Garuda Indonesia Stop Jalankan Rute Penerbangan yang Bikin Rugi

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 22 September 2025 | 13:25 WIB
Garuda Indonesia Stop Jalankan Rute Penerbangan yang Bikin Rugi
Pesawat Garuda Indonesia di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau. [Dok.Antara]
  •    Garuda akan hapus rute penerbangan yang dinilai tidak lagi menguntungkan

  •    Maskapai akan menambah dua rute domestik baru, termasuk Jakarta-Samarinda

  •    Garuda akan kerja sama dengan JetBlue dan Virgin Atlantic tahun depan

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) bakal menghapus rute-rute penerbangan yang tidak menguntungkan bagi maskapai. Saat ini, maskapai pelat merah itu memiliki 37 rute domestik dan 14 rute internasional.

Namun sayangnya, Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia, tidak merinci rute mana saja yang akan dihapus oleh maskapai. Penyetopan operasional rute-rute akan dilangsungkan hingga akhir tahun.

"Sampai akhir tahun direncakan ada beberapa rute tambahan yang akan kami hentikan operasionalnya," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia/ist
Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia/ist

Meski demikian, Reza menyebut, maskapai juga akan meninjau ulang penerbangan di-rute Intra Papua. "Kemudian juga akan kami restrukturisasi rute intra Papua," ucapnya.

Setelah itu, dia memastikan, Garuda Indonesia juga akan menambah 2 rute domestik pada tahun ini. Dua rute itu diantaranya, Jakarta-Samarinda dan Halim Perdanakusuma-Denpasar.

"Kemungkinan ini marketnya cukup besar, yaitu Halim-Palembang, kami juga tengah mengkaji perluasan jaringan domestik dan internasional dengan tetap mengedepankan profitabilitas seiring dengan kesiapan armada," beber Reza.

Lalu, Garuda Indonesia juga akan menggandeng maskapai-maskapai asing untuk membuka rute penerbangan internasional yang belum diterbangkan.

"Ke depan rencana penambahan beberapa airline global kerjasamanya kita akan rencanakan dengan JetBlue, Riyad Air dan Virgin Atlantic pada tahun depan untuk memperkuat ekosistem kami di global," imbuhnya.

Saat ini, Garuda melayani rute utama domestik seperti Jakarta ke Surabaya, Bali, Makassar, Medan, Yogyakarta, hingga ke kawasan timur Indonesia seperti Ambon, Jayapura, Kupang, dan Manado.

Di tingkat internasional, Garuda Indonesia juga mengoperasikan penerbangan ke sejumlah negara. Untuk kawasan Asia, Garuda melayani penerbangan ke Singapura, Kuala Lumpur, Hong Kong, Guangzhou, Shanghai, Tokyo (Narita & Haneda), hingga Seoul. Sementara itu, untuk kawasan Australia terdapat rute ke Sydney dan Melbourne, sedangkan di Timur Tengah tersedia penerbangan ke Jeddah, Madinah, dan Doha.

Garuda menegaskan komitmennya untuk memperluas layanan, dengan target membuka sekitar 100 rute domestik dan internasional pada tahun 2029.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maskapai Ini Kurangi Rute Penerbangan hingga Pangkas Karyawan

Maskapai Ini Kurangi Rute Penerbangan hingga Pangkas Karyawan

Bisnis | Jum'at, 19 September 2025 | 10:36 WIB

Erick Thohir Serahkan Urusan Merger Garuda Indonesia-Pelita Air ke Danantara

Erick Thohir Serahkan Urusan Merger Garuda Indonesia-Pelita Air ke Danantara

Bisnis | Senin, 15 September 2025 | 16:37 WIB

Fokus Bisnis Migas, Pertamina Mau Lepas Pelita Air dan Dimerger Garuda Indonesia

Fokus Bisnis Migas, Pertamina Mau Lepas Pelita Air dan Dimerger Garuda Indonesia

Bisnis | Kamis, 11 September 2025 | 15:40 WIB

Terkini

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB