Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Pendiri Es Krim Ben & Jerry's Kecam Unilever: Ini Bukan Lagi Merek yang Kami Bangun

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 11 September 2025 | 17:51 WIB
Pendiri Es Krim Ben & Jerry's Kecam Unilever: Ini Bukan Lagi Merek yang Kami Bangun
Dua pendiri Ben & Jerry's mengecam Unilever yang disebut berusaha membungkam perjuangan untuk keadilan sosial yang jadi bagian dari misi awal perusahaan. Foto: Ilustrasi es krim Ben & Jerry’s.[dok.Ben & Jerry’s]
Baca 10 detik
  • Dua pendiri es krim Ben & Jerry's kembali mengkritik Unilever.
  • Meminta merek Ben & Jerry's beroperasi mandiri di luar Magnum, perusahaan es krim yang didirikan oleh Unilever.
  • Bersitegang dalam 4 tahun terakhir akibat perbedaan dalam banyak isu, termasuk soal perjuangan Palestina melawan kekejaman Israel.

Suara.com - Pendiri es krim Ben & Jerry's mengecam Unilever yang dituding telah mengekang kebebasan merek es krim asal Amerika Serikat tersebut, terutama dalam isu-isu keadilan sosial, hak asasi manusia dan penegakkan martabat manusia.

Ben Cohen dan Jerry Greenfield, dalam surat terbuka mereka yang diterbitkan pekan ini, mengatakan merek es krim yang mereka dirikan 50 tahun lalu, Ben & Jerry's harus dibiarkan beroperasi mandiri dan tidak bergabung dalam Magnum Ice Cream Company, perusahaan baru yang didirikan oleh Unilever khusus produk es krim.

Cohen dan Greenfield mengaku ketika menjual Ben & Jerry's ke Unilever pada tahun 2000, mereka dijanjijkan kebebasan untuk terus memperjuangkan isu-isu keadilan sosial. Tetapi dalam dua setengah dekade terakhir mereka merasa Unilever sudah mengekang mereka, terutama dalam isu Palestina, perubahan iklim dan aborsi.

"Selama beberapa tahun terakhir, suara Ben & Jerry's telah dibungkam oleh Unilever, terutama ketika merek ini berusara tentang keadilan sosial dan perang yang tidak adil," terang Cohen dan Greenfield, yang kini sudah tak memiliki ikatan apa-apa dengan Ben & Jerry's.

"Ini bukan Ben & Jerry's yang kami dirikan atau yang kami impikan ketika kami sepakat untuk bergabung dengan Unilever 25 tahun silam," lanjut mereka disitat dari The Guardian.

Menanggapi surat itu Unilever mengatakan Ben & Jerry's adalah bagian dari Magnum Ice Cream Company dan merek ini tak akan dijual.

"Kami masih berkomitmen pada tiga misi Ben & Jerry's yakni produk, ekonomi dan sosial," kata juru bicara Unilever.

Tahun lalu Unilever mengumumkan akan membentuk perusahaan baru, yakni Magnum yang di dalamnya Ben & Jerry's juga bergabung. Selain dua merek itu, di dalam entitas bisnis baru itu juga akan bergabung Wall's dan Cornetto.

CNN mengatakan Magnum Ice Cream Company akan menjadi konglomerasi es krim terbesar di dunia. Rencananya perusahaan baru ini akan melantai di bursa pada November tahun ini.

Selama empat tahun terakhir, Ben & Jerry's dan Unilever terus bersitegang. Pada Maret lalu Ben & Jerry's menuding Unilever secara sepihak telah memecat CEO perusahaan, yang dikenal sebagai pendukung perjuangan Palestina serta menentang kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Unilever juga dituding, pada saat yang sama, juga digugat secara hukum karena memangkas sumbangan untuk yayasan Ben & Jerry's senilai jutaan dolar AS. 

Unilver mengatakan pemangkasan itu karena yayasan tersebut menolak diaudit, tetapi sejumlah pihak mengatakan sumbangan dipangkas karena digunakan untuk membantu warga Gaza, Palestina.

Pada 2021 Ben & Jerry's mengumumkan berhenti menjual es krim di wilayah Palestina yang diduduki oleh Israel, karena menilai melanggar nilai-nilai keadilan sosial yang dijunjung tinggi. Keputusan itu diprotes keras oleh Israel, tapi Ben & Jerry's kemudian menjual bisnis mereka di Israel kepada pihak lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unilever Akan Copot Puluhan Petinggi, Bagian dari Perombakan Besar-besaran

Unilever Akan Copot Puluhan Petinggi, Bagian dari Perombakan Besar-besaran

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 14:28 WIB

Unilever Copot Bos Es Krim Pendukung Gaza, Pangkas Sumbangan untuk Palestina

Unilever Copot Bos Es Krim Pendukung Gaza, Pangkas Sumbangan untuk Palestina

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 21:14 WIB

Bentuk Komitmen pada Pemegang Saham, Unilever Indonesia Bagi Dividen Penuh 99,7%

Bentuk Komitmen pada Pemegang Saham, Unilever Indonesia Bagi Dividen Penuh 99,7%

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 17:52 WIB

PTPN IV PalmCo dan Unilever Perkuat Integrasi Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan

PTPN IV PalmCo dan Unilever Perkuat Integrasi Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 19 Februari 2025 | 20:37 WIB

3.200 Karyawan Unilever Kena PHK Massal

3.200 Karyawan Unilever Kena PHK Massal

Bisnis | Senin, 15 Juli 2024 | 12:33 WIB

Terkini

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:33 WIB

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:25 WIB

Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja

Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:23 WIB

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:13 WIB

Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!

Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:54 WIB

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:50 WIB

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:26 WIB

Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine

Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:11 WIB

Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris

Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 06:30 WIB