Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Laba PTPP Anjlok 97 Persen, Fokus Transisi ke Konstruksi Hijau dan Efisiensi Beban

M Nurhadi

Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:36 WIB
Laba PTPP Anjlok 97 Persen, Fokus Transisi ke Konstruksi Hijau dan Efisiensi Beban
PT PP (Persero) Tbk [Antara]
baca 10 detik
  • Laba bersih PTPP anjlok 97,92% menjadi Rp 5,55 miliar pada 9M25.

  • Pendapatan turun 23,33% YoY menjadi Rp 10,73 triliun, tapi liabilitas berkurang 2,67% YtD.

  • PTPP fokus pada Green Construction dan efisiensi energi di proyek-proyek strategis (termasuk IKN).

Suara.com - PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), salah satu raksasa konstruksi pelat merah, mengumumkan kinerja keuangan yang sangat menantang sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.

Perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hanya sebesar Rp 5,55 miliar hingga kuartal III/2025.

Angka ini mencerminkan penurunan tajam hingga 97,92% dibandingkan dengan laba bersih periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 267,28 miliar.

Penurunan laba yang signifikan ini sejalan dengan penurunan kinerja pendapatan konsolidasi. Sepanjang Januari hingga September 2025, pendapatan PTPP tercatat turun 23,33% secara tahunan (YoY), mencapai Rp 10,73 triliun, dari angka sebelumnya Rp 14 triliun per kuartal III/2024.

Laporan keuangan yang dirilis kemarin di Jakarta menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan terbesar berasal dari segmen konstruksi senilai Rp 8,99 triliun, diikuti oleh segmen EPC (Engineering, Procurement, and Construction) sebesar Rp 781,80 miliar.

Sektor properti dan realti menyumbang Rp 544,46 miliar, sementara pendapatan dari pertambangan tercatat Rp 190,21 miliar.

Meskipun terjadi penurunan pendapatan, PTPP berupaya melakukan efisiensi biaya. Beban pokok penjualan perseroan juga menyusut 26,14% YoY menjadi Rp 9,12 triliun.

Upaya efisiensi ini setidaknya mampu mempertahankan laba kotor. Alhasil, laba kotor PTPP tercatat Rp 1,61 triliun, hanya turun tipis 2,36% dari Rp 1,65 triliun pada tahun lalu.

Namun, laba tersebut tergerus oleh berbagai beban operasional dan keuangan. PTPP mencatat beban usaha sebesar Rp 595,31 miliar, beban keuangan (bunga pinjaman) yang cukup besar mencapai Rp 1,5 triliun, serta beban lainnya senilai Rp 590,24 miliar. Kombinasi beban ini menyebabkan laba tahun berjalan yang tersisa hanya Rp 15,24 miliar.

baca juga

Dari sisa laba tahun berjalan tersebut, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hanya mencapai Rp 5,55 miliar, sementara sisanya sebesar Rp 9,68 miliar diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali.

Dampak langsung dari penurunan laba bersih ini terlihat pada laba per saham PTPP yang merosot tajam, dari Rp 43 per saham menjadi hanya Rp 1 per saham.

Dari sisi neraca, posisi kas dan setara kas PTPP juga tercatat turun 12,13% YoY menjadi Rp 2,69 triliun. Total aset perseroan menyusut tipis 1,88% menjadi Rp 55,53 triliun dibandingkan akhir tahun 2024.

Kabar baiknya, total liabilitas (kewajiban) PTPP juga berhasil dikurangi 2,67% Year to Date (YtD) menjadi Rp 40,23 triliun, sementara ekuitas (modal) perseroan tercatat meningkat tipis 0,27% menjadi Rp 15,29 triliun.

Fokus Transformasi ke Green Construction

Di tengah tantangan kinerja finansial, PTPP terus memperkuat komitmen transformasinya dalam mendorong praktik konstruksi berkelanjutan melalui penerapan inovasi konstruksi hijau (Green Construction) dan efisiensi energi.

Langkah ini menjadi fokus korporasi untuk memperkuat reputasi baru sebagai pelopor pembangunan ramah lingkungan.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan bahwa fokus pembangunan kini tidak hanya pada fisik infrastruktur, tetapi juga pada tanggung jawab ekologis dan sosial.

"PTPP tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga masa depan yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan. Kami berkomitmen menjadikan setiap proyek sebagai perwujudan dari pembangunan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Joko.

PTPP telah mengimplementasikan konsep green building dan efisiensi energi di sejumlah proyek ikonik, termasuk Gedung IT Mandiri, Gedung BRI Tower, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), serta berbagai proyek strategis ramah lingkungan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SIG Pimpin BUMN Klaster Infrastruktur Perkuat Riset Konstruksi Rendah Karbon

SIG Pimpin BUMN Klaster Infrastruktur Perkuat Riset Konstruksi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 22:56 WIB

Laba Bersih Adhi Karya Rontok 93,62 Persen Hingga Kuartal III-2025

Laba Bersih Adhi Karya Rontok 93,62 Persen Hingga Kuartal III-2025

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 12:22 WIB

Sahamnya Terbang 500 Persen, Laba Bersih Emiten Grup Salim DCII Tumbuh 83,4 Persen

Sahamnya Terbang 500 Persen, Laba Bersih Emiten Grup Salim DCII Tumbuh 83,4 Persen

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:34 WIB

Terkini

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

×