Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Update Harga Paket Operator: Telkomsel, XL, Smartfren Naik, Indosat Tetap

M Nurhadi

Rabu, 08 Oktober 2025 | 06:55 WIB
Update Harga Paket Operator: Telkomsel, XL, Smartfren Naik, Indosat Tetap
Ilustrasi Tower Telekomunikasi [Shutterstock]
baca 10 detik
    • Industri telekomunikasi Indonesia menunjukkan disiplin harga yang membaik pada Oktober 2025, ditandai dengan kenaikan harga paket data oleh operator utama
    • Pendapatan industri diproyeksikan tumbuh tipis 1,8% YoY untuk 9M25, dengan Kuartal III 2025 (3Q25)
    • Sektor telekomunikasi dinilai menarik (Overweight) dengan XL Axiata (EXCL) sebagai pilihan utama (top pick) karena valuasi yang diskon dan potensi sinergi besar

Suara.com - Industri telekomunikasi Indonesia memasuki kuartal terakhir tahun 2025 dengan sejumlah penyesuaian harga dan perkembangan signifikan, baik dari sisi persaingan harga paket data seluler maupun infrastruktur fixed broadband.

Sebagian besar operator melakukan perubahan strategi harga, sementara hanya segelintir yang memilih mempertahankan tarif mereka.

Pergerakan Harga Paket Seluler di Bulan Oktober 2025

Pada Oktober 2025, dinamika harga layanan seluler diwarnai oleh aksi kenaikan dan penyesuaian nilai paket oleh pemain utama, menunjukkan adanya disiplin industri yang mulai membaik:

  • Telkomsel memimpin dengan menaikkan harga sebesar 4,0% secara bulanan (month-on-month/mom) setelah melakukan penyesuaian ulang pada skema paketnya, termasuk pembagian kuota 5G.
  • XL Axiata (XL) melakukan penyesuaian signifikan. Meskipun menambah volume data pada beberapa paket, XL memotong masa berlaku (validity) menjadi 28 hari, yang secara efektif menurunkan harga sebesar 1,4% mom.
  • Smartfren kembali menerapkan masa berlaku 30 hari untuk paketnya, yang membuat harga mereka naik sebesar 2,5% mom.
  • Tri (3) melakukan kenaikan harga minor yang mendorong rata-rata harga mereka naik sebesar 0,5% mom.

Sementara itu, hanya Axis dan Indosat yang memilih untuk mempertahankan harga paket mereka tanpa perubahan pada bulan ini.

Di sektor fixed broadband atau internet rumah, persaingan juga ketat. XL Satu dilaporkan memotong harga secara drastis sebesar 12,7% mom.

Sementara itu, Biznet memilih untuk meningkatkan kecepatan layanan mereka, yang secara tidak langsung menurunkan rasio biaya per Gbps sekitar 43% mom.

Ekspektasi Pertumbuhan Pendapatan Industri 9M25

Secara keseluruhan, pendapatan industri telekomunikasi diproyeksikan tumbuh tipis sebesar 1,8% secara tahunan (year-on-year/yoy) untuk periode sembilan bulan pertama (9M25).

baca juga

Kinerja pada Kuartal III 2025 (3Q25) diperkirakan menjadi pendorong utama dengan estimasi pendapatan tumbuh sebesar 5,4% secara kuartalan (quarter-on-quarter/qoq).

Kenaikan pendapatan pada kuartal ini didorong oleh pertumbuhan kuat dari:

  1. XL Axiata (EXCL): Diproyeksikan tumbuh sebesar 21,3% qoq. Pertumbuhan topline yang kuat ini mencerminkan dampak penuh dari sinergi merger yang telah berjalan satu kuartal penuh. Namun, biaya operasional (opex) perusahaan juga diperkirakan naik tajam sebesar 38% qoq akibat basis biaya yang membesar pasca-merger.
  2. Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT): Pertumbuhan pendapatan diprediksi solid di angka 9,2% qoq, meskipun angka ini masih sedikit di bawah konsensus pasar. Opex ISAT diperkirakan naik 9% qoq.

Di sisi lain, pendapatan Telkomsel (TLKM) diperkirakan relatif datar, turun tipis sebesar -0,5% qoq, meskipun tingkat keluarnya pelanggan (churn) mulai stabil.

Secara industri, strategi penaikan harga paket starter pack dan paket rebuy (seperti paket Bebas Puas XL yang naik 10% pada Juli) diharapkan dapat mendongkrak pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) sebesar 2,6% qoq, meskipun terjadi sedikit penurunan jumlah pelanggan.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengumumkan tiga peserta yang lolos kualifikasi untuk lelang spektrum 1.4 GHz pada 1 Oktober 2025.

Tiga peserta tersebut adalah Telkomsel (TLKM), Wi-Fi (WIFI), dan Eka Mas Republik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indosat Lebarkan Sayap Hadirkan Solusi Berteknologi AI ke Bisnis Ritel : One Stop Solution

Indosat Lebarkan Sayap Hadirkan Solusi Berteknologi AI ke Bisnis Ritel : One Stop Solution

Tekno | Selasa, 07 Oktober 2025 | 22:28 WIB

Telkomsel Siapkan Paket Data Khusus MotoGP Mandalika 2025, 300 BTS Dioperasikan

Telkomsel Siapkan Paket Data Khusus MotoGP Mandalika 2025, 300 BTS Dioperasikan

Tekno | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 13:17 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2025, Telkomsel Hadirkan 300 BTS 4G/LTE & Hyper 5G

Dukung MotoGP Mandalika 2025, Telkomsel Hadirkan 300 BTS 4G/LTE & Hyper 5G

Bisnis | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 07:03 WIB

Terkini

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:11 WIB

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:49 WIB

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:57 WIB

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:22 WIB

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:16 WIB

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB