Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Awali Pekan Ini, Harga Emas Antam Terus Melonjak Tinggi Sebesar Rp 2.303.000 per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 13 Oktober 2025 | 09:03 WIB
Awali Pekan Ini, Harga Emas Antam Terus Melonjak Tinggi Sebesar Rp 2.303.000 per Gram
Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Harga emas Antam naik Rp 6.000 menjadi Rp 2.305.000 per gram.

  • Emas dunia melesat menembus USD 4.040 karena ketegangan AS-China. 

  • The Fed diperkirakan pangkas suku bunga, dukung harga emas menguat.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 13 Oktober 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.305.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu menguat kembali sebesar Rp 6.000 dibandingkan hari Minggu, 12 Oktober 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.154.000 per gram.

Harga buyback itu juga kembali melompat dengan naik Rp 7.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.

Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.202.500
  • Emas 1 Gram Rp 2.305.000
  • Emas 2 gram Rp 4.550.000
  • Emas 3 gram Rp 6.800.000
  • Emas 5 gram Rp 11.300.000
  • Emas 10 gram Rp 22.545.000
  • Emas 25 gram Rp 56.237.000
  • Emas 50 gram Rp 112.395.000
  • Emas 100 gram Rp 224.712.000
  • Emas 250 gram Rp 561.515.000
  • Emas 500 gram Rp 1.112.820.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.245.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Terus Melonjak 

Harga emas dunia kembali melesat pada awal perdagangan Asia, menembus kisaran USD 4.040 per ons. Reli logam mulia ini dipicu meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China, yang mendorong investor memburu aset safe haven di tengah gejolak global.

Dikutip dari FXStreet, lonjakan harga emas terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif baru sebesar 100 persen terhadap impor dari Tiongkok mulai 1 November mendatang.

Kebijakan itu langsung memicu kekhawatiran pasar akan potensi eskalasi perang dagang jilid baru antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia tersebut.

Tiongkok pun memperingatkan AS bahwa mereka akan membalas jika Trump tidak menarik ancaman tarifnya.

"Memanasnya perang dagang lagi akan melemahkan dolar dan menguntungkan bagi aset safe haven," kata Tai Wong, pedagang logam independen, dikutip Senin (13/10/2025).

Selain faktor geopolitik, pasar juga menantikan tanda-tanda pembukaan kembali pemerintahan AS dan rilis data ekonomi yang dapat memengaruhi arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

Ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan moneter semakin menguat. Para pedagang memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) masing-masing pada bulan Oktober dan Desember.

Berdasarkan data perangkat CME FedWatch, pasar menilai ada kemungkinan hampir 97 persen bahwa bank sentral AS akan menurunkan suku bunga pada pertemuan Oktober, sementara peluang pemangkasan lanjutan di Desember mencapai 92 persen.

Suku bunga yang lebih rendah biasanya menekan imbal hasil dolar AS dan menurunkan biaya peluang memegang emas, sehingga mendukung kenaikan harga logam mulia tersebut.

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati data ekonomi penting, termasuk laporan Penjualan Ritel dan Indeks Harga Produsen (IHP) AS yang akan dirilis pada Kamis mendatang. Tanda-tanda inflasi yang lebih tinggi dapat mengangkat nilai dolar AS dan menekan harga komoditas berdenominasi dolar dalam jangka pendek.

Dengan ketegangan dagang yang belum mereda dan prospek pelonggaran kebijakan moneter AS, para analis menilai harga emas berpotensi tetap kuat dalam waktu dekat, didorong permintaan terhadap aset lindung nilai di tengah meningkatnya risiko global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Naik Tipis Senin Ini: Antam Rp 2.414.000 per Gram, Galeri 24 2,3 Jutaan

Harga Emas Naik Tipis Senin Ini: Antam Rp 2.414.000 per Gram, Galeri 24 2,3 Jutaan

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 06:30 WIB

Keluarkan Rp 176,95 Miliar, Aneka Tambang (ANTM) Ungkap Hasil Eksplorasi Tambang Emas Hingga Bauksit

Keluarkan Rp 176,95 Miliar, Aneka Tambang (ANTM) Ungkap Hasil Eksplorasi Tambang Emas Hingga Bauksit

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 18:15 WIB

Merdeka Gold Resources (EMAS) Keluarkan Rp 9,8 Miliar Buat Eksplorasi Tambang Pani, Ini Hasilnya

Merdeka Gold Resources (EMAS) Keluarkan Rp 9,8 Miliar Buat Eksplorasi Tambang Pani, Ini Hasilnya

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 16:02 WIB

Terkini

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43 WIB

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:40 WIB

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:37 WIB

Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar

Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32 WIB

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:27 WIB

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:15 WIB

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:14 WIB

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:56 WIB