Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Mengenal Macam-macam Metode Pembelian Rumah, Mana yang Lebih Menguntungkan?

M Nurhadi

Kamis, 04 September 2025 | 20:32 WIB
Mengenal Macam-macam Metode Pembelian Rumah, Mana yang Lebih Menguntungkan?
Macam-Macam Tipe Pembayaran Rumah (freepik)
Baca 10 detik

Suara.com - Membeli rumah adalah salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup. Tidak heran jika banyak orang memerlukan pertimbangan matang sebelum melangkah ke proses transaksi.

Selain menentukan lokasi, luas bangunan, dan fasilitas sekitar, hal penting lain yang harus dipahami adalah macam-macam tipe pembayaran untuk pembelian rumah.

Setiap orang memiliki kondisi keuangan yang berbeda, sehingga metode pembayaran pun perlu disesuaikan dengan kemampuan.

Ada yang mampu langsung melunasi dengan pembayaran tunai (cash keras), ada yang memilih pembayaran tunai bertahap, dan ada juga yang mengandalkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau kredit dari lembaga keuangan lainnya.

Mengetahui kelebihan dan kekurangan dari setiap metode pembayaran akan membantu Anda memilih strategi yang tepat, agar rumah impian bisa dimiliki tanpa membebani kondisi keuangan. Mari kita bahas lebih dalam satu per satu.

1. Pembayaran Tunai (Cash Keras)

Pembayaran tunai atau yang sering disebut cash keras berarti Anda melunasi harga rumah dalam satu kali transaksi. Biasanya pembayaran dilakukan maksimal dalam kurun waktu 7–30 hari setelah menandatangani perjanjian jual beli.

Kelebihan Cash Keras

  • Harga Lebih Murah: Developer biasanya memberikan diskon atau potongan harga yang cukup besar untuk pembelian cash keras.
  • Tidak Ada Beban Bunga: Karena tidak menggunakan pinjaman, Anda tidak perlu membayar bunga bulanan seperti pada KPR.
  • Proses Cepat: Tanpa harus menunggu persetujuan bank atau lembaga keuangan, proses administrasi lebih singkat dan rumah bisa segera atas nama Anda.
  • Ketenangan Finansial: Anda tidak perlu khawatir dengan cicilan bulanan yang bisa membebani di masa depan.

Kekurangan Cash Keras

  • Butuh Dana Besar Sekaligus: Tidak semua orang memiliki tabungan yang cukup besar untuk melunasi rumah secara langsung.
  • Risiko Menipisnya Tabungan: Jika seluruh tabungan digunakan untuk membeli rumah, bisa jadi Anda kesulitan memenuhi kebutuhan lain atau menghadapi situasi darurat.
  • Cash keras cocok bagi Anda yang memiliki dana lebih atau ingin berinvestasi properti tanpa terikat cicilan panjang.

2. Pembayaran Tunai Bertahap

Jika Anda tidak mampu membayar secara langsung, tunai bertahap bisa menjadi solusi. Dalam metode ini, harga rumah dibayar dalam beberapa kali angsuran langsung kepada developer dalam jangka waktu tertentu, biasanya 6 hingga 36 bulan.

Kelebihan Tunai Bertahap

  • Lebih Fleksibel: Anda tidak perlu mengeluarkan dana sekaligus dalam jumlah besar.
  • Tanpa Proses Perbankan: Tidak ada syarat pengajuan kredit atau BI Checking, karena pembayaran dilakukan langsung kepada developer.
  • Tidak Ada Bunga: Meskipun dibayar bertahap, Anda tidak dikenakan bunga tambahan seperti KPR.

Kekurangan Tunai Bertahap

  • Jangka Waktu Terbatas: Berbeda dengan KPR yang bisa mencapai 10–20 tahun, tunai bertahap biasanya hanya beberapa bulan sampai tahun tertentu.
  • Cicilan Lebih Tinggi: Karena waktu pembayaran relatif singkat, cicilan bulanan biasanya lebih besar dibandingkan KPR.
  • Bergantung pada Developer: Jika developer mengalami masalah, ada potensi keterlambatan pembangunan atau risiko hukum.

Metode ini cocok untuk Anda yang ingin fleksibilitas tanpa bunga, tetapi tetap memiliki kemampuan membayar cicilan besar dalam waktu singkat.

3. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit dari Lembaga Keuangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Lokasi di Depok dengan Harga Properti Murah dengan Akses Dekat Transum

3 Lokasi di Depok dengan Harga Properti Murah dengan Akses Dekat Transum

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 18:26 WIB

Raih Hunian dan Promo Menarik di BRI Consumer Expo 2025 Jakarta, Bunga KPR Mulai 1,13%

Raih Hunian dan Promo Menarik di BRI Consumer Expo 2025 Jakarta, Bunga KPR Mulai 1,13%

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:50 WIB

Mengenal Kakeibo, Cara Menabung Tradisional Jepang Demi Kebebasan Finansial

Mengenal Kakeibo, Cara Menabung Tradisional Jepang Demi Kebebasan Finansial

Your Say | Rabu, 27 Agustus 2025 | 12:50 WIB

Kerek Program 3 Juta Rumah, BJBR Restui 1.080 Debitur FLPP Terima Kredit KPR

Kerek Program 3 Juta Rumah, BJBR Restui 1.080 Debitur FLPP Terima Kredit KPR

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2025 | 13:13 WIB

Genjot Penjualan, PANI Tebar 'Gula-gula' Bunga KPR Rendah dan Bebas PPN

Genjot Penjualan, PANI Tebar 'Gula-gula' Bunga KPR Rendah dan Bebas PPN

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:01 WIB

Pemerintah Siapkan Rp 57,7 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah

Pemerintah Siapkan Rp 57,7 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah

Foto | Rabu, 20 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB