TLKM Spin-off Aset Senilai Rp48 Triliun, Target Harga Saham Naik Lebih 30 Persen?

M Nurhadi

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 07:50 WIB
TLKM Spin-off Aset Senilai Rp48 Triliun, Target Harga Saham Naik Lebih 30 Persen?
Ilustrasi TLKM (Dok: Telkom)
baca 10 detik
  • Total aset fiber optik yang akan dipisahkan mencapai 56% dari keseluruhan aset fiber Telkom pada tahap pertama.
  • Valuasi ini dinilai premium, didukung oleh skala aset yang besar dan rasio EBITDA terhadap aset yang kuat.
  • Valuasi entitas bisnis fiber hasil spin-off ini diperkirakan mencapai Rp97,5 triliun.

Suara.com - Raksasa telekomunikasi Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), mengambil langkah strategis besar dengan menandatangani perjanjian bersyarat untuk memisahkan (spin-off) sebagian aset bisnis fiber optiknya.

Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan nilai aset perusahaan dan menarik investasi strategis global.

Total aset fiber optik yang akan dipisahkan mencapai 56% dari keseluruhan aset fiber Telkom pada tahap pertama. Sisanya, sekitar 44% aset akan dialihkan pada tahun fiskal 2026.

Tahap pertama spin-off ini mencakup pengalihan 575.000 kilometer kabel fiber optik darat. Nilai transaksi aset tahap pertama ini diperkirakan mencapai Rp35,8 triliun.

Jika digabungkan dengan liabilitas (kewajiban) terkait, total aset yang dialihkan pada tahap awal mencapai Rp48,8 triliun.

Untuk tahap kedua yang direncanakan pada tahun 2026, Telkom berencana menyertakan sekitar 25.000 kilometer kabel laut domestik, semakin memperkuat entitas baru hasil pemisahan tersebut.

Aksi korporasi ini diperkirakan akan mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang ditargetkan pada awal Desember 2025.

Valuasi entitas bisnis fiber hasil spin-off ini diperkirakan mencapai Rp97,5 triliun, dengan proyeksi pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sekitar Rp9 triliun hingga Rp10 triliun dan margin sekitar 40%.

Valuasi ini dinilai premium, didukung oleh skala aset yang besar dan rasio EBITDA terhadap aset yang kuat.

baca juga

Setelah proses transfer penuh aset selesai, manajemen Telkom menargetkan valuasi spin-off ini berada dalam rentang 9 hingga 12 kali rasio Enterprise Value terhadap EBITDA (EV/EBITDA).

Langkah selanjutnya, Telkom berencana menjual sekitar 20% hingga 30% saham di entitas baru ini kepada mitra strategis maupun mitra keuangan.

Dana yang diperoleh dari penjualan saham tersebut akan dialokasikan kembali kepada investor melalui dividen spesial dan program pembelian kembali saham (buyback), yang direncanakan dimulai pada tahun fiskal 2026.

Implikasi terhadap Bisnis Anak Perusahaan

Meskipun transfer aset telah ditandatangani, perjanjian layanan antara entitas fiber baru ini dengan anak perusahaan Telkom, yaitu IndiHome dan Telkomsel, masih dalam tahap negosiasi.

Belum ada kejelasan mengenai potensi dampak biaya sewa (lease rate) dari penggunaan aset fiber ini oleh IndiHome maupun Telkomsel di masa depan.

Saat ini, pendapatan internal yang dihasilkan dari aset-aset fiber yang dialihkan ini mencapai sekitar Rp26 triliun. Angka ini jika dihitung per pelanggan (home connect) diperkirakan setara dengan Rp190 ribu per bulan.

Nilai tersebut berada di bawah tarif yang diterapkan oleh kompetitor lain, mengindikasikan adanya potensi optimalisasi pendapatan di masa mendatang.

Rekomendasi dan Risiko Saham TLKM

Sejak pengumuman rencana spin-off ini, harga saham TLKM di pasar modal telah mengalami kenaikan signifikan, melonjak sekitar 14%. Kepemilikan saham TLKM saat ini masih didominasi oleh investor asing sebesar 69,7%.

Para analis mempertahankan rekomendasi BELI untuk saham TLKM, baik untuk jangka waktu 3 bulan maupun 12 bulan, dengan target harga Rp3.900 per saham.

BNI Sekuritas dalam kajiannya menyebut, target harga ini menyiratkan potensi kenaikan sekitar 31% dari harga saat ini.

Namun, investor perlu mewaspadai beberapa risiko utama yang mungkin dihadapi, antara lain potensi perlambatan dalam proses eksekusi (spin-off) dan hasil negosiasi ulang perjanjian layanan yang mungkin kurang menguntungkan bagi anak-anak perusahaan Telkom.

Desclaimer: Redaksi hanya menyampaikan informasi dan tidak merekomendasikan saham atau aset apapun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Meroket ke 8.258 di Sesi I: TLKM Idola, Ini Daftar Saham Paling Banyak Dibeli

IHSG Meroket ke 8.258 di Sesi I: TLKM Idola, Ini Daftar Saham Paling Banyak Dibeli

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:25 WIB

Telkom Kumpulkan 1,4 Ton Sampah dalam Kegiatan Aksi Bersih Pantai

Telkom Kumpulkan 1,4 Ton Sampah dalam Kegiatan Aksi Bersih Pantai

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 16:30 WIB

Wujudkan Aksi Nyata Berkelanjutan, Telkom Lanjutkan GoZero% di Makassar

Wujudkan Aksi Nyata Berkelanjutan, Telkom Lanjutkan GoZero% di Makassar

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 11:25 WIB

Terkini

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:56 WIB

×