Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

SIG Klaim Punya Fasilitas Pemusnah Bahan Perusak Ozon Pertama di Asia Tenggara!

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 18 September 2025 | 11:22 WIB
SIG Klaim Punya Fasilitas Pemusnah Bahan Perusak Ozon Pertama di Asia Tenggara!
Ilustrasi. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengumumkan peran strategisnya sebagai garda terdepan melalui fasilitas pemusnah Bahan Perusak Ozon (BPO) pertama di Asia Tenggara. Foto ist.
Baca 10 detik
  • SIG mengumumkan peran strategisnya melalui fasilitas pemusnah Bahan Perusak Ozon.
  • Fasilitas ini tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lapisan ozon, tapi juga menjadi upaya mitigasi perubahan iklim.
  • Melalui unit bisnisnya, Nathabumi, SIG secara konsisten mengoptimalkan fasilitas ini sejak 2007.

Suara.com - Peringatan Hari Ozon Sedunia pada 16 September menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran publik. Di tengah upaya global melindungi lapisan pelindung Bumi, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengumumkan peran strategisnya sebagai garda terdepan melalui fasilitas pemusnah Bahan Perusak Ozon (BPO) pertama di Asia Tenggara.

Fasilitas yang berlokasi di Pabrik Narogong, Bogor, Jawa Barat ini, menjadi bukti komitmen SIG dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan bahwa fasilitas ini tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lapisan ozon, tapi juga menjadi upaya mitigasi perubahan iklim. BPO yang tidak dikelola dengan baik akan meningkatkan intensitas Gas Rumah Kaca (GRK) yang berbahaya bagi planet.

Melalui unit bisnisnya, Nathabumi, SIG secara konsisten mengoptimalkan fasilitas ini sejak 2007. "Nathabumi telah membantu 29 institusi pemerintahan dan perusahaan dari berbagai industri untuk memusnahkan BPO," kata Vita dikutip Kamis (18/9/2025).

Hingga Agustus 2025, Nathabumi telah memusnahkan 103,86 ton BPO, yang setara dengan mencegah pelepasan Gas Rumah Kaca ke atmosfer sebesar 221.666 ton CO2 equivalent. BPO yang dimusnahkan mencakup senyawa halon (pemadam kebakaran), refrigerant dari AC dan lemari es, hingga SF6 dari peralatan listrik.

Komitmen SIG tidak berhenti pada pemusnahan limbah. Perusahaan juga berinisiatif menggunakan alat pendingin dan APAR yang ramah ozon di seluruh wilayah operasinya. Anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBl), menjadi contoh nyata dalam penerapan inisiatif ini.

Selain itu, SIG menerapkan inovasi hydrogen injection dalam kegiatan produksi. Teknologi ini membantu proses pembakaran semen lebih sempurna, mengurangi penggunaan bahan bakar, sekaligus mencegah timbulnya senyawa N2O yang juga dapat merusak lapisan ozon.

Menurut Vita, menjaga kelestarian ozon adalah tanggung jawab kolektif. Dengan inisiatif efisiensi bahan bakar dan fasilitas pemusnah BPO, SIG berkontribusi nyata dalam mencegah radiasi berbahaya dan mengurangi dampak perubahan iklim.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lapisan Ozon Menuju Pemulihan Penuh, PBB Sebut Bukti Nyata Kemajuan

Lapisan Ozon Menuju Pemulihan Penuh, PBB Sebut Bukti Nyata Kemajuan

Tekno | Selasa, 16 September 2025 | 18:55 WIB

Kebakaran Hebat Pabrik Konstruksi di Serpong Utara

Kebakaran Hebat Pabrik Konstruksi di Serpong Utara

Foto | Selasa, 16 September 2025 | 06:30 WIB

Pabrik Baja di Surabaya Tumbang Imbas Gempuran Produk Impor

Pabrik Baja di Surabaya Tumbang Imbas Gempuran Produk Impor

Bisnis | Sabtu, 13 September 2025 | 12:18 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB