Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Terus Ambruk, Kebijakan Menkeu Purbaya Jadi Biang Kerok?

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Jum'at, 26 September 2025 | 08:19 WIB
Rupiah Terus Ambruk, Kebijakan Menkeu Purbaya Jadi Biang Kerok?
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  •    Rupiah melemah hingga Rp 16.750 terhadap dolar Amerika Serikat sepekan.

  •    Kebijakan Menkeu menarik dolar justru membuat rupiah menjadi lemas.

  •    Pelemahan rupiah juga akibat eksportir lebih memilih simpan dolar di luar negeri.

Suara.com - Rupiah terus mengalami pelemahan selama seminggu. Adapun, mata uang Garuda ini sudah menyentuh level Rp 16.750 terhadap dolar Amerika Serikat.

Chief Ekonom Perbanas, Dzulfian Syafrian menilai kebijakan Menkeu Purbaya yang ingin menarik dolar disimpan di luar negeri membuat rupiah menjadi lemas. Lantaran, Bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serempak menaikkan suku bunga deposito dalam mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) menjadi 4 persen.

"Pak Menkeu Purbaya, dia bilang mau menarik dolar yang disimpan di luar negeri ke dalam negeri. Biar rupiah kita menguat, mulia kan tujuannya. Tapi, caranya dengan memberikan insentif DPK valasnya kalau nggak salah jadi 4 persen" katanya saat dihubungi Suara.com, Jumat (26/9/2025).

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang baru. [Dok. Antara]
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang baru. [Dok. Antara]

Menurut dia, kalau dana asing dari luar masuk ke dalam, kemungkinan  rupiah menguat. Tapi, mata uang garuda malah melemah dikarenakan banyak yang menukarkan rupiah ke dolar untuk disimpan di perbankan.

"Kalau tadi terakhir saya cek, kayaknya rupiah kan melemahkan, udah lebih dari Rp. 16.700 ya. Nah, itu berarti yang terjadi justru malah sebaliknya kan, nggak sesuai tujuannya. Nah, berarti yang terjadi adalah duit yang di dalam negeri itu dikonversi sama yang punya dolar. Kayak duit yang punya rupiah dikonversi ke dolar, gitu. Makanya , rupiah melemah, gitu," katanya.

Dia menyebutkan ada beberapa faktor membuat rupiah melemah. Salah satunya eksportir lebih baik menyimpan uangnya di Singapura. Lantaran, eksportir lebih percaya menyimpan uang di Singapura ketimbang di Indonesia.

"Karena yang punya dolar itu kan para eksportir, mereka jual barangnya di luar negeri, mereka dapet  Karena mereka lebih percaya taruh duit di Singapura, karena disana lebih jual, ya kan," tandasnya.

Sebelumnya, rupiah ditutup di posisi Rp16.749 per dolar Amerika Serikat (AS) di perdagangan pasar spot pada Kamis (25/9).
Mata uang Garuda turun 64 poin atau minus 0,39 persen. Sedangkan, Dolar Hong Kong naik 0,13 persen, peso Filipina turun 0,19 persen, dan yen Jepang naik 0,15 persen.

Kemudian ringgit Malaysia minus 0,01 persen, dolar Singapura naik 0,02 persen, won Korea Selatan plus 0,25 persen, dan baht Thailand turun 0,25 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Diramal Meloyo ke Level Rp 17.000, Ini Pemicunya

Rupiah Diramal Meloyo ke Level Rp 17.000, Ini Pemicunya

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 07:49 WIB

Penyebab Rupiah Loyo Hingga ke Level Rp 16.700 per USD

Penyebab Rupiah Loyo Hingga ke Level Rp 16.700 per USD

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 15:51 WIB

Rupiah Terkapar, Ini Daftar Nilai Tukar Rupiah di 8 Bank

Rupiah Terkapar, Ini Daftar Nilai Tukar Rupiah di 8 Bank

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 14:31 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×