Bank Indonesia Diramal Bakal Turunkan Suku Bunga Jadi 4,5 Persen

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:08 WIB
Bank Indonesia Diramal Bakal Turunkan Suku Bunga Jadi 4,5 Persen
Ilustrasi Bank Indonesia [Antara]
baca 10 detik
  • BI diperkirakan akan memangkas suku bunga 25 bps menjadi 4,5%.

  • Inflasi inti stabil dan cadangan devisa kuat mendukung pelonggaran.

  • Namun, BI bisa jeda karena ketidakpastian arah kebijakan The Fed

Suara.com - Bank Indonesia (BI) diramal bakal memangkas suku bunganya pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar 22-23 Oktober 2025.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, suku bunga bakal dipangkas 25 bps menjadi 4,5 persen. Hal ini dikarenakan meningkatkan tekanan di pasar.

"Kami memproyeksikan RDG BI bulan ini cenderung mempertimbangkan untuk kembali memangkas BI Rate sebesar 25 bps ke 4,50 persen, meskipun ruang untuk jeda masih terbuka bila tekanan pasar keuangan kembali meningkat menjelang keputusan The Fed," katanya saat dihubungi Suara.com, Rabu (23/10/2025).

Menurut dia, tingkat kebijakan saat ini berada jauh di atas inflasi inti yang relatif stabil sehingga suku bunga riil tetap tinggi. Dengan selisih lebih dari dua terhadap perkiraan inflasi inti tahun depan.

"Ruang pelonggaran masih tersedia tanpa mengorbankan tujuan menjaga daya beli," ujar Josua Pardede.

Kata dia, kenaikan inflasi pada September terutama berasal dari kelompok pangan yang bergejolak.

Sedangkan, inflasi inti tidak menunjukkan lonjakan, sehingga risiko harga dari sisi permintaan masih terkendali.

"Dari sisi pertumbuhan, transmisi pelonggaran mulai terasa melalui perbaikan likuiditas perbankan setelah penempatan dana pemerintah, yang membantu bank menurunkan ketergantungan pada dana mahal," bebernya.

Namun, sinyal kegiatan domestik belum kuat karena kepercayaan konsumen pada September turun ke titik terendah hampir empat tahun.

baca juga

Kombinasi kebutuhan mendorong pemulihan permintaan dengan tetap menjaga kehati-hatian membuat pilihan pemangkasan terukur tampak logis, alih-alih menunggu terlalu lama hingga siklus kredit benar-benar berbalik. Stabilitas nilai tukar menjadi penentu.

Tekanan di pasar valas pada September ternyata relatif terkendali walau terjadi arus keluar portofolio dalam negeri yang mencapai rekor era pascapandemi.

Ada tiga penyangga utama yang menjelaskan kenapa pelemahan rupiah tidak sedalam episode sebelumnya.

Pertama, surplus perdagangan bahan baku melebar didorong kenaikan ekspor minyak sawit dan logam, sehingga pasokan valas di pasar spot bertambah.

Kedua, intervensi BI yang lebih terdiversifikasi, tidak hanya di pasar spot tetapi juga melalui transaksi lindung nilai di dalam dan luar negeri, membantu meredam gejolak.

Ketiga, faktor revaluasi cadangan sejalan dengan pergerakan imbal hasil obligasi Amerika, penguatan euro, dan kenaikan harga emas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Meloyo, Ini Jurus Jitu BI, OJK, dan Bank Tingkatkan Pasar Keuangan

Rupiah Meloyo, Ini Jurus Jitu BI, OJK, dan Bank Tingkatkan Pasar Keuangan

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 12:05 WIB

Sepekan Kemarin Asing Bawa Kabur Dananya Rp 2,71 Triliun dari RI, Gara-Gara Ketidakpastian Global

Sepekan Kemarin Asing Bawa Kabur Dananya Rp 2,71 Triliun dari RI, Gara-Gara Ketidakpastian Global

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 08:59 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Perintah Himbara Naikkan Bunga Deposito Valas

Menkeu Purbaya Bantah Perintah Himbara Naikkan Bunga Deposito Valas

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 15:35 WIB

Risiko dan Peluang Pemangkasan Suku Bunga saat Tekanan Inflasi masih Berlangsung

Risiko dan Peluang Pemangkasan Suku Bunga saat Tekanan Inflasi masih Berlangsung

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 15:35 WIB

Rupiah Semakin Loyo di Jumat Pagi

Rupiah Semakin Loyo di Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 10:14 WIB

Akankah Dolar AS Tembus Rp17.000?

Akankah Dolar AS Tembus Rp17.000?

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 10:12 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×