Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Saham BBCA Diborong saat Melemah Hari Ini

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 01 September 2025 | 12:56 WIB
Saham BBCA Diborong saat Melemah Hari Ini
BBCA
Baca 10 detik
  • Saham BBCA melemah cukup signifikan hari ini
  • Net buy BBCA catat transaksi Rp 1,76 triliun
  • Kinerja BBCA cukup baik

Suara.com - Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali mengalami pelemahan di awal perdagangan IHSG BEI, tercatat di angka Rp7.900 atau turun 2,17% pada pukul 09.46 WIB, Senin (1/9/2025).

Meskipun demikian, saham ini menjadi salah satu emiten yang paling banyak ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp1,76 triliun.

Pada penutupan sesi 1, harga saham BBCA sedikit menguat ke Rp8.000. Menariknya, di saat harga sahamnya merosot, BBCA mencatat pembelian bersih (net buy) tertinggi sebesar Rp222,8 miliar, mengindikasikan bahwa para investor justru memanfaatkan penurunan harga untuk mengakumulasi saham.

Untuk diketahui, kinerja fundamental BCA yang sangat solid. Berdasarkan laporan kinerja terbaru, laba bersih (bank only) BCA mencapai Rp34,7 triliun selama periode Januari-Juli 2025, mencatatkan pertumbuhan 10,5% secara tahunan (year-on-year).

Angka ini tidak hanya menunjukkan kekuatan strategi perusahaan, tetapi juga melampaui perkiraan para analis.

Analis Akhmad Nurcahyadi dari KB Valbury Sekuritas menyoroti pencapaian ini, yang disebutnya berada di atas ekspektasi konsensus.

Kinerja laba yang cemerlang ini mendorong tingkat pengembalian ekuitas (Return on Equity atau ROE) hingga 23,3%.

Pertumbuhan laba ini didukung oleh mesin bisnis inti BCA, di mana penyaluran kreditnya tumbuh kuat sebesar 11% secara tahunan, melampaui target manajemen dan tren industri perbankan secara umum.

Kinerja fundamental yang kokoh ini menjadi dasar bagi para analis untuk mempertahankan rekomendasi "buy" pada saham BBCA. KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi ini dengan target harga Rp11.080, mencerminkan estimasi P/B 2025 sebesar 4,8 kali.

Analis James Stanley Widjaja dari Buana Capital juga merekomendasikan "buy" dengan target harga Rp11.150, melihat potensi kenaikan 33%. Ia menekankan bahwa fundamental bank tetap kokoh meskipun terdapat tekanan pada kualitas aset.

Senada, Erni Marsella Siahaan dari Ciptadana Sekuritas menyebutkan bahwa kinerja BBCA pada semester I-2025 cukup solid, dengan margin bunga bersih (NIM) yang terjaga dan biaya operasional yang terkendali.

Ia juga mempertahankan rekomendasi "buy" dengan target harga Rp11.600 per saham, menilai BBCA sebagai salah satu saham pilihan utama berkat profil laba yang defensif, kualitas aset yang terjaga, dan franchise pendanaan yang terdepan di industri.

Desclaimer: Redaksi Suara.com hanya menyampaikan informasi. Keputusan investasi ada di tangan pembaca. Segala risiko dan keuntungan sepenuhnya ada di tangan pembaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Demo Masih Terasa, IHSG Masih Anjlok di Sesi I ke Level 7.700

Efek Demo Masih Terasa, IHSG Masih Anjlok di Sesi I ke Level 7.700

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 12:45 WIB

IHSG Memerah di Awal Sepi, Pemerintah Mohon-mohon Investor Paham Kondisi yang Terjadi

IHSG Memerah di Awal Sepi, Pemerintah Mohon-mohon Investor Paham Kondisi yang Terjadi

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 11:25 WIB

IHSG Anjlok, OJK Minta Investor Jangan Percaya Rumor

IHSG Anjlok, OJK Minta Investor Jangan Percaya Rumor

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 11:23 WIB

IHSG Ambruk Hingga ke Level 7.500 di Awal Sesi Perdagangan Senin, 657 Saham Kebakaran

IHSG Ambruk Hingga ke Level 7.500 di Awal Sesi Perdagangan Senin, 657 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 09:14 WIB

Ojol Dilindas, Rupiah Terjun Bebas! Demo Anarkis Bikin Pasar Keuangan RI Runtuh?

Ojol Dilindas, Rupiah Terjun Bebas! Demo Anarkis Bikin Pasar Keuangan RI Runtuh?

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:40 WIB

Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan

Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 17:26 WIB

Terkini

Update Harga Pangan 24 April 2026: Cabai Rawit dan Bawang Putih Anjlok

Update Harga Pangan 24 April 2026: Cabai Rawit dan Bawang Putih Anjlok

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:33 WIB

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Rungkad di Jumat Pagi ke level 7.378

IHSG Masih Rungkad di Jumat Pagi ke level 7.378

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Emas Antam Stagnan, Harganya Masih Rp 2.805.000/Gram

Emas Antam Stagnan, Harganya Masih Rp 2.805.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:04 WIB

Tak Ada Prioritas, Danantara Pastikan Semua Merger BUMN Rampung Tahun Ini

Tak Ada Prioritas, Danantara Pastikan Semua Merger BUMN Rampung Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:47 WIB

Kisah Inspiratif! Istri Nelayan Raup Penghasilan Berkat Program Harita Group

Kisah Inspiratif! Istri Nelayan Raup Penghasilan Berkat Program Harita Group

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:45 WIB

Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar

Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:41 WIB

Perkuat Ekosistem Ekonomi Terintegrasi, Bank Jakarta Pacu Transaksi Digital

Perkuat Ekosistem Ekonomi Terintegrasi, Bank Jakarta Pacu Transaksi Digital

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:37 WIB

GrabModal Kucurkan Rp6 Triliun untuk 445 Ribu UMKM dan Driver

GrabModal Kucurkan Rp6 Triliun untuk 445 Ribu UMKM dan Driver

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:30 WIB

Investasi SDM, Peruri Perkuat Fasilitas Pendidikan

Investasi SDM, Peruri Perkuat Fasilitas Pendidikan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:04 WIB