Menkeu Purbaya Sudah Kantongi Nama-nama Mafia Tekstil dan Baja

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:45 WIB
Menkeu Purbaya Sudah Kantongi Nama-nama Mafia Tekstil dan Baja
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana besar yang akan mengguncang dunia gelap penyelundupan di Indonesia. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Purbaya mengungkap bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan penangkapan mafia besar-besaran.
  • Mafia itu merujuk pada sektor tekstil dan baja yang selalu merugikan negara.
  • Purbaya belum bisa merinci besaran kerugian negara yang terjadi akibat ulah mafia tersebut.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana besar yang akan mengguncang dunia gelap penyelundupan di Indonesia.

Purbaya mengungkap bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan penangkapan mafia besar-besaran yang merugikan negara.

Rencana tegas ini disampaikan Purbaya usai menghadiri agenda di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10/2025).

"Tinggal kita pilih saja siapa yang mau diproses. Intinya yang selama ini under invoicing, nyelundupin. Yang paling banyak tekstil, baja segala macam. Sudah ada nama-namanya," kata Purbaya.

Fokus utama operasi ini adalah mafia yang terlibat dalam penyelundupan komoditas besar seperti tekstil dan baja, yang selama ini diduga kuat merugikan penerimaan negara melalui praktik under invoicing (penilaian harga di bawah nilai sebenarnya) dan penyelundupan.

Meski demikian, Purbaya belum bisa merinci besaran kerugian negara yang terjadi akibat ulah mafia tersebut. "Belum tahu. Masih kita hitung," ujarnya singkat.

Selain memburu mafia dari luar, Purbaya menegaskan agenda utama lain adalah membersihkan internal Kementerian Keuangan dari pegawai-pegawai nakal, khususnya di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Sebagai bentuk keseriusan dan keterbukaan, Purbaya bahkan telah meluncurkan kanal pengaduan langsung dari masyarakat. "Untuk melakukan pembersihan itu, Purbaya sudah resmi merilis nomor WhatsApp 'Lapor Pak Purbaya' untuk menerima aduan masyarakat soal permasalahan pajak dan bea cukai," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Korupsi Rp13 T Dialokasikan untuk Beasiswa, Purbaya: Disalurkan Tahun Depan

Dana Korupsi Rp13 T Dialokasikan untuk Beasiswa, Purbaya: Disalurkan Tahun Depan

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:36 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Urusan Perut Tak Pernah Bohong, Buktinya Pak Harto Bisa Bertahan 32 Tahun

Menkeu Purbaya Sebut Urusan Perut Tak Pernah Bohong, Buktinya Pak Harto Bisa Bertahan 32 Tahun

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Kebijakan Sri Mulyani Kandas di Tangan Purbaya: Pajak Pedagang Online Ditunda

Kebijakan Sri Mulyani Kandas di Tangan Purbaya: Pajak Pedagang Online Ditunda

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:25 WIB

Terkini

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:54 WIB

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:52 WIB

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:51 WIB

×