Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Pertamina NRE Tancap Gas: Produksi Listrik Melonjak 19,2 Persen, Lampaui Target Triwulan III 2025

Budi Arista Romadhoni, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 31 Oktober 2025 | 12:57 WIB
Pertamina NRE Tancap Gas: Produksi Listrik Melonjak 19,2 Persen, Lampaui Target Triwulan III 2025
Ilustrasi energi bersih terbarukan Pertamina mencapai 2.842 megawatt (MW). (Dok: Pertamina)
  • Pertamina NRE melampaui target produksi listrik Triwulan III 2025 sebesar 19,2%, mencapai 6,5 juta MWh.
  • Kinerja optimal afiliasi seperti JSP, PGE, dan CREC menjadi pendorong utama peningkatan kapasitas terpasang.
  • Keuangan positif dengan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih melampaui target, didukung HSSE yang kuat.

Suara.com - PT Pertamina (Persero) melalui subholding Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) kembali menunjukkan performa gemilang di sektor energi terbarukan.

Menutup triwulan ketiga tahun 2025, Pertamina NRE berhasil mencatatkan total produksi listrik sebesar 6.524.753 Megawatt hour (MWh).

Angka ini bukan hanya impresif, melainkan juga melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Triwulan III 2025 sebesar 19,2 persen.

Capaian ini menjadi sinyal kuat komitmen Pertamina dalam mendukung transisi energi dan ketahanan energi nasional.

Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE, Rizki Vistiari, menjelaskan bahwa lonjakan produksi ini didorong oleh kinerja optimal dari berbagai afiliasi.

"Pertumbuhan itu didorong kinerja optimal afiliasi Pertamina NRE, PT Jawa Satu Power (JSP), yang membukukan produksi sebesar 2.690.693 MWh, atau 48 persen di atas target," ujarnya dalam keterangan resmi pada Jumat (31/10/2025).

Kontribusi signifikan juga datang dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan produksi 3.745.357 MWh, melampaui target sebesar 5 persen.

Sementara itu, Pertamina Power Indonesia (PPI) mencatat produksi 88.703 MWh, mendekati target yang ditetapkan.

Kapasitas terpasang Pertamina NRE secara kumulatif kini mencapai 3.083 Megawatt (MW), sebuah peningkatan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Peningkatan ini tak lepas dari peran afiliasi CREC, yang sukses meresmikan operasi komersial (COD) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) baseload 197 MW dan Sistem Penyimpanan Energi Baterai (BESS) 320 MWh pada September lalu.

"Sehingga total kapasitas terpasang dari CREC hingga triwulan III mencapai 526 MW. Berkat tambahan dari proyek-proyek baru — termasuk CREC (Palawan’s Project) dengan kapasitas 526 MW," jelas Rizki.

Dari sisi operasional, keandalan pembangkit listrik Pertamina NRE juga patut diacungi jempol. Pada triwulan III, equivalent availability factor (EAF) mencapai 98,28 persen, meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Hal ini menunjukkan tingkat keandalan pembangkit listrik yang baik. Sedangkan EFOR (equivalent forced outage rate) nihil hingga triwulan III, yang artinya tidak ada kejadian pembangkit Listrik berhenti beroperasi secara tak terencana," kata Rizki.

Ini menandakan efisiensi dan stabilitas operasional yang tinggi, kunci dalam menjaga pasokan listrik yang berkelanjutan.

Capaian positif juga terpancar dari kinerja keuangan Pertamina NRE. Pendapatan tercatat sebesar USD 325,4 juta, EBITDA USD 215,6 juta, dan laba bersih USD 85,13 juta.

Realisasi pendapatan lebih tinggi 2 persen dari target, sementara EBITDA dan laba bersih masing-masing lebih tinggi 2 persen dan 1 persen dari target.

"Di tengah situasi ekonomi dan politik yang penuh tantangan, capaian positif yang berhasil dicatatkan Pertamina NRE ini menjadi bukti kerja keras dan kerja cerdas seluruh tim. Dan tentunya tak terlepas dari dukungan pemegang saham dan para pemangku kepentingan,” tambah Rizki.

Tak hanya fokus pada bisnis, aspek keselamatan dan lingkungan (HSSE) juga menjadi prioritas utama. Pertamina NRE berhasil mempertahankan nihil fatalitas sepanjang triwulan III.

Upaya dekarbonisasi menunjukkan hasil yang luar biasa dengan keberhasilan menekan emisi sebesar 14.994 ton COe, jauh melampaui target tahunan 2.080 ton COe.

"Di Tengah tuntutan untuk meningkatkan kinerja bisnis, aspek HSSE tetap menjadi prioritas di Pertamina NRE. Kami menjadikan HSSE sebagai budaya Perusahaan,” tutup Rizki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korupsi Pertamina Makin Panas: Pejabat Internal Hingga Direktur Perusahaan Jepang Diinterogasi

Korupsi Pertamina Makin Panas: Pejabat Internal Hingga Direktur Perusahaan Jepang Diinterogasi

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 23:55 WIB

Stok BBM SPBU BP-AKR Normal Kembali Setelah Sebulan Kosong: Shell dan Vivo Menyusul?

Stok BBM SPBU BP-AKR Normal Kembali Setelah Sebulan Kosong: Shell dan Vivo Menyusul?

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:11 WIB

Pertamina Buka Posko di Jatim: Ini Tata Cara Klaim Biaya Perbaikan Mesin

Pertamina Buka Posko di Jatim: Ini Tata Cara Klaim Biaya Perbaikan Mesin

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 14:06 WIB

Terkini

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:23 WIB

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:12 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:28 WIB

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB