Kebijakan Kuota Impor Kemenperin Dipertanyakan, Industri Tekstil RI Kian Babak Belur

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 25 September 2025 | 16:06 WIB
Kebijakan Kuota Impor Kemenperin Dipertanyakan, Industri Tekstil RI Kian Babak Belur
Ilsutrasi. Praktik pengaturan kuota impor di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menjadi sorotan tajam. Meskipun pemerintah gencar menindak impor ilegal, industri tekstil, dari hulu hingga hilir, justru semakin terpuruk. Foto ist.
baca 10 detik
  • Sejumlah pakar dan asosiasi mengungkap adanya praktik mafia kuota impor di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang diduga menjadi penyebab utama bangkrutnya puluhan perusahaan tekstil dan PHK ratusan ribu pekerja.
  • Modus yang digunakan mafia kuota impor ini sangat terorganisir. Mereka memberikan jatah kuota impor yang jauh melebihi kapasitas produksi kepada 22 perusahaan yang sebenarnya hanya dikendalikan oleh 3-4 orang.
  •  Kuota berlebih ini kemudian diperjualbelikan kepada pihak lain, menciptakan kerugian ekonomi serius dan membanjiri pasar domestik dengan produk impor ilegal.

Suara.com - Kebijakan pengaturan kuota impor di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menjadi sorotan tajam. Meskipun pemerintah gencar menindak impor ilegal, industri tekstil, dari hulu hingga hilir, justru semakin terpuruk.

Direktur Eksekutif Majelis Rayon Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Agus Riyanto, tak main-main dalam menuduh. Ia menyebut bahwa oknum pejabat di Kemenperin bukan hanya terlibat, melainkan menjadi "pemeran utama" dalam permainan kuota impor ini.

"Mereka bukan sekadar terlibat, mereka itu pemeran utama. Yang ilegal itu kuota impornya," tegas Agus, Kamis (25/9/2025).

Agus menjelaskan modus operandi para 'mafia' ini. Sekitar 22 perusahaan, yang sejatinya hanya dimiliki oleh 3-4 orang, mendapatkan jatah kuota impor dalam jumlah yang sangat besar. Kuota 'siluman' ini bahkan disebut diperdagangkan kembali ke perusahaan logistik, padahal aturan melarangnya.

"Perusahaan lain kalau minta 1.000 ton, paling dikasih 300 ton. Tapi yang 22 perusahaan ini bisa dapat sampai 10 kali lipat dari kapasitasnya. Kuotanya bahkan diperjualbelikan," ungkapnya.

Praktik ini, menurut Agus, sudah berlangsung lebih dari lima tahun dengan berbagai modus, mulai dari menggunakan izin perusahaan yang sudah bangkrut hingga mendirikan perusahaan fiktif tanpa fasilitas produksi nyata.

Dampak dari praktik kotor ini sangat nyata dan mengerikan bagi industri dalam negeri. Ketua Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wirawasta, membeberkan kerugian ekonomi yang serius.

"Impor kain tahun 2016-2017 hanya 500 ribu ton. Sekarang hampir 1 juta ton, dua kali lipat. Akibatnya, industri kain mati," kata Redma.

Ia mencatat, sepanjang 2023-2024, setidaknya 60 perusahaan tekstil gulung tikar. Jika dihitung sejak 2017, jumlahnya bisa mencapai 80 hingga 100 perusahaan. Imbasnya, sekitar 300–400 ribu pekerja kehilangan mata pencaharian.

baca juga

Redma juga mengeluhkan sikap Kemenperin yang selalu menolak memberikan transparansi data impor per perusahaan dengan alasan rahasia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sparks Fashion Academy Gandeng UMKM: Lahirkan Fashionpreneur Muda dan Dorong Ekonomi Kreatif

Sparks Fashion Academy Gandeng UMKM: Lahirkan Fashionpreneur Muda dan Dorong Ekonomi Kreatif

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 14:50 WIB

Industri Logistik Catat Surabaya Jadi 'Jantung' Pengiriman Sparepart di Indonesia

Industri Logistik Catat Surabaya Jadi 'Jantung' Pengiriman Sparepart di Indonesia

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 13:26 WIB

Pemerintah Ogah Disalahkan Soal Carut-Marut Industri Tekstil

Pemerintah Ogah Disalahkan Soal Carut-Marut Industri Tekstil

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 13:12 WIB

Terkini

Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru, Begini Langkahnya

Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru, Begini Langkahnya

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:27 WIB

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:25 WIB

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:15 WIB

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×