Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Indonesia Pasar Kripto Terbesar Kedua di Asia Pasifik

Liberty Jemadu

Senin, 29 September 2025 | 20:02 WIB
Indonesia Pasar Kripto Terbesar Kedua di Asia Pasifik
Indonesia kini menjadi pasar kripto terbesar kedua di Asia Pasifik. Foto: Tampilan layar saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk usai Pencatatan Perdana Saham dengan kode COIN di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pertumbuhan adopsi kripto di Indonesia sesuai dengan kenyataan di lapangan. 
  • Dukungan regulasi, inovasi produk yang semakin matang juga membuka akses lebih luas, menjadikan transaksi aset kripto kian mudah, cepat, dan inklusif.
  • Indonesia berpotensi besar untuk tampil sebagai hub kripto regional pada paruh kedua 2025. 

Suara.com - Indonesia menjadi pasar kripto terbesar kedua di kawasan Asia-Pasifik (APAC), demikian salah satu kesimpulan dalam laporan terbaru Chainalysis yang bertajuk 2025 Geography of Cryptocurrency Report yang terbit baru-baru ini.

Indonesia mencatatkan lonjakan adopsi mata uang digital tersebut atau on-chain value received sebesar 103 persen dalam periode Juli 2024 hingga Juni 2025.

CEO Tokocrypto Calvin Kizana mengatakan pertumbuhan adopsi kripto di Indonesia sesuai dengan kenyataan di lapangan, di mana jumlah investor terus bertambah pesat dan aktivitas perdagangan, baik di pasar spot maupun derivatif (futures), menunjukkan peningkatan yang konsisten.

Pertumbuhan komunitas kripto di daerah-daerah semakin solid dan berkembang pesat sebagai motor edukasi sekaligus adopsi. Capaian Indonesia yang kini berada di urutan kedua setelah Jepang merupakan prestasi yang luar biasa.

"Peran generasi muda juga sangat penting, karena mereka menjadi motor penggerak utama dalam memperkuat ekonomi digital nasional,” kata Calvin di Jakarta, Senin (29/9/2025).

Lebih lanjut, Calvin menjelaskan bahwa lonjakan adopsi kripto di Indonesia bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari berbagai faktor yang saling berkaitan.

Salah satu pendorong terbesar datang dari demografi yang mana mayoritas masyarakat berasal dari generasi muda digital native yang terbiasa dengan teknologi.

Dukungan regulasi dan inovasi produk yang semakin matang juga membuka akses lebih luas, menjadikan transaksi aset kripto kian mudah, cepat, dan inklusif bagi berbagai lapisan masyarakat.

"Di sisi lain, arah kebijakan pemerintah dan regulator seperti OJK yang terus memperkuat tata kelola industri memberi kepastian lebih besar bagi pelaku pasar, baik dari aspek perlindungan konsumen maupun peluang inovasi di sektor keuangan digital,” terang Calvin.

Kombinasi faktor-faktor ini mendorong Indonesia mencatatkan pertumbuhan hingga 103 persen dalam setahun terakhir, capaian tiga digit yang menegaskan ekosistem kripto nasional bukan hanya mengikuti tren global, melainkan mulai mengambil peran sebagai pilar penting dalam pertumbuhan kawasan Asia-Pasifik.

Dengan momentum tersebut, Indonesia berpotensi besar untuk tampil sebagai hub kripto regional pada paruh kedua 2025 dan memperkuat posisinya dalam ekosistem ekonomi digital dunia.

Sebagaimana diketahui, Asia-Pasifik sendiri menjadi kawasan dengan perkembangan kripto tercepat di dunia. Nilai transaksi on-chain bulanan di wilayah ini melonjak dari sekitar 81 miliar dolar AS pada Juli 2022 menjadi puncaknya di 244 miliar dolar AS pada Desember 2024.

Hingga pertengahan 2025, meski sedikit menurun dari puncak, volume transaksi tetap bertahan di atas 185 miliar dolar AS per bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Cropty Wallet, Dompet Kripto bagi Pemula yang Antiribet dan Hadirkan Berbagai Keunggulan

Mengenal Cropty Wallet, Dompet Kripto bagi Pemula yang Antiribet dan Hadirkan Berbagai Keunggulan

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 18:34 WIB

Begini Strategi Investasi Kripto Akhir Tahun, Jangan Hanya Andalkan Momen

Begini Strategi Investasi Kripto Akhir Tahun, Jangan Hanya Andalkan Momen

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 17:01 WIB

5 Aplikasi Crypto yang Legal di Indonesia

5 Aplikasi Crypto yang Legal di Indonesia

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 10:45 WIB

Tokocrypto Listing Token SOON, Buka Pintu Investor RI Jajal Teknologi Blockchain

Tokocrypto Listing Token SOON, Buka Pintu Investor RI Jajal Teknologi Blockchain

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 17:16 WIB

CFX Catat Transaksi Derivatif Kripto Tembus Rp73,8 Triliun

CFX Catat Transaksi Derivatif Kripto Tembus Rp73,8 Triliun

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan

Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:15 WIB

Pemicu IHSG Anjlok 3% hingga 716 Saham Merah di Perdagangan Sesi I

Pemicu IHSG Anjlok 3% hingga 716 Saham Merah di Perdagangan Sesi I

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:54 WIB

IHSG Kacau-Balau, Analis Sarankan Investor Ritel Hati-hati dan Perlu Jaga Modal

IHSG Kacau-Balau, Analis Sarankan Investor Ritel Hati-hati dan Perlu Jaga Modal

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:37 WIB

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:55 WIB

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:45 WIB

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:21 WIB

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:28 WIB

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:15 WIB

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:14 WIB