Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Cak Imin Sebut Program JKN Senjata Pemerintah Perangi Ketimpangan Sosial!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 07:37 WIB
Cak Imin Sebut Program JKN Senjata Pemerintah Perangi Ketimpangan Sosial!
Ilustrasi JKN. Foto ist
  • Menko PMK Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa JKN adalah upaya nyata pemerintah dalam memutus mata rantai ketimpangan kesehatan dan ekonomi.
  • Menuurtnya JKN bukan hanya program kesehatan, tetapi bagian dari perjuangan untuk menghadirkan keadilan sosial.
  • Badan usaha yang berkomitmen dalam program ini turut memperkuat fondasi kesejahteraan bangsa.

Suara.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini ditempatkan sebagai ujung tombak perjuangan keadilan sosial di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa JKN adalah upaya nyata pemerintah dalam memutus mata rantai ketimpangan kesehatan dan ekonomi.

"JKN bukan hanya program kesehatan, tetapi bagian dari perjuangan untuk menghadirkan keadilan sosial. Badan usaha yang berkomitmen dalam program ini turut memperkuat fondasi kesejahteraan bangsa,” ujar Muhaimin dalam acara “Penganugerahan Kepatuhan Badan Usaha dalam Program JKN” di Jakarta dikutip Sabtu (18/10/2025).

Di tengah penegasan pentingnya program ini, salah satu perusahaan raksasa yang mendapat apresiasi tertinggi adalah PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). BPJS Kesehatan menganugerahi IWIP penghargaan prestisius Satya JKN Award 2025 atas kepatuhan dan kontribusi optimal mereka terhadap Program JKN.

IWIP, kawasan industri nikel yang berlokasi di Maluku Utara, meraih penghargaan dalam kategori Badan Usaha Swasta Nasional dengan jumlah tenaga kerja di atas 10.000 orang meskipun kini jumlah karyawannya telah menembus lebih dari 80.000 orang.

Penghargaan yang diterima langsung oleh Rosalina Sangaji, General Manager Human Resources IWIP, menjadi bukti keseriusan perusahaan. “IWIP bersyukur atas apresiasi ini. Satya JKN Award menjadi bukti upaya yang telah berjalan, dalam memastikan seluruh karyawan memperoleh perlindungan kesehatan yang layak,” kata Rosalina.

Ia menambahkan bahwa IWIP meyakini keberlanjutan inklusif harus berjalan seiring dengan kesejahteraan pekerja. Komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan diperkuat melalui sinergi tidak hanya dengan BPJS Kesehatan, tetapi juga BPJS Ketenagakerjaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah! Peserta Magang Nasional Digaji UMP Plus Jaminan Sosial dari Prabowo

Alhamdulillah! Peserta Magang Nasional Digaji UMP Plus Jaminan Sosial dari Prabowo

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 18:35 WIB

Pemerintah Umumkan Syarat Program Pelatihan Konstruksi untuk Santri, Minimal Usia 18 Tahun

Pemerintah Umumkan Syarat Program Pelatihan Konstruksi untuk Santri, Minimal Usia 18 Tahun

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:01 WIB

Aturan Baru Prabowo: Ekspatriat dan WNA Bisa Pimpin BUMN

Aturan Baru Prabowo: Ekspatriat dan WNA Bisa Pimpin BUMN

Video | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:00 WIB

Terkini

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB