Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Pertamina NRE Tancap Gas: Produksi Listrik Melonjak 19,2 Persen, Lampaui Target Triwulan III 2025

Budi Arista Romadhoni, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 31 Oktober 2025 | 12:57 WIB
Pertamina NRE Tancap Gas: Produksi Listrik Melonjak 19,2 Persen, Lampaui Target Triwulan III 2025
Ilustrasi energi bersih terbarukan Pertamina mencapai 2.842 megawatt (MW). (Dok: Pertamina)
baca 10 detik
  • Pertamina NRE melampaui target produksi listrik Triwulan III 2025 sebesar 19,2%, mencapai 6,5 juta MWh.
  • Kinerja optimal afiliasi seperti JSP, PGE, dan CREC menjadi pendorong utama peningkatan kapasitas terpasang.
  • Keuangan positif dengan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih melampaui target, didukung HSSE yang kuat.

Suara.com - PT Pertamina (Persero) melalui subholding Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) kembali menunjukkan performa gemilang di sektor energi terbarukan.

Menutup triwulan ketiga tahun 2025, Pertamina NRE berhasil mencatatkan total produksi listrik sebesar 6.524.753 Megawatt hour (MWh).

Angka ini bukan hanya impresif, melainkan juga melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Triwulan III 2025 sebesar 19,2 persen.

Capaian ini menjadi sinyal kuat komitmen Pertamina dalam mendukung transisi energi dan ketahanan energi nasional.

Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE, Rizki Vistiari, menjelaskan bahwa lonjakan produksi ini didorong oleh kinerja optimal dari berbagai afiliasi.

"Pertumbuhan itu didorong kinerja optimal afiliasi Pertamina NRE, PT Jawa Satu Power (JSP), yang membukukan produksi sebesar 2.690.693 MWh, atau 48 persen di atas target," ujarnya dalam keterangan resmi pada Jumat (31/10/2025).

Kontribusi signifikan juga datang dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan produksi 3.745.357 MWh, melampaui target sebesar 5 persen.

Sementara itu, Pertamina Power Indonesia (PPI) mencatat produksi 88.703 MWh, mendekati target yang ditetapkan.

Kapasitas terpasang Pertamina NRE secara kumulatif kini mencapai 3.083 Megawatt (MW), sebuah peningkatan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

baca juga

Peningkatan ini tak lepas dari peran afiliasi CREC, yang sukses meresmikan operasi komersial (COD) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) baseload 197 MW dan Sistem Penyimpanan Energi Baterai (BESS) 320 MWh pada September lalu.

"Sehingga total kapasitas terpasang dari CREC hingga triwulan III mencapai 526 MW. Berkat tambahan dari proyek-proyek baru — termasuk CREC (Palawan’s Project) dengan kapasitas 526 MW," jelas Rizki.

Dari sisi operasional, keandalan pembangkit listrik Pertamina NRE juga patut diacungi jempol. Pada triwulan III, equivalent availability factor (EAF) mencapai 98,28 persen, meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Hal ini menunjukkan tingkat keandalan pembangkit listrik yang baik. Sedangkan EFOR (equivalent forced outage rate) nihil hingga triwulan III, yang artinya tidak ada kejadian pembangkit Listrik berhenti beroperasi secara tak terencana," kata Rizki.

Ini menandakan efisiensi dan stabilitas operasional yang tinggi, kunci dalam menjaga pasokan listrik yang berkelanjutan.

Capaian positif juga terpancar dari kinerja keuangan Pertamina NRE. Pendapatan tercatat sebesar USD 325,4 juta, EBITDA USD 215,6 juta, dan laba bersih USD 85,13 juta.

Realisasi pendapatan lebih tinggi 2 persen dari target, sementara EBITDA dan laba bersih masing-masing lebih tinggi 2 persen dan 1 persen dari target.

"Di tengah situasi ekonomi dan politik yang penuh tantangan, capaian positif yang berhasil dicatatkan Pertamina NRE ini menjadi bukti kerja keras dan kerja cerdas seluruh tim. Dan tentunya tak terlepas dari dukungan pemegang saham dan para pemangku kepentingan,” tambah Rizki.

Tak hanya fokus pada bisnis, aspek keselamatan dan lingkungan (HSSE) juga menjadi prioritas utama. Pertamina NRE berhasil mempertahankan nihil fatalitas sepanjang triwulan III.

Upaya dekarbonisasi menunjukkan hasil yang luar biasa dengan keberhasilan menekan emisi sebesar 14.994 ton COe, jauh melampaui target tahunan 2.080 ton COe.

"Di Tengah tuntutan untuk meningkatkan kinerja bisnis, aspek HSSE tetap menjadi prioritas di Pertamina NRE. Kami menjadikan HSSE sebagai budaya Perusahaan,” tutup Rizki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korupsi Pertamina Makin Panas: Pejabat Internal Hingga Direktur Perusahaan Jepang Diinterogasi

Korupsi Pertamina Makin Panas: Pejabat Internal Hingga Direktur Perusahaan Jepang Diinterogasi

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 23:55 WIB

Stok BBM SPBU BP-AKR Normal Kembali Setelah Sebulan Kosong: Shell dan Vivo Menyusul?

Stok BBM SPBU BP-AKR Normal Kembali Setelah Sebulan Kosong: Shell dan Vivo Menyusul?

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:11 WIB

Pertamina Buka Posko di Jatim: Ini Tata Cara Klaim Biaya Perbaikan Mesin

Pertamina Buka Posko di Jatim: Ini Tata Cara Klaim Biaya Perbaikan Mesin

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 14:06 WIB

Terkini

Perbedaan ASICS Novablast 6 vs Novablast 5: Apakah Perlu Upgrade?

Perbedaan ASICS Novablast 6 vs Novablast 5: Apakah Perlu Upgrade?

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:34 WIB

Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede

Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede

Bogor | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Bau Anyir Putusan MK soal MBG, Diduga Ulur Waktu agar SPPG Balik Modal

Bau Anyir Putusan MK soal MBG, Diduga Ulur Waktu agar SPPG Balik Modal

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan

Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Psywar Media Vietnam: Timnas Indonesia yang Suka Main Kasar Bukan Kami

Psywar Media Vietnam: Timnas Indonesia yang Suka Main Kasar Bukan Kami

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Geledah Jakarta Sampai Pemalang, KPK Sita Mobil-Motor Mewah Hingga Emas

Geledah Jakarta Sampai Pemalang, KPK Sita Mobil-Motor Mewah Hingga Emas

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim

Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim

Sulsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:25 WIB

4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!

4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara

Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:21 WIB

GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya

GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:20 WIB

×