Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pendiri Es Krim Ben & Jerry's Kecam Unilever: Ini Bukan Lagi Merek yang Kami Bangun

Liberty Jemadu

Kamis, 11 September 2025 | 17:51 WIB
Pendiri Es Krim Ben & Jerry's Kecam Unilever: Ini Bukan Lagi Merek yang Kami Bangun
Dua pendiri Ben & Jerry's mengecam Unilever yang disebut berusaha membungkam perjuangan untuk keadilan sosial yang jadi bagian dari misi awal perusahaan. Foto: Ilustrasi es krim Ben & Jerry’s.[dok.Ben & Jerry’s]
Baca 10 detik
  • Dua pendiri es krim Ben & Jerry's kembali mengkritik Unilever.
  • Meminta merek Ben & Jerry's beroperasi mandiri di luar Magnum, perusahaan es krim yang didirikan oleh Unilever.
  • Bersitegang dalam 4 tahun terakhir akibat perbedaan dalam banyak isu, termasuk soal perjuangan Palestina melawan kekejaman Israel.

Suara.com - Pendiri es krim Ben & Jerry's mengecam Unilever yang dituding telah mengekang kebebasan merek es krim asal Amerika Serikat tersebut, terutama dalam isu-isu keadilan sosial, hak asasi manusia dan penegakkan martabat manusia.

Ben Cohen dan Jerry Greenfield, dalam surat terbuka mereka yang diterbitkan pekan ini, mengatakan merek es krim yang mereka dirikan 50 tahun lalu, Ben & Jerry's harus dibiarkan beroperasi mandiri dan tidak bergabung dalam Magnum Ice Cream Company, perusahaan baru yang didirikan oleh Unilever khusus produk es krim.

Cohen dan Greenfield mengaku ketika menjual Ben & Jerry's ke Unilever pada tahun 2000, mereka dijanjijkan kebebasan untuk terus memperjuangkan isu-isu keadilan sosial. Tetapi dalam dua setengah dekade terakhir mereka merasa Unilever sudah mengekang mereka, terutama dalam isu Palestina, perubahan iklim dan aborsi.

"Selama beberapa tahun terakhir, suara Ben & Jerry's telah dibungkam oleh Unilever, terutama ketika merek ini berusara tentang keadilan sosial dan perang yang tidak adil," terang Cohen dan Greenfield, yang kini sudah tak memiliki ikatan apa-apa dengan Ben & Jerry's.

"Ini bukan Ben & Jerry's yang kami dirikan atau yang kami impikan ketika kami sepakat untuk bergabung dengan Unilever 25 tahun silam," lanjut mereka disitat dari The Guardian.

Menanggapi surat itu Unilever mengatakan Ben & Jerry's adalah bagian dari Magnum Ice Cream Company dan merek ini tak akan dijual.

"Kami masih berkomitmen pada tiga misi Ben & Jerry's yakni produk, ekonomi dan sosial," kata juru bicara Unilever.

Tahun lalu Unilever mengumumkan akan membentuk perusahaan baru, yakni Magnum yang di dalamnya Ben & Jerry's juga bergabung. Selain dua merek itu, di dalam entitas bisnis baru itu juga akan bergabung Wall's dan Cornetto.

CNN mengatakan Magnum Ice Cream Company akan menjadi konglomerasi es krim terbesar di dunia. Rencananya perusahaan baru ini akan melantai di bursa pada November tahun ini.

baca juga

Selama empat tahun terakhir, Ben & Jerry's dan Unilever terus bersitegang. Pada Maret lalu Ben & Jerry's menuding Unilever secara sepihak telah memecat CEO perusahaan, yang dikenal sebagai pendukung perjuangan Palestina serta menentang kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Unilever juga dituding, pada saat yang sama, juga digugat secara hukum karena memangkas sumbangan untuk yayasan Ben & Jerry's senilai jutaan dolar AS. 

Unilver mengatakan pemangkasan itu karena yayasan tersebut menolak diaudit, tetapi sejumlah pihak mengatakan sumbangan dipangkas karena digunakan untuk membantu warga Gaza, Palestina.

Pada 2021 Ben & Jerry's mengumumkan berhenti menjual es krim di wilayah Palestina yang diduduki oleh Israel, karena menilai melanggar nilai-nilai keadilan sosial yang dijunjung tinggi. Keputusan itu diprotes keras oleh Israel, tapi Ben & Jerry's kemudian menjual bisnis mereka di Israel kepada pihak lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unilever Akan Copot Puluhan Petinggi, Bagian dari Perombakan Besar-besaran

Unilever Akan Copot Puluhan Petinggi, Bagian dari Perombakan Besar-besaran

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 14:28 WIB

Unilever Copot Bos Es Krim Pendukung Gaza, Pangkas Sumbangan untuk Palestina

Unilever Copot Bos Es Krim Pendukung Gaza, Pangkas Sumbangan untuk Palestina

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 21:14 WIB

Bentuk Komitmen pada Pemegang Saham, Unilever Indonesia Bagi Dividen Penuh 99,7%

Bentuk Komitmen pada Pemegang Saham, Unilever Indonesia Bagi Dividen Penuh 99,7%

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 17:52 WIB

PTPN IV PalmCo dan Unilever Perkuat Integrasi Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan

PTPN IV PalmCo dan Unilever Perkuat Integrasi Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 19 Februari 2025 | 20:37 WIB

3.200 Karyawan Unilever Kena PHK Massal

3.200 Karyawan Unilever Kena PHK Massal

Bisnis | Senin, 15 Juli 2024 | 12:33 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×