Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

BMRI Kuartal III: Kredit Korporasi Melesat, Kualitas Aset Solid, Dividen Menggoda

M Nurhadi

Selasa, 28 Oktober 2025 | 05:50 WIB
BMRI Kuartal III: Kredit Korporasi Melesat, Kualitas Aset Solid, Dividen Menggoda
BMRI (Dok: Bank Mandiri)
baca 10 detik
  • Laba bersih 9M25 turun 10% yoy, tetapi fee-based income 3Q25 sentuh rekor Rp 7,2 T.

  • Kredit korporasi tumbuh 15% yoy dan credit cost longgar di 72 bps.

  • BNI Sekuritas upgrade rating 3 bulan menjadi Buy karena prospek dividend yield 8%.

Suara.com - Laporan keuangan sembilan bulan tahun 2025 (9M25) dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menunjukkan hasil yang secara umum sesuai dengan ekspektasi pasar, meski terdapat perlambatan pada laba bersih.

BMRI mencatat laba bersih yang turun 10% secara tahunan (yoy) hingga September 2025.

Angka ini membentuk 73% dari estimasi setahun penuh berdasarkan analisis harian BNI Sekuritas dan 75% dari estimasi konsensus, menempatkan kinerja bank ini broadly in line (sejalan) dengan prediksi analis.

Pada kuartal ketiga tahun 2025 (3Q25) saja, laba bersih bank berhasil melonjak 18% secara kuartalan (qoq). Kenaikan ini didorong kuat oleh pertumbuhan pendapatan non-bunga (non-interest income) yang mencapai rekor.

Namun, secara tahunan, laba bersih 3Q25 tetap turun 14% yoy akibat kenaikan beban operasional yang signifikan, melonjak hingga 27% yoy.

Pendapatan dan Kualitas Aset Tumbuh Positif

Salah satu sorotan utama dalam laporan ini adalah pertumbuhan pendapatan non-bunga (fee-based income), yang mencapai rekor tertinggi, yakni Rp 7,2 triliun pada 3Q25.

Angka ini melonjak tajam 18% yoy dan 27% qoq, menunjukkan keberhasilan bank dalam mendiversifikasi sumber pendapatannya di luar bunga kredit.

Sementara itu, pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) dilaporkan tumbuh 5% yoy. Meskipun demikian, Net Interest Margin (NIM) pada 3Q25 tetap datar di angka 4,9% dibandingkan kuartal sebelumnya.

baca juga

Hal ini membawa NIM kumulatif 9M25 berada di level 4,9%, atau turun 20 basis poin (bps) yoy, sebuah capaian yang masih berada dalam rentang panduan manajemen yang ditetapkan sebesar 4,8% hingga 5,0%.

Dari sisi profitabilitas operasional, Laba Operasi Sebelum Penyisihan Kredit (Pre-Provision Operating Profit/PPOP) mengalami penurunan 9% yoy. 

BMRI juga berhasil menekan biaya kredit (credit cost), yang melonggar menjadi 72 bps (turun 13 bps yoy). Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan manajemen, yaitu 80-100 bps, menandakan manajemen risiko yang efektif.

Kualitas aset secara umum juga tetap kuat, dengan pembentukan Net Non-Performing Loan (Net NPL formation) berada di angka 0,81%. Rasio Loan at Risk (LAR) juga menunjukkan perbaikan, turun menjadi 6,5%.

Pertumbuhan kredit menjadi kekuatan utama bank ini, terutama didorong oleh sektor korporasi.

Kredit korporasi mencatat pertumbuhan kuat 8% qoq dan 15% yoy, yang kemudian mendorong total pertumbuhan kredit bank secara keseluruhan naik 11% yoy. Angka pertumbuhan ini sejalan dengan panduan yang telah ditetapkan manajemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mandiri Klaim Sudah Salurkan Rp40,7 T Dana Menkeu Purbaya

Bank Mandiri Klaim Sudah Salurkan Rp40,7 T Dana Menkeu Purbaya

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 18:44 WIB

Bank Mandiri Raih Laba Bersih Rp 37,7 Triliun Hingga Kuartal III-2025

Bank Mandiri Raih Laba Bersih Rp 37,7 Triliun Hingga Kuartal III-2025

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 16:52 WIB

Beda Syarat KPR Mandiri dan KPR BNI

Beda Syarat KPR Mandiri dan KPR BNI

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 16:25 WIB

Terkini

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:42 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB