Unilever Akan Copot Puluhan Petinggi, Bagian dari Perombakan Besar-besaran

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Jum'at, 05 September 2025 | 14:28 WIB
Unilever Akan Copot Puluhan Petinggi, Bagian dari Perombakan Besar-besaran
Unilever akan memangkas puluhan petingginya sebagai bagian dari perombakan perusahaan. Foto: Logo Unilever. [Unilever.co.id]
Baca 10 detik
  • Unilever akan pangkas 25 persen dari petingginya yang dinilai punya performa medioker.
  • Unilever akan lebih fokus ke produk kencantikan dan perawatan.
  • Akan fokus ke Amerika Serikat dan India.

Suara.com - Bos Unilever Fernando Fernandez berencana mencopot sekitar 200 manajer top di perusahaan itu, setelah ia menilai produsen barang konsumsi itu sudah kehilangan fokus.

Fernandez, yang mulai menjabat sebagai CEO Unilever pada Februari lalu, mengatakan pihaknya sedang mengevaluasi para manajer satu per satu dan sekitar 50 di antaranya akan diganti.

Dalam pidatonya di acara Barclays Global Consumer Staples Conference di Boston, Amerika Serikat pada pekan ini, Fernandez bilang para manajer yang akan dicopot dan diganti itu memiliki kualitas "medioker".

"Apa mereka cukup bagus? Apa kinerja mereka sudah di level yang layak didapatkan oleh Unilever?" kata Fernandez yang menilai bahwa kinerja Unilever belakangan tidak konsisten, setelah fokus terganggu akibat upaya akuisisi oleh Kraft Heinz pada 2017 silam.

"Kami melenceng dari fokus seharusnya, yakni pertumbuhan volume," terang dia dilansir dari Financial Times.

Fernandez disebut berencana menggeser fokus Unilever ke produk kecantikan dan perawatan, dari tadinya lebih banyak di sektor makanan.

Termasuk dalam rencana ini membentuk perusahaan baru untuk menaungi bisnis es krim Unilever, yang membawahi Magnum dan Ben & Jerry's. 

Merek yang disebut terakhir itu sedang menjadi batu sandungan sendiri bagi Unilever, karena para pendiri serta petingginya mendukung perjuangan bangsa Palestina dari kekejaman Israel. Unilever sendiri dituding mendukung zionis Israel dan banyak diboikot di Indonesia.

Rencana pencopotan para manajer Unilever oleh Fernandez ini dinilai masih bagian dari perombakan besar-besaran di perusahaan multinasional tersebut.

baca juga

Pada awal tahun ini, Unilever sudah melakukan PHK terhadap 7500 karyawan di seluruh dunia. Sementara Fernandez mengungkapkan, 18 persen dari pekerja level menengah ke atas sudah dipangkas dalam 18 bulan terakhir.

Selain itu Fernandez memastikan bahwa perusahaan tidak akan mengeluarkan sepeser pun uang untuk merger atau akuisisi, kecuali di dunia negara yakni AS dan India. Dua negara ini merupakan mesin pertumbuhan utama Unilever saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Yahya Minta Maaf! PBNU Kecolongan Undang Akademisi Pro-Zionis Israel

Gus Yahya Minta Maaf! PBNU Kecolongan Undang Akademisi Pro-Zionis Israel

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:12 WIB

Unilever Copot Bos Es Krim Pendukung Gaza, Pangkas Sumbangan untuk Palestina

Unilever Copot Bos Es Krim Pendukung Gaza, Pangkas Sumbangan untuk Palestina

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 21:14 WIB

Bentuk Komitmen pada Pemegang Saham, Unilever Indonesia Bagi Dividen Penuh 99,7%

Bentuk Komitmen pada Pemegang Saham, Unilever Indonesia Bagi Dividen Penuh 99,7%

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 17:52 WIB

Unilever Indonesia Rombak Bisnis dan Pertajam Fokus di Bawah Kepemimpinan Benjie Yap

Unilever Indonesia Rombak Bisnis dan Pertajam Fokus di Bawah Kepemimpinan Benjie Yap

Bisnis | Kamis, 13 Februari 2025 | 14:37 WIB

Belum Termasuk PPN, Unilever Jual Bisnis Es Krim Rp7 Triliun ke Magnum Indonesia

Belum Termasuk PPN, Unilever Jual Bisnis Es Krim Rp7 Triliun ke Magnum Indonesia

Bisnis | Rabu, 15 Januari 2025 | 12:16 WIB

Terkini

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:06 WIB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:05 WIB

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 11:00 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:57 WIB

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 10:55 WIB

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB

Bebaskan Pengedar Obat Keras Usai Terima Duit, Kasat Narkoba Karawang dan 7 Anggota Ditahan Propam!

Bebaskan Pengedar Obat Keras Usai Terima Duit, Kasat Narkoba Karawang dan 7 Anggota Ditahan Propam!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB

HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 10:49 WIB

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

×