Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

LMS 2025: Infrastruktur Bendungan dan Pengadaan Pangan Jadi Dua Sisi Mata Uang Tak Terpisahkan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 16 Oktober 2025 | 11:19 WIB
LMS 2025: Infrastruktur Bendungan dan Pengadaan Pangan Jadi Dua Sisi Mata Uang Tak Terpisahkan
Topik “Sustainable Infrastructure for National Resilience and The Role of Local Media” dalam LMS 2025, hadir sebagai pembicara Dr. Drs. Yayat Supriyatna, MSP (Akademisi & Pengamat Tata Kota), serta Nirwono Joga, Pengamat Tata Kota (Suara.com/CNR ukirsari)

Menurutnya, daerah-daerah luar Jawa seperti Sulawesi, Nusa Tenggara sangat penting dibuatkan bendungan, pasalnya menjadi sentra pembangunan pertanian. Sementara masalah utama yang dihadapi adalah air mengingat alamnya yang kering.

“Kemudian Sulawesi, sebagai sentra pertanian untuk kawasan Indonesia timur. Jadi dengan demikian peranan dari Waskita Karya sangat diharapkan untuk membangun lebih banyak lagi bendungan. Itu yang pertama, tentang pengadaan bendungan,” jelasnya.

“Kedua, membangun bendungan tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh jaringan irigasi yang memadai. Karena bendungan itu berlokasi di atas. Sementara jaringan irigasi adalah penghubung dari tingkat provinsi sampai ke kota kabupaten. Inilah yang seharusnya dipahami, bagaimana peran pemerintah daerah (Pemda) untuk mendukung program nasional tadi,” tukas Nirwono Joga.

Dengan kehadiran bendungan, selanjutnya bisa bicara soal tenaga listrik. Tenaga listrik bisa didapatkan dari pemanfaatan tenaga air dari bendungan atau tenaga surya.

“Distribusinya harus dialirkan oleh PLN ke kawasan-kawasan yang membutuhkan. Ada nggak jaringan listrik ke kawasan industri, ke pabrik, sampai ke perkotaan misalnya. Begitu juga dengan air bersih. Kota-kota butuh air minum. Artinya perlu pembangunan jaringan perpipaan dari bendungan ke kota-kota yang membutuhkan air bersih. Supaya warga kota tidak perlu lagi pompa untuk mengambil air tanah. Jadi ada multiplier efeknya,” lanjutnya.

“Dengan infrastruktur jalan tol yang digarap BUMN seperti Waskita Karya, bisa tercapai pemerataan di sektor ekonomi. Di mana waktu pengiriman logistik bisa dipangkas, sehingga biaya menjadi lebih murah,” ujarnya lagi.

Dengan melihat lewat profil yang lebih luas, dilakukan pembangunan gotong-royong, wilayah-wilayah akan semakin maju secara ekonomi. Dari membangun bendungan, membangun jalan tol, sampai membangun rumah, seperti proyek pengadaan 3 juta rumah.

“Harapannya, dalam lima tahun pembangunan ini sudah rampung semua. Jadi PR bagaimana dalam lima tahun semuanya fokus kepada ketahanan air, pangan, dan energi. Semuanya sudah terwujud. Bendungan jadi, irigasi langsung jadi, langsung ke pertanian, jadi langsung dirasakan hasilnya oleh rakyat,” ungkap Nirwono Joga.

“Pembangunan infrastruktur tol juga demikian. Jalan tol tidak dilihat dari keberadaan infrastrukturnya saja namun multiplier effect yang dihasilkan. Dampaknya terhadap masyarakat, pertumbuhan ekonomi, terhadap perkembangan nilai kota atau kabupaten itu apa? Seluruhnya secara menyeluruh dan menjadi satu. Harus terus di cek apakah daerah-daerah sekitar sepanjang jalan tol memanfaatkan keberadaan jalan tol lagi atau tidak. Semuanya harus berefek. Karena yang dipakai untuk membangun adalah uang rakyat,” pungkasnya.***

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waskita Karya Kembali Masuk Top 50 Emiten dalam The 16th IICD CG Award 2025

Waskita Karya Kembali Masuk Top 50 Emiten dalam The 16th IICD CG Award 2025

Bisnis | Rabu, 17 September 2025 | 11:23 WIB

Wujud Nyata Implementasi Tata Kelola Baik, Waskita Karya Raih Top GRC Awards 2025 Stars 5

Wujud Nyata Implementasi Tata Kelola Baik, Waskita Karya Raih Top GRC Awards 2025 Stars 5

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 16:26 WIB

Berkomitmen Jaga Kepercayaan Publik, Waskita Karya Raih Public Relation Popular Companies Award 2025

Berkomitmen Jaga Kepercayaan Publik, Waskita Karya Raih Public Relation Popular Companies Award 2025

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 20:55 WIB

Konsisten Jalankan Program, Waskita Raih Dua Penghargaan pada Ajang TJSL & CSR Award 2025

Konsisten Jalankan Program, Waskita Raih Dua Penghargaan pada Ajang TJSL & CSR Award 2025

Bisnis | Jum'at, 27 Juni 2025 | 19:04 WIB

Kerja Sama Waskita Karya - Kejati DIY: Tingkatkan Efektivitas Penanganan Masalah Hukum

Kerja Sama Waskita Karya - Kejati DIY: Tingkatkan Efektivitas Penanganan Masalah Hukum

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 15:57 WIB

Benteng Pendem Ambarawa Garapan Waskita Karya Siap Jadi Destinasi Wisata

Benteng Pendem Ambarawa Garapan Waskita Karya Siap Jadi Destinasi Wisata

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 17:04 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×