur pelayaran internasional yang melewati kawasan sensitif tersebut kini dihantui risiko tinggi, yang berdampak langsung pada kelancaran distribusi logistik global.

"Kapal juga sebagian juga tidak berjalan," tambahnya singkat, menggambarkan betapa seriusnya hambatan pada rantai pasok saat ini.

Menghadapi badai global ini, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi tegas: perkuat benteng ekonomi dalam negeri. Airlangga menekankan bahwa Indonesia harus memanfaatkan kekuatan internal untuk menjaga stabilitas.

baca juga

Dengan populasi mencapai 287 juta jiwa, Indonesia adalah pasar terbesar di ASEAN. Inilah yang akan menjadi "bumper" atau bantalan ekonomi saat dunia internasional sedang berguncang.

"Arahan dari Bapak Presiden, Pak Prabowo, supaya memang domestic market kita diperkuat dan dipertebal. Karena semua negara mencari pasar besar, dan Indonesia adalah yang terbesar di kawasan ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi

Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi

Bola | Sabtu, 07 Maret 2026 | 03:27 WIB

Jika Ini Terjadi, Purbaya Akui Harga BBM Subsidi Bisa Naik

Jika Ini Terjadi, Purbaya Akui Harga BBM Subsidi Bisa Naik

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 23:26 WIB

Kecam Serangan ke Iran dan BoP, Massa Gelar Aksi di Depan DPR RI

Kecam Serangan ke Iran dan BoP, Massa Gelar Aksi di Depan DPR RI

Foto | Jum'at, 06 Maret 2026 | 21:35 WIB

Terkini

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

×