Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Investasi Properti di Asia Pasifik Tumbuh, Negara-negara Ini Jadi Incaran

Liberty Jemadu | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 19 September 2025 | 12:02 WIB
Investasi Properti di Asia Pasifik Tumbuh, Negara-negara Ini Jadi Incaran
Investasi properti di Asia Pasifik terus tumbuh. [dok. Paramount Land]
Baca 10 detik
  • Pasar industri properti di Asia Pasifik terus tumbuh.
  • Singapura, Tiongkok, Malaysia, Australia, India, Jepang, dan Hong Kong jadi incaran utama.
  • Investasi perhotelan mendapatkan momentum seiring dengan pulihnya sektor perjalanan dan pariwisata.

Suara.com - Pasar industri properti di Asia Pasifik menunjukkan optimisme yang hati-hati dan momentum strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Berdasarkan laporan terbaru Colliers, Global Capital Flows menyebutkan Singapura, Tiongkok, Malaysia, Australia, India, Jepang, dan Hong Kong menjadi negara yang paling banyak memanfaatkan lahan atau tanah untuk investasi. Hal ini terlihat dengan banyaknya investasi yang masuk ke negara tersebut.

Apalagi, kawasan ini juga mendominasi dalam aktivitas pembangunan. Sebanyak tujuh dari 10 tujuan lahan dan lokasi pembangunan global teratas berlokasi di APAC.

Selain itu riset Colliers menunjukkan pembangunan gedung perkantoran global paling banyak didirikan di negara APAC dan Eropa. Hal ini menunjukkan pemulihan global dalam aktivitas investasi perkantoran.

Di kedua kawasan tersebut, aset perkantoran telah kembali menduduki posisi teratas untuk volume transaksi selama 24 bulan terakhir.

"Hal ini menandakan kembalinya kepercayaan terhadap infrastruktur tempat kerja dan pusat komersial perkotaan," ujar Lucy Mallick, Pimpinan Modal Internasional di Colliers dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (19/9/2025).

Meskipun investasi di sektor industri tetap stabil, sektor ini tetap menjadi investasi paling diminati baik secara global maupun di APAC. Apalagi, sektor ritel terus menunjukkan kinerja yang kuat di seluruh APAC, mempertahankan tingkat aktivitas yang konsisten sejak kuartal pertama 2025.

Dengan keyakinan konsumen yang stabil dan format ritel perkotaan yang terus berkembang, laporan tersebut menemukan bahwa aset ritel diperkirakan akan tetap menjadi kelas investasi yang tangguh dan menarik di kawasan ini.

Lalu, investasi perhotelan juga mendapatkan momentum seiring dengan pulihnya sektor perjalanan dan pariwisata di seluruh kawasan.

Apalagi, Asia Pasifik menunjukkan tanda-tanda ketahanan strategis, dengan pergeseran sektoral dan momentum penggalangan dana yang mencerminkan prioritas investor yang terus berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Baru Properti, Antara Kebutuhan Konsumen dan Potensi Investasi

Tren Baru Properti, Antara Kebutuhan Konsumen dan Potensi Investasi

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 23:55 WIB

Potensi Cuan Besar, Investasi Properti Berbasis Koperasi Masih Belum Dimanfaatkan

Potensi Cuan Besar, Investasi Properti Berbasis Koperasi Masih Belum Dimanfaatkan

Bisnis | Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:14 WIB

Meski Ekonomi Lesu, Tapi Permintaan Rumah Mewah Masih Laris-manis

Meski Ekonomi Lesu, Tapi Permintaan Rumah Mewah Masih Laris-manis

Bisnis | Sabtu, 14 Juni 2025 | 16:30 WIB

Industri Properti Hadapi Tantangan Berat: Peluang Emas Menanti di Tengah "Backlog" Jutaan Unit

Industri Properti Hadapi Tantangan Berat: Peluang Emas Menanti di Tengah "Backlog" Jutaan Unit

Bisnis | Sabtu, 31 Mei 2025 | 13:23 WIB

Alasan Investasi Properti di Lampung, Lebih Untung Pakai KPR BRI

Alasan Investasi Properti di Lampung, Lebih Untung Pakai KPR BRI

Bisnis | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 14:19 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB