Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Krim 'Seupil'! Quality Control Biskuit Roma Dikritik Habis oleh Siswa, Mayora Diminta Tanggung Jawab

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 18 September 2025 | 12:59 WIB
Krim 'Seupil'! Quality Control Biskuit Roma Dikritik Habis oleh Siswa, Mayora Diminta Tanggung Jawab
Ilustyrasi. PT Mayora Indah Tbk (MYOR)
Baca 10 detik
  • Siswa kritik quality control Biskuit Roma.
  • Mereka mengkritik ketidaksesuaian antara kemasan yang menarik dengan isi biskuit yang dinilai sangat sedikit.
  • Para siswa merasa jumlah krim yang didapatkan tidak sebanding dengan ekspektasi.

Suara.com - Sebuah video yang diunggah oleh siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kolaka mendadak viral di media sosial. Video berdurasi 25 detik yang telah ditonton lebih dari 1,3 juta kali ini menunjukkan kekecewaan para siswa terhadap produk biskuit Roma. Mereka mengkritik ketidaksesuaian antara kemasan yang menarik dengan isi biskuit yang dinilai sangat sedikit.

Dalam video tersebut, para siswa membuka kemasan biskuit dan membandingkan isi krim yang ada dengan gambar di bungkusnya. Mereka merasa jumlah krim yang didapatkan tidak sebanding dengan ekspektasi.

Postingan viral dari akun @infoboga.id ini langsung dibanjiri beragam komentar dari netizen yang juga merasa senasib. Banyak warganet yang menyayangkan kualitas produk yang menurun dan merasa praktik ini merugikan konsumen.

"Padahal ada UU perlindungan konsumen no 8 THN 99, aslinya bisa di usut itu," tulis akun @azhar.haris, yang menyoroti aspek legalitas.

Komentar lain menuduh pihak Quality Control (QC) perusahaan tidak becus dalam bekerja, bahkan menyinggung soal pengaturan mesin yang sengaja dibuat untuk mengurangi isi produk. "QC ketar ketir liat ini dan dicecer abis abisan. Foreman produksi? Manggut manggut ajah," tulis @asepsajrepudin. Ada pula yang menduga hal ini sebagai "penggelapan bahan produksi" yang merugikan.

Kekecawaan ini menunjukkan bahwa konsumen semakin kritis dan tidak segan menyuarakan ketidakpuasan mereka di media sosial. Terutama bagi produk yang sudah memiliki nama besar, isu kualitas dan konsistensi produk menjadi sangat sensitif. Kasus biskuit Roma ini menjadi pengingat penting bagi perusahaan bahwa janji yang tertera di kemasan harus sesuai dengan isi di dalamnya.

Dalam akun @mayoraofficial poihaknya sendiri berjnaji akan melakukan investigasi internal terkait kejadian tersbeut. "Halo Sahabat Mayora, terima kasih atas respon & feedback-nya ya. Saat ini team kami sedang melalukan investigasi terkait video Roma Sandwichi Peanut yang dimaksud," tulis akun itu.

Informasi saja, Roma Sandwichi Peanut merupakan lini produk yang dibuat oleh PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Emiten ini adalah produsen makanan dan minuman, khususnya dalam kategori barang konsumen yang bergerak cepat atau FMCG. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam produk, termasuk makanan ringan, biskuit, wafer, cokelat, permen, dan kopi, dengan beberapa merek terkenalnya adalah Energen, Torabika, Astor, dan Kopiko.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih dari Sekadar Cekcok, Bongkar 5 Fakta di Balik Kisruh Dosen Viral yang Bikin Heboh Malang

Lebih dari Sekadar Cekcok, Bongkar 5 Fakta di Balik Kisruh Dosen Viral yang Bikin Heboh Malang

Entertainment | Kamis, 18 September 2025 | 12:43 WIB

Kepsek Dicopot Gegara Anak Walikota Prabumulih? Klarifikasi Malah Bikin Warga Meradang!

Kepsek Dicopot Gegara Anak Walikota Prabumulih? Klarifikasi Malah Bikin Warga Meradang!

News | Kamis, 18 September 2025 | 11:12 WIB

Emiten Sejahtera Bintang Abadi Textile Pailit, Sahamnya Dimiliki BUMN

Emiten Sejahtera Bintang Abadi Textile Pailit, Sahamnya Dimiliki BUMN

Bisnis | Kamis, 18 September 2025 | 08:39 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×