Analis Ingatkan Investor Kripto Tak Terjebak 'September Effect'

Suhardiman

Kamis, 04 September 2025 | 13:30 WIB
Analis Ingatkan Investor Kripto Tak Terjebak 'September Effect'
Ilustasi Aset Kripto. [ChatGPT]
Baca 10 detik
  • Investor tetap mengedepankan manajemen risiko yang solid
  • Fenomena September Effect merupakan pola musiman
  • Fenomena September Effect juga banyak dikaitkan ke pasar kripto.

Suara.com - Memasuki bulan September investor kripto kerap dihadapkan pada fenomena musiman yang dikenal sebagai September Effect.

Secara historis, bulan ini tercatat sebagai periode dengan performa pasar paling lemah, baik di bursa saham Amerika Serikat (AS) maupun pasar aset kripto.

Namun, Analis Reku, Fahmi Almuttaqin, mengingatkan agar investor tetap mengedepankan manajemen risiko yang solid.

Investor sebaiknya memantau faktor fundamental dan makroekonomi untuk mengambil keputusan yang lebih bijaksana, bukan panik atau menjual secara impulsif.

"Pola musiman hanyalah salah satu dari sekian banyak indikator yang harus dipertimbangkan dalam strategi investasi. Diversifikasi portofolio seperti dengan mengkombinasikan ekuitas, misalnya saham AS dan aset kripto, juga menjadi salah satu alternatif yang bisa dieksplorasi," kata Fahmi, melansir Antara, Kamis 4 September 2025.

Bagi investor konservatif yang baru mengeksplorasi pasar kripto, aset berkapitalisasi besar seperti Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Solana dapat menjadi pilihan menarik.

Di tengah volatilitas dan rotasi kapital yang dinamis di altcoin, Fahmi mengatakan bahwa aset besar umumnya lebih tahan dan kerap menjadi incaran utama investor besar saat sentimen bullish berkembang.

Fenomena September Effect merupakan pola musiman yang terkonfirmasi data historis, meski penyebabnya masih diperdebatkan.

Pola ini pertama kali tercatat di bursa saham Amerika Serikat (AS) sejak awal abad ke-20. Indeks utama seperti S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) cenderung mencatatkan kinerja terburuknya di bulan September dibandingkan 11 bulan lainnya.

Fenomena ini semakin kuat, karena September kerap menjadi momentum koreksi signifikan, seperti koreksi pasar pada 1929 dan 2008.

Fenomena September Effect juga banyak dikaitkan ke pasar kripto. Bitcoin yang dikenal dengan volatilitasnya, juga menunjukkan pola serupa.

Sejak 2013, data historis mencatat rata-rata return Bitcoin di bulan September cenderung negatif.

"Tapi menariknya, dalam dua tahun terakhir, September memberikan return positif baik bagi Bitcoin maupun Ethereum, meskipun masih menjadi bulan dengan rata-rata return historis terburuk bagi Bitcoin sejauh ini," ucapnya.

Fenomena September Effect banyak dikaitkan dengan beberapa faktor, seperti likuiditas global yang mengetat setelah musim panas.

Bulan ini juga sering bertepatan dengan momentum ekonomi penting, seperti rilis data utama dan keputusan suku bunga The Fed, yang memicu volatilitas pasar dan membuat investor lebih konservatif.

Akhir September juga menandai penutupan kuartal III, saat banyak investor institusional dan manajer investasi melakukan rebalancing portofolio melalui profit-taking atau tax-loss selling, yang biasanya memicu tekanan jual signifikan di pasar.

Selain itu, September Effect juga telah menjadi pengetahuan umum, sehingga ekspektasi negatif investor justru memperkuat tren ini.

Keyakinan bahwa pasar akan turun mendorong aksi jual, yang pada akhirnya membuat penurunan harga benar-benar terjadi.

Namun, pasar global menunjukkan dinamika unik pada tahun ini. Pasar kripto, khususnya Bitcoin dan Ethereum, mendapat dukungan dari arus dana institusional melalui ETF Spot yang kian diminati investor besar.

Di samping itu, jumlah uang beredar M2 di AS per Juli menunjukkan peningkatan kembali, menyentuh angka tertinggi baru sepanjang masa.

“Hal ini dapat mendukung optimisme investor terhadap aset berisiko, seperti saham AS dan kripto, terlebih apabila The Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan Bank Sentral AS (FOMC) pertengahan September nanti,” kata Fahmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Kripto Indonesia Sudah Matang, Ditopang Adospi Ritel

Pasar Kripto Indonesia Sudah Matang, Ditopang Adospi Ritel

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 11:33 WIB

Harga Bitcoin Anjlok, Investor Institusi Justru Nyerok USD 3,8 Miliar

Harga Bitcoin Anjlok, Investor Institusi Justru Nyerok USD 3,8 Miliar

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:51 WIB

Bitcoin Bangkit dari Titik Terendah, Strategi Investasi Terukur Jadi Sorotan

Bitcoin Bangkit dari Titik Terendah, Strategi Investasi Terukur Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 07:00 WIB

Gagal Bayar Pos Indonesia Berlanjut, Investor Ramai-ramai Tolak Restrukturisasi

Gagal Bayar Pos Indonesia Berlanjut, Investor Ramai-ramai Tolak Restrukturisasi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 13:14 WIB

Tiru Jepang, Purbaya Mau Utang Pemerintah dari SBN Dikuasai Investor Domestik

Tiru Jepang, Purbaya Mau Utang Pemerintah dari SBN Dikuasai Investor Domestik

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:56 WIB

Bitcoin cs Turun, Indeks CFX10 Meloyo 0,12 Persen

Bitcoin cs Turun, Indeks CFX10 Meloyo 0,12 Persen

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:50 WIB

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 15:39 WIB

Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin Cs Lagi Hijau

Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin Cs Lagi Hijau

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 09:59 WIB

Awas Jebakan Betmen Batas Harga Minimum Saham Rp1

Awas Jebakan Betmen Batas Harga Minimum Saham Rp1

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 17:42 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto Miliknya Tembus Rp366 Triliun per Agustus 2026

OKX Catat Cadangan Kripto Miliknya Tembus Rp366 Triliun per Agustus 2026

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM

Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 09:14 WIB

Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh

Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 09:05 WIB

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kalbar | Kamis, 10 September 2026 | 09:02 WIB

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

Prabowo Lepas 430 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Prabowo Lepas 430 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar

Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:59 WIB

800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan

800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 08:57 WIB

Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman

Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman

Jakarta | Kamis, 10 September 2026 | 08:45 WIB

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini

News | Kamis, 10 September 2026 | 08:43 WIB

×