IHSG Bangkit di Awal Sesi, Sentimen AS-China Pengaruhi Pasar

Achmad Fauzi

Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:18 WIB
IHSG Bangkit di Awal Sesi, Sentimen AS-China Pengaruhi Pasar
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG bangkit awal sesi Selasa, menguat 0,11 persen ke level 8.126.

  • IHSG sebelumnya melemah karena investor menanti pertemuan Trump-Xi.

  • Bursa Asia menguat signifikan didorong optimisme kesepakatan dagang AS-China.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit di awal sesi perdagangan Selasa, 28 Oktober 2025. IHSG menghijau di level 8.144.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.08 WIB, IHSG masih menguat ke level 8.126 atau naik 0,11 persen.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,45 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,15 triliun, serta frekuensi sebanyak 237.000 kali.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 278 saham bergerak naik, sedangkan 224 saham mengalami penurunan, dan 454 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, AADI, BNLI, BYAN, CASS, CMRY, DATA, DSSA, GGRM, ITMG, MICE, MKPI, MLPT.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ADES, AMMN, BREN, BTPN, CBRE, CLAY, COIN, PANI, PGUN, POLU, PORT, RISE.

Proyeksi IHSG

IHSG ditutup melemah pada perdagangan Senin (27/10/2025), seiring sikap hati-hati investor menjelang pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi APEC akhir pekan ini.

Mengutip laporan Phillip Sekuritas Indonesia, IHSG turun 154,57 poin atau 1,87 persen ke level 8.117,15. Volume perdagangan tercatat sebanyak 39,32 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 29,7 triliun dan kapitalisasi pasar mencapai Rp 14.905,7 triliun.

baca juga

Dari 700-an saham yang diperdagangkan, 215 saham menguat, sementara 488 saham melemah.

Phillip Sekuritas mencatat, indeks saham di Asia justru ditutup menguat. Nikkei 225 naik 2,46 persen dan menembus level psikologis 50.000 untuk pertama kalinya, sementara KOSPI menguat 2,57 persen ke posisi tertinggi barunya.

Kenaikan bursa regional didorong oleh optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok. Presiden Trump mengatakan ia berharap dapat mencapai “kesepakatan yang baik” dengan Xi Jinping dalam waktu dekat.

Pejabat dari kedua negara bahkan mengonfirmasi bahwa mereka telah menyepakati kerangka kerja awal yang akan difinalisasi dalam pertemuan penting akhir pekan ini. Upaya ini dinilai mampu meredakan ketegangan dagang yang sempat meningkat sejak September lalu, ketika AS memperluas daftar hitam ekspornya dan Tiongkok membalas dengan pembatasan atas ekspor mineral tanah jarang.

Kinerja IHSG tertekan oleh pelemahan di tiga sektor utama. Sektor energi menjadi pemberat terbesar dengan penurunan 35,79 poin, disusul sektor keuangan (-12,28 poin) dan bahan dasar (-8,84 poin).

Beberapa saham berkapitalisasi besar juga mencatat koreksi signifikan, di antaranya DSSA turun 12,83 persen ke Rp88.800, MLPT melemah 12,65 persen ke Rp74.025, serta PGUN anjlok 15 persen ke Rp14.025.

Meski demikian, sejumlah saham unggulan masih mampu menopang pasar. POLU naik 15,44 persen ke Rp25.800, GGRM menguat 12,07 persen ke Rp13.700, dan UNTR naik 2,86 persen ke Rp27.900.

Phillip Sekuritas menilai, pergerakan IHSG masih akan dipengaruhi oleh perkembangan negosiasi dagang AS–China dan rilis data ekonomi global dalam beberapa hari ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan IHSG Rontok Hampir 2 Persen pada Perdagangan Hari Ini

Alasan IHSG Rontok Hampir 2 Persen pada Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 17:24 WIB

Padahal Labanya Melonjak 44 Persen, Tapi Saham Perusahaan Haji Isam JARR Melempem

Padahal Labanya Melonjak 44 Persen, Tapi Saham Perusahaan Haji Isam JARR Melempem

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 16:26 WIB

Analisis MSCI: Aturan Baru Free-Float Saham Indonesia, 4 Emiten Raksasa Terancam Terdepak

Analisis MSCI: Aturan Baru Free-Float Saham Indonesia, 4 Emiten Raksasa Terancam Terdepak

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 14:23 WIB

Terkini

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×