Bayar Hacker untuk Tes Sistem Pajak Coretax, Menkeu Purbaya: Programmer-nya Baru Lulus SMA

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 16:04 WIB
Bayar Hacker untuk Tes Sistem Pajak Coretax, Menkeu Purbaya: Programmer-nya Baru Lulus SMA
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, secara terang-terangan mengakui sengaja merekrut hacker andal asal Indonesia yang memiliki reputasi dan ranking internasional.
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya merekrut hacker untuk mengetes sistem pajak Coretax.
  • Langkah ini diambil menyusul kegagalan perusahaan asing yang ditunjuk dalam menjalankan sistem itu.
  • Coretax, yang telah dikembangkan selama empat tahun oleh perusahaan asing, disebut Purbaya memiliki pengawasan mutu yang buruk. 

Suara.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, secara terang-terangan mengakui sengaja merekrut hacker andal asal Indonesia yang memiliki reputasi dan ranking internasional.

Langkah ini diambil menyusul kegagalan perusahaan asing yang ditunjuk sebelumnya dalam menyelesaikan masalah kritis pada Coretax.

"Kita sudah panggil hacker kita, yang jago-jago orang Indonesia ya, bukan orang asing. Anda jangan kira, orang Indonesia itu hackernya jago-jago banget, di dunia juga ditakutin rupanya," tegas Purbaya dalam media briefing di kantor Kemenkeu, Jumat (24/10/2025).

Coretax, yang telah dikembangkan selama empat tahun oleh perusahaan asing, disebut Purbaya memiliki pengawasan mutu yang buruk. Bahkan, ketika tim Kemenkeu untuk meneliti lebih dalam, mereka menemukan fakta yang sangat mengejutkan.

"Komentarnya lucu deh, begitu mereka dapat source code-nya, dilihat sama orang saya. Dia bilang: wah ini programmer tingkat baru lulusan SMA," papar Purbaya.

Ia menyayangkan tim asing yang ditunjuk tidak memberikan personel terbaik mereka. "Jadi ya memang Indonesia lah sering dikibulin asing. Di bidang programmer beda ya," sindirnya.

Demi memastikan sistem Coretax dan infrastruktur digital lembaga keuangan aman, Purbaya tidak main-main dalam memilih hacker. Ia sengaja mencari para ahli yang justru memiliki jalur pendidikan yang tidak terstruktur.

Purbaya menceritakan pengalamannya merekrut seorang hacker andalan yang disebutnya pernah menangani Kemenkopolhukam. Hacker tersebut bahkan pernah dilatih di Rusia selama enam bulan di tempat tertutup, hingga Purbaya berseloroh, "kayaknya KGB juga dia."

Selain itu, ia juga pernah memanggil satu grup hacker berjumlah delapan orang yang terkenal karena memiliki ranking 6 besar dunia dan biasa menguji keamanan jaringan perusahaan-perusahaan besar seperti Google.

baca juga

"Saya bayar sih, bantuin saya. Jadi sudah di test, udah lumayan," tutup Purbaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Waktu Utang Whoosh: Deretan BUMN Ini Ikut Kena 'Getah' Proyek Kereta Cepat

Bom Waktu Utang Whoosh: Deretan BUMN Ini Ikut Kena 'Getah' Proyek Kereta Cepat

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:21 WIB

Menkeu Purbaya Girang Tak Dilibatkan Urusan Utang Whoosh: Top!

Menkeu Purbaya Girang Tak Dilibatkan Urusan Utang Whoosh: Top!

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 14:59 WIB

Heboh Kasus Ponpes Ditagih PBB hingga Diancam Garis Polisi, Menkeu Purbaya Bakal Lakukan Ini

Heboh Kasus Ponpes Ditagih PBB hingga Diancam Garis Polisi, Menkeu Purbaya Bakal Lakukan Ini

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 09:39 WIB

Terkini

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:10 WIB

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Bukan Orang Lokal, Warga Negara Ini Paling Sering Naik Kereta Cepat Whoosh!

Bukan Orang Lokal, Warga Negara Ini Paling Sering Naik Kereta Cepat Whoosh!

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:01 WIB

×