Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

RI Mau Nyontek Turki Kembangkan Industri Halal di Dalam Negeri

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 24 September 2025 | 14:07 WIB
RI Mau Nyontek Turki Kembangkan Industri Halal di Dalam Negeri
Delegasi RI kunjungi Turki kerja sama kembangkan industri halal. [ist].
  •    Indonesia perluas kolaborasi internasional untuk industri halal nasional

  •    Delegasi Indonesia kunjungi Turki untuk perdalam wawasan halal

  •    Kolaborasi pemerintah, swasta, dan akademisi kunci pengembangan halal

Suara.com - Upaya memperkuat industri halal nasional terus bergulir. Delegasi Indonesia yang terdiri dari akademisi, tokoh ormas, dan pemerintah melakukan kunjungan ke Turki dalam rangka program Indonesia-Middle East and North Africa (MENA) Expert Exchange 2025 pada 7–13 September 2025.

Agenda tersebut bertujuan memperdalam kolaborasi internasional dalam pengembangan ekosistem halal Indonesia yang semakin strategis di pasar global.

Delegasi melakukan kunjungan ke sejumlah lembaga penting seperti Halal Accreditation Agency (HAK) Ankara, Standards and Metrology Institute for Islamic Countries (SMIIC), lembaga sertifikasi halal GIMDES, serta universitas dan fasilitas industri halal di Turki.

Industri halal khususnya di sektor makanan sangat berpengaruh di Kaltim. [kaltimtoday.co]
Industri halal khususnya di sektor makanan sangat berpengaruh di Kaltim. [kaltimtoday.co]

Direktur Halal Center UNU Yogyakarta, Listiana Hidayati, menekankan pentingnya memperluas jejaring dan wawasan global. Dengan keterlibatan langsung bersama lembaga-lembaga terkemuka Turki, delegasi UNU Yogyakarta mendapatkan wawasan yang berguna untuk memperkaya ekosistem halal Indonesia.

"Agenda ini juga memperluas jaringan internasional dengan lembaga halal terkemuka di Turki, baik dari sisi akreditasi, sertifikasi, dan riset," ujarnya seperti dikutip, Rabu (24/9/20250.

Sementara itu, Direktur Kemitraan & Kerja Sama BPJPH RI, Fertiana Santy, menegaskan perlunya sinergi lintas pihak. Kolaborasi pemerintah, swasta, dan akademisi baik secara nasional maupun lintas negara menjadi salah satu kunci dalam proses pengembangan jaminan produk halal di Indonesia.

"Program kolaborasi Indonesia-MENA Expert Exchange 2025 menjadi salah satu langkah strategis yang bisa kita lakukan," imbuhnya.

Dari pihak Turki, Chairman HAK, Zafer Soylu, menyoroti tantangan standarisasi global. Apalagi, memang selama ini banyak sekali sistem akreditasi dan sertifikasi halal.

"Oleh karena itu, diperlukan sinergi, kolaborasi, dan satu sistem standarisasi halal yang reliabel untuk semua negara muslim," imbuhnya.

Sementara, Head of Regulatory Affairs Danone Indonesia, Prima Sehanputri, mengatakan pihaknya berkomitmen memperkuat rantai nilai halal di dalam negeri. Perseroan yakin spek halal merupakan prinsip fundamental yang harus dijalankan secara menyeluruh.

"Untuk itu, melalui kolaborasi bersama UNU Yogyakarta kami berkomitmen mendukung kemajuan industri halal nasional dan memastikan setiap produk yang kami hadirkan tidak hanya halal, tetapi juga bermanfaat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia," jelas Prima.

Tak hanya berdialog, BPJPH juga menandatangani Recognition Agreement (RA) dengan GIMDES. Lewat kerja sama ini, produk yang mendapat sertifikasi halal dari GIMDES bisa masuk pasar Indonesia dengan registrasi secara online. Langkah ini diharapkan memperkuat akses pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.

Selain Turki, program Indonesia-MENA Expert Exchange 2025 juga akan mengirim pakar Indonesia ke Mesir untuk mengkaji pertanian berkelanjutan. Sebaliknya, akademisi dari Turki dan Mesir dijadwalkan datang ke Indonesia untuk berbagi pengetahuan terkait kesehatan publik dan penguatan ekosistem halal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BTN Syariah Akan Berubah Jadi Bank Syariah Nasional, Layani Tabungan Emas Hingga Haji

BTN Syariah Akan Berubah Jadi Bank Syariah Nasional, Layani Tabungan Emas Hingga Haji

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 16:22 WIB

Pembiayaan KPR Bank Mega Syariah Raup Rp 334 Miliar

Pembiayaan KPR Bank Mega Syariah Raup Rp 334 Miliar

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 09:23 WIB

OJK Targetkan 50 Persen Asuransi Syariah Punya Produk Industri Halal

OJK Targetkan 50 Persen Asuransi Syariah Punya Produk Industri Halal

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 13:30 WIB

Terkini

CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi

CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:50 WIB

Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup

Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:32 WIB

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:23 WIB

BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi

BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:15 WIB

DJP Catat 10,85 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan hingga 6 April 2026

DJP Catat 10,85 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan hingga 6 April 2026

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:08 WIB

Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR

Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 11:48 WIB

Naik Rp 15.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 15.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 11:45 WIB

B50 Bakal Diterapkan Mulai 1 Juli 2026, Bahlil : Dulu Kalian Ketawain Gue!

B50 Bakal Diterapkan Mulai 1 Juli 2026, Bahlil : Dulu Kalian Ketawain Gue!

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 11:34 WIB

OJK Kasih Denda Rp15,9 Miliar Bagi Pelaku Saham Gorengan

OJK Kasih Denda Rp15,9 Miliar Bagi Pelaku Saham Gorengan

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:52 WIB

Saham BBCA Ambles, Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa

Saham BBCA Ambles, Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:49 WIB