Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia

Fabiola Febrinastri

Senin, 15 September 2025 | 18:36 WIB
Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia
Waskita Karya membangun Indonesia hingga wilayah timur. (Dok: Waskita Karya)

Suara.com - Selama puluhan tahun, pembangunan di Indonesia kerap kali terpusat di Pulau Jawa. Namun kini, wajah Indonesia mulai berubah. Pembangunan antara wilayah barat dan timur perlahan terus diwujudkan lewat strategi pembangunan yang lebih inklusif dan menyeluruh. Pemerintah bersama BUMN dan swasta mulai mendorong pembangunan ke wilayah timur Indonesia.

Pemerataan Pembangunan sampai Papua
Komitmen pemerataan pembangunan ini terlihat dari berbagai proyek besar yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Di Papua, misalnya, pembangunan infrastruktur bukan lagi sekadar wacana. Kota Sorong kini memiliki pusat perbelanjaan modern yang tengah dibangun. Pembangunan mal ini menjadi simbol bahwa pertumbuhan ekonomi tak hanya terjadi di kotakota besar di Jawa, tetapi juga mulai terasa di kawasan timur Indonesia.

Proyek Strategis Nasional (PSN) juga berkembang hingga wilayah Papua, mulai dari pembangunan kantor Majelis Rakyat Papua serta kantor Gubernur Papua Selatan. Keduanya merupakan fasilitas pemerintahan yang sangat penting bagi pelayanan publik di tingkat lokal. Beton Precast seperti Square Pile menjadi elemen krusial dalam pembangunan gedunggedung tersebut. Pembangunan PSN tersebut membutuhkan material yang dikirimkan dengan tepat waktu dan namun tetap menjaga kualitas terbaiknya.

Pembangunan fasilitas kilang Pertamina di Sorong menjadi salah satu proyek strategis nasional yang ditopang oleh produk-produk beton berkualitas. Kilang ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional, khususnya di kawasan timur. Pentingnya pembangunan di Timur sebagai bagian dari pemerataan dan kemajuan ekonomi ini juga didukung dengan pengadaan serta kelengkapan infrastruktur. Termasuk pembangunan fisik yang membutuhkan beton berkualitas serta pengiriman yang baik.

Tak hanya Papua, Kalimantan pun menjadi salah satu wilayah yang kini menjadi pusat pembangunan. Pemindahan ibu kota negara ke wilayah ini tentu membawa dampak luas terhadap pembangunan infrastruktur, termasuk jalan, gedung pemerintahan, hingga tempat ibadah. Di Ibu Kota Nusantara (IKN), kawasan Gereja Basilika Santo Fransiskus Xaverius. Ini menunjukkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada gedung pemerintahan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spiritual masyarakatnya.

Untuk itu dibutuhkan pabrikpabrik manufaktur beton yang tersebar di Indonesia, Baik precast plant, maupun batching plant. Antara lain PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sebagai salah satu pemain penting yang konsisten mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, terutama di kawasan timur. Lewat berbagai proyek yang telah dijalankan dan sedang berlangsung, WSBP tidak hanya membangun beton, tetapi juga membangun harapan dan konektivitas antarwilayah.

Papua menyumbang sekitar 20% dari total proyek infrastruktur timur yang ditangani PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Angka ini mencerminkan fokus perusahaan untuk ikut membangun kawasan yang selama ini tertinggal secara infrastruktur. Dukungan terhadap Papua bukan hanya dalam bentuk produk beton, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja lokal serta transfer pengetahuan kepada mitra setempat. WSBP juga menyuplai beton pracetak untuk proyek penggantian Jembatan Sei Tayap I dan IV di Kalimantan Tengah.

Proyek ini penting karena menjadi jalur vital untuk logistik dan transportasi masyarakat lokal. Keberhasilan menyuplai material untuk proyek ini menunjukkan kesiapan WSBP dalam mendukung pembangunan infrastruktur di kawasan yang jauh dari pusat produksi. Jawa Timur juga tak luput dari perhatian. Di Surabaya, pembangunan Hotel Patra menjadi salah satu proyek yang menunjukkan keterlibatan WSBP di wilayah ini.

Beton precast yang dipasok WSBP menjadi elemen penting dalam pembangunan hotel yang ditargetkan menjadi ikon baru perhotelan di kota tersebut. Dengan penyelesaian tahap pertama yang sukses, WSBP bahkan dipercaya untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Secara umum, sekitar 80% dari portofolio proyek WSBP di kawasan timur tahun ini berasal dari pembangunan jalan tol Probolinggo–Banyuwangi (Proban).

baca juga

Proyek ini sangat penting dalam membuka akses dari ujung timur Pulau Jawa menuju wilayah Indonesia bagian timur lainnya. Pembangunan tol Proban bukan hanya mempercepat arus logistik dan mobilitas, tetapi juga meningkatkan potensi ekonomi lokal yang selama ini terhambat oleh keterbatasan infrastruktur.

Batching Plant WSBP Tersebar di Wilayah Strategis
Yang membuat semua ini mungkin adalah keberadaan unit produksi dan batching plant milik WSBP yang tersebar di wilayah strategis. Unit-unit ini memungkinkan perusahaan mengirim produk secara efisien ke berbagai lokasi proyek, termasuk ke daerah terpencil. Keberadaan batching plant untuk readymix juga mempercepat proses konstruksi karena beton bisa langsung diproduksi di lokasi atau dekat dengan lokasi proyek.

Tak kalah penting adalah penguatan jaringan penjualan di wilayah timur. Strategi ini memungkinkan WSBP merespons permintaan dengan lebih cepat dan fleksibel. Dalam konteks pembangunan infrastruktur yang membutuhkan kecepatan dan presisi, fleksibilitas menjadi kunci.

Itung Prasaja, Direktur Operasi WSBP menyatakan bahwa perusahaan akan terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan di seluruh Indonesia, termasuk kawasan timur.

“WSBP bukan hanya membangun struktur fisik, tapi kami juga berkomitmen menjadi bagian dari pemerataan pembangunan nasional. Setiap tiang, setiap fondasi yang kami pasang, adalah bagian dari masa depan Indonesia yang lebih merata,” ujarnya.

Pernyataan itu merefleksikan misi besar perusahaan yang tidak hanya mencari keuntungan semata, tetapi juga menjadi bagian dari solusi terhadap ketimpangan pembangunan nasional.

Dalam situasi di mana wilayah timur masih menghadapi banyak tantangan infrastruktur, keberadaan mitra konstruksi yang memiliki kapabilitas nasional seperti WSBP menjadi sangat krusial. Jika dilihat secara menyeluruh, proyek-proyek infrastruktur di kawasan timur yang didukung oleh WSBP tidak hanya mempercepat konektivitas dan distribusi barang, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Jalan yang dibangun memungkinkan anak-anak di Papua mencapai sekolah lebih cepat. Gedung pemerintah yang kokoh memudahkan warga mengurus administrasi tanpa harus menempuh perjalanan panjang. Gereja dan tempat ibadah lain yang dibangun dengan beton WSBP memberikan ruang spiritual yang layak bagi masyarakat lokal. Semua ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan bukan hanya milik kota besar, tapi juga milik mereka yang tinggal di ujung timur Indonesia.

Dan ketika infrastruktur mulai menyentuh wilayah-wilayah tersebut, yang terjadi bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan transformasi sosial dan ekonomi yang menyeluruh. Perjalanan untuk mewujudkan Indonesia yang merata memang tidak mudah. Namun dengan kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, langkah menuju ke sana semakin jelas.

Kehadiran WSBP dalam berbagai proyek di kawasan timur membuktikan bahwa pembangunan tidak lagi hanya berlangsung di satu titik, tetapi mulai menjalar ke seluruh pelosok negeri. Dan ketika tiang-tiang beton itu berdiri tegak di atas tanah Papua, Kalimantan, dan Jawa Timur, yang dibangun bukan hanya gedung atau jalan, tetapi juga rasa keadilan dan semangat untuk terus maju bersama. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujud Nyata Implementasi Tata Kelola Baik, Waskita Karya Raih Top GRC Awards 2025 Stars 5

Wujud Nyata Implementasi Tata Kelola Baik, Waskita Karya Raih Top GRC Awards 2025 Stars 5

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 16:26 WIB

Danantara Tunjuk Ajudan Prabowo jadi Komisaris Waskita Karya

Danantara Tunjuk Ajudan Prabowo jadi Komisaris Waskita Karya

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 21:10 WIB

WSKT Mulai Garap Proyek Gedung UGM Senilai Rp113 Miliar

WSKT Mulai Garap Proyek Gedung UGM Senilai Rp113 Miliar

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 11:43 WIB

Berkomitmen Jaga Kepercayaan Publik, Waskita Karya Raih Public Relation Popular Companies Award 2025

Berkomitmen Jaga Kepercayaan Publik, Waskita Karya Raih Public Relation Popular Companies Award 2025

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 20:55 WIB

Waskita Karya Sukses Restrukturisasi, Laba Bruto Kuartal II 2025 Naik 14,4% Jadi Rp661,3 Miliar

Waskita Karya Sukses Restrukturisasi, Laba Bruto Kuartal II 2025 Naik 14,4% Jadi Rp661,3 Miliar

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 10:59 WIB

Waskita Karya Pastikan Proyek LRT Jakarta Fase 1B Jadi Transportasi Umum Aman Bagi Perempuan

Waskita Karya Pastikan Proyek LRT Jakarta Fase 1B Jadi Transportasi Umum Aman Bagi Perempuan

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 15:27 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB