Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Profil PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT): Raksasa Tekstil Resmi Pailit!

M Nurhadi

Senin, 22 September 2025 | 15:19 WIB
Profil PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT): Raksasa Tekstil Resmi Pailit!
Sejahtera Bintang Abadi Textile
baca 10 detik
  • PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), salah satu produsen benang daur ulang terbesar di Indonesia, resmi dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

  • Keputusan ini diambil setelah proses PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) berakhir tanpa adanya kesepakatan, dan pihak perusahaan menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum lain.

  • Sebelum dinyatakan pailit, SBAT mengalami krisis keuangan yang ditandai dengan penurunan drastis pada penjualan dan catatan kerugian, menyebabkan operasional perusahaan berhenti sejak Juli 2024.

Suara.com - PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), sebuah perusahaan tekstil yang didirikan di Bandung sejak 2003, kini telah resmi dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Keputusan ini mengakhiri riwayat perusahaan yang dikenal sebagai salah satu produsen benang daur ulang terbesar di Indonesia.

Menurut keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pengendali perusahaan, Tan Heng Lok, menyatakan bahwa SBAT tidak akan menempuh upaya hukum apa pun terhadap putusan tersebut.

Dengan demikian, seluruh aset perusahaan kini berada di bawah penguasaan kurator yang ditunjuk oleh pengadilan.

Perjalanan Bisnis dan Tantangan Keberlanjutan

Sebelum dinyatakan pailit, PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk merupakan salah satu raksasa industri tekstil domestik maupun internasional.

Beroperasi secara komersial sejak 2003, perusahaan ini berfokus pada produksi berbagai jenis benang, termasuk benang daur ulang (recycle), TC (Poly Cotton), serta Open End dan Ring Spinning.

Dengan kapasitas produksi mencapai 20.000 ton per tahun, SBAT dikenal sebagai perusahaan yang berkelanjutan (green and sustainable) dan memprioritaskan pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2020, mencatatkan dirinya sebagai perusahaan publik.

baca juga

Namun, meskipun memiliki komitmen keberlanjutan dan ambisi untuk menjadi pemain global, SBAT menghadapi tantangan besar yang berujung pada penghentian operasi sejak Juli 2024.

Krisis Keuangan dan Berakhirnya PKPU

Putusan pailit ini dikeluarkan setelah proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan nomor perkara 3/Pdt.SusPKPU/2025/PN Niaga Jkt. Pst berakhir tanpa kesepakatan.

Tan Heng Lok menyatakan akan berdiskusi dengan kurator, yaitu Asri, Syafrullah Alamsyah, dan Irwandi Husni, untuk mengamankan kepentingan pemegang saham.

Kasus pailit yang menimpa SBAT menambah daftar panjang perusahaan tekstil yang berguguran, menyusul PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex yang juga dinyatakan pailit pada Maret 2025.

Dalam laporan keuangan terakhir yang dirilis pada September 2023, SBAT mencatatkan penurunan penjualan yang drastis menjadi Rp11 miliar dari Rp87 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Mayoritas penjualan ditopang pasar lokal dengan nilai Rp8,6 miliar, sementara ekspor hanya menyumbang Rp2,4 miliar.

Pada periode yang sama, perusahaan mencatatkan rugi Rp23 miliar, meskipun lebih rendah dari rugi tahun sebelumnya yang mencapai Rp38 miliar. Aset perusahaan juga menurun menjadi Rp643 miliar dari Rp657 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN Tekstil SBAT Pasrah Menuju Kebangkrutan, Padahal Baru IPO 4 Tahun Lalu

BUMN Tekstil SBAT Pasrah Menuju Kebangkrutan, Padahal Baru IPO 4 Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 19 September 2025 | 13:01 WIB

Emiten Sejahtera Bintang Abadi Textile Pailit, Sahamnya Dimiliki BUMN

Emiten Sejahtera Bintang Abadi Textile Pailit, Sahamnya Dimiliki BUMN

Bisnis | Kamis, 18 September 2025 | 08:39 WIB

Kasus Korupsi Sritex Resmi Masuk Meja Hijau, Iwan Lukminto Segera Diadili

Kasus Korupsi Sritex Resmi Masuk Meja Hijau, Iwan Lukminto Segera Diadili

News | Selasa, 16 September 2025 | 23:37 WIB

Terkini

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:09 WIB

BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?

BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita

Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:46 WIB

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:42 WIB

Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham

Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:39 WIB

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah

Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB